
Hari berganti hari tak terasa sudah 1 bulan Sandy terpisah dari Gustin.Sandy dan Rendi berusaha ke sana kemari mencari informasi tentang Gustin.tapi hasilnya nihil.bahkan Sandy dan Rendi datang ke Cafe menemui Putri untuk menanyakan keberadaan Gustin tapi hasil nya masih sama. Putri pun tidak mengetahui keberadaan Gustin saat ini. Sandy sangat merasa kehilangan Gusti.makin hari cinta dalam hatinya makin bertambah kuat. rasa rindu dalam hatinya membuat nyeri di dadanya. Sandy hanya bisa berdoa semoga Allah masih berbaik hati bisa mempertemukan kembali dengan wanita yang dia cintai. Sandy tak seperti dulu lagi.kini setelah satu bulan Gustin pergi meninggalkannya Sandy menjadi sosok yang pendiam dan dingin.bahkan di dalam lingkungan keluarganya pun Sandy tak banyak bicara.saat Ratna berserta anak dan suaminya berkumpul di rumah pun Sandy tak ikut bergabung bercengkrama seperti biasanya.Sandy lebih memilih berdiam diri di dalam kamar. Sandy menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja dan bekerja.semua di lakukan Sandy hanya untuk mengusir sepi dan sesak di dadanya saat Sandy teringat dan merindukan Gustin.
Keluarga Sandy pun tidak tahu apa yang terjadi pada Sandy.kenapa sosok Sandy berubah menjadi seperti sekarang ini. Papa dan Mama Sandy merasa sedih melihat Sandy yang sekarang.dengan penuh ke hati hatian Mama Sandy masuk ke kamar sang putra sang Mama melihat Sandy berdiri di dekat jendela pandangan Sandy kosong entah apa yang sedang di pikir kan nya. Mama Sandy mendekat dan mengusap bahu Sandy.Sandy nampak terkejut melihat Mamanya sudah berdiri di sampingnya. Mama menatap dalam Sandy terlihat ada kesedihan yang mendalam dari mata sang putra.Mama merangkul bahu Sandy dan membawanya duduk di sisi ranjang.
"Kata kan Nak...jangan kamu pendam sendiri."
"Memangnya apa yang harus Sandy katakan Ma...Sandy Baik baik saja."
"Mama tahu kamu sedang tidak baik baik saja Nak.apa Mama sudah tidak kamu anggap sebagai Ibu kamu lagi Nak.apa keberadaan Mama sudah tidak ada gunanya lagi.sehingga kamu tidak mau berbagi kesedihan mu pada Mama.kenapa kamu memilih memendamnya sendiri."ucap Mama dengan mata yang sudah berembun.
"Apa yang harus Sandy katakan Ma. Sandy hanya lelah Ma.kerjaan Sandy sekarang ini sangat padat."ucap Sandy tanpa berani menatap sang Mama.Mama Sandy menangkup wajah putranya dengan kedua tangan nya.
"Mama adalah wanita yang sudah mengandung,melahirkan dan membesarkan kamu Nak. Mama tahu kamu menyembunyikan kesedihan mu Nak.jangan seperti ini. Mama Papa dan Kakak mu sedih melihat mu seperti ini."tangis Mama pecah.
"Jangan menangis Ma.maaf kan Sandy Ma.Sandy hanya butuh waktu. Sandy tidak bermaksud membuat semuanya sedih."
"Kalau begitu katakan Nak."
__ADS_1
"Sandy mencintai seseorang Ma..."
"Lalu kenapa kamu bersedih Nak...siapa wanita itu Nak...Mama akan melamarkan nya untuk mu.dan sejak kapan putra Mama jatuh cinta hah."
"Sejak beberapa bulan yang lalu sebelum Papa merencanakan perjodohan Sandy dan Mira.dan sekarang dia pergi meninggalkan Sandy karena mengira Sandy sudah menikah dengan Mira."
"Kamu bisa mencari dan menjelaskan nya kan Nak.Mama yakin kalau dia mencintaimu pasti dia akan percaya padamu."
"Sudah terlambat Ma.wanita itu sudah pergi entah ke mana. Sandy sudah mencari nya ke mana mana tapi tidak ada hasilnya. Sandy sudah membuatnya terluka Ma.dia tulus mencintai Sandy dia wanita baik yang pandai menjaga dirinya. dia tak pernah meminta apapun dari Sandy Ma.padahal Sandy punya segalanya.dia sangat mencintai Sandy Ma...dia tidak mencintai harta atau kekuasaan yang Sandy punya.tapi dia hanya minta satu permintaan Ma...permintaan yang sangat sederhana tapi Sandy malah tak bisa memberikan nya."
"Dia hanya meminta untuk tidak membuat hati nya terluka Ma...dia pernah bilang kalau dia akan pergi dan tak akan pernah kembali jika ada wanita lain.dan sekarang dia benar benar pergi Ma.dia pergi dengan membawa luka yang sudah Sandy goreskan dalam hatinya.sekarang Sandy hanya bisa berdoa dan berharap suatu saat bisa bertemu dan memilikinya Ma..."air mata Sandy sudah menetes.
"Jangan seperti ini Nak...kamu Tidak salah Nak.Mama dan Papa yang salah hingga membuat wanita yang kamu cintai pergi dari mu."ucap Mama sambil menyeka airmata Sandy.
"Papa dan Mama tidak salah.mungkin ini sudah jalan nya Ma.Sandy yakin suatu saat nanti Sandy pasti bertemu dengan nya.Sandy bisa merasakan kalau dia masih sangat mencintai Sandy dan saat ini dia pasti sedang merindukan Sandy Ma...meski raga kami terpisah tapi tidak dengan hati kami Ma."
"Jangan pernah berputus asa Nak.doa mu akan di jawab suatu saat nanti.tapi Mama mohon jangan seperti ini.jangan terlalu menyiksa diri kamu Nak."
__ADS_1
"Sandy tidak menyiksa diri Ma.ini cara Sandy untuk mengalihkan pikiran Sandy dan rasa sesak dalam dada Sandy saat tiba tiba Sandy merindukan nya Ma."
"Sekali lagi maafkan Mama dan Papa.sekarang beristirahatlah!kamu pasti capek kan. Mama keluar dulu ya."kata Mama Sandy dan segera beranjak. setelah sang Mama pergi Sandy merebahkan badannya dan meraih Hp yang ada di sampingnya.Sandy memandang foto Gustin dengan sendu.
"Sedang apa kamu sekarang?aku sangat merindukan mu sayang.maafkan aku."gumam Sandy.
Dan di tempat lain dada Gustin tiba tiba terasa sesak air matanya menetes dengan sendirinya tanpa bisa di cegah."Ya Rabb ada apa ini kenapa rasanya sakit sekali.kenapa aku begitu merindukan nya.jaga dia ya Rabb.limpahkan kebahagiaan dan segala kebaikan untuknya.hamba sangat mencintainya ya Rabb."ucap Gustin sambil menekan dadanya yang terasa sesak. Gustin beranjak dari kamarnya dan melihat Ibu dan Ayah baru pulang dari tempat perbelanjaan. Ayah dan Ibu membawa begitu banyak barang entah apa yang mereka beli. Gustin mendekat pada keduanya.
"Ayah Ibu kenapa belanja banyak banget.apa saja memang yang Ayah dan Ibu beli."Ayah dan Ibu tersenyum sambil menyerahkan kantong belanjaan nya pada Gustin.
"Ini semua buat kamu Nak.nanti kalau kamu sudah siap kamu pakai ini ya Nak."
Gustin segera membuka kantong belanjaan tersebut.gustin sedikit terkejut dengan apa yang Ayah dan Ibu berikan untuknya.ya hari ini Ayah dan Ibu membeli beberapa gamis dan jilbab untuk Gustin.agar suatu saat Gustin mengenakan nya.
"Ya Allah Yah...banyak banget.ini beneran buat Gustin semua Yah..."
"Iya Nak ini semua buat kamu. Ayah yakin tidak lama lagi pasti kamu mau memakainya.Ayah dan Ibu selalu mendoakan mu agar kamu menjadi anak salihah Nak.perlu kamu tahu Nak bahwa sebaik baiknya perhiasan dunia adalah wanita salihah. Ayah dan Ibu sangat menyayanginya kamu Nak.terimakasih sudah hadir di kehidupan kami.maaf kan kami jika kami belum bisa menjadi orang tua yang baik buat kamu Nak."ujar Ayah Gustin dengan mata yang sudah berkaca kaca.bukan nya menjawab Gustin malah berdiri dan segera meraih tubuh Ayah dan Ibunya.ketiganya pun menangis haru.sambil memeluk satu sama lain dengan sangat erat.
__ADS_1