
Happy Readingā¤
Apa maksudnya in,jadi selama ini pria menyebalkan itu selama ini beada didekatnya adalah seorang rada dan dia tak menyadarinya.Kilasan-kilasan saat kebersamaannya dengn pria itu kembali berputar,ia masih tak percaya ini.
Ayu kembali mengintip melalui celah pintu dan segera ia sembunyi saat mendengar derap langkah kaki prajurit yang tadi berhasil dikelabuinya telah kembali.
Ayu berjalan dengan fikiran yang masih tertuju pada pria itu juga ucapan Anggela saat tadi dirinya hendak pergi setelah berhasil melumpuhkan kedua pelayan setianya.
"Mau kemana kau?Apa kau ingin segera bertemu raja dan memulai peranmu wanita murahan."ucap Anggela sarkas,Ayu langsung membalikan tubuhnya menatap kesal pada wanita yang ingin sekali ia membungkam mulut pedasnya.
"Kenapa? kau tak terima.Ck dasar wanita tak tau diri kau disini hanya menumpang dan dengan beraninya kau ingin mengambil perhatian raja hingga membuatnya mengabaikanku."Teriak Anggela dengan cepat melepaskan bola api dari telapak tangannya pada Ayu yang dengan sigap cepat menghindar dari serangannya.
"Aku tekankan pada anda nona Anggela aku sama sekali tak tahu menau soal itu dan ya aku juga tak tertari untuk mengambil perhatian raja bahkan aku belum pernah bertemu dengannya jadi anda jangan seenaknya kalo menuduh."jawab Ayu menatap wanita yang semakin mengobarkan api peperangan.
"Apa kau ingin membodohiku,apa kau selama ini tak tau siapa raja disini."Anggela menatap sinis pada Ayu yang mulai bingung dengan siapa yang dimaksud olehnya.
Anggel terus saja mengeluarkan kata-kata sarkasnya,Ayu yang masih bingung memilih pergi dari pada menghadapi wanita yang terus berkoar hingga menyita perhatian dari para pelayan yang melewati mereka.
__ADS_1
Balik lagi ke Ayu.
"Apa dia sengaja ingin menutupinya dariku atau aku yang terlalu bodoh hingga tak menyadarinya selama ini."
....
Di sebuah ruangan terlihat dua orang pria yang terlibat pembicaraan serius hingga membuat seorang gadis kecil mencuri dengar pembicaraan itu kala melihat puntu yang memiliki celah".
"Sudah berapa langkah mereka mempersiapkan semua itu."
"Bajingan itu sudah bertindak terlalu jauh."
"Benar yang mulia tapi kami berhasil menggagalkan pengiriman budak juga senjata yang dilakukan oleh pria tua itu tapi disaat yang bersamaan kelompok ta dikenal menyerang prajurit kerajaan mereka setelah berhasil mengelabui para prajurit kita,kalau dilihat sepertinya orang di balik ini begitu mengetahui tentang semua titik di wilayah kita."jelasnya panjang lebar yang di jawab anggukan kepala oleh Keenan.
"Persiapkan prjurit dan juga gadis itu!"Panglima Yash mengangguk patuh.
"Baik yang mulia."Suara pintu yang di tutup memyisakan seorang pria yang tengah berdiri dengan memejamkan matanya,selama menaiki tahta menggantikan raja terdahulu ia selalu di hadapkan dengan pemberontakan dan juga para penjilat yang sampai saat ini masih berkeliaran di sekelilingnya bahkan tak sedikit dari mereka yang menawarkan putri mereka agar semakin mempermudahkan keinginannya namun Keenan tak menanggapi dan ia akan memakai mereka yang dengan suka rela menyerahkan dirinya dengan imbalan emas yang cukup banyak.
__ADS_1
"Perjanjian sialan itu selalu saja menghantuiku."Keenan mengehempaskan barang-barang di meja kerjanya saat mengingat perjanjian tertulis yang sudah di setujui oleh raja sebelumnya tentang perjodohannya dengan Anggela membuatnya semakin pusing.
"Sepsrtinya aku bisa menggnakan gadis itu dan memanfaatkannya."gumamnya seelah berhasil menemukan ide untuk lepas dari Anggela.
....
Setelah beberapa hari suasana terasa begitu tenang namun tidak bagi gadis manis yang setelah mengetahui sebuah fakta tentang pria yang menjadi tuannya itu ia lebih memilih menghindar dan banyak alasan yang ia gunakan agar bisa kabur dari pria berwajah dingin itu.Sikapnya yang semula lebih santai kini begitu canggung dan selalu terbayang akan ceritaengenai kekejaman sang raja dalam menumpas seseorang yang membangkang padanya.
Tepat pada malam harinya saat suasana tengah sunyi dimana mereka tengah terlelap,tiba-tiba saja terdengar teriakan riuh dari para penduduk yang keluar dari rumahnya saat api yang tiba-tiba saja membalar hingga perkampungan itu terlihat seperti lautan api dimana suara jeritan para anak kecil dan para orang dewasa yang bertarung melawan para musuh yang menggunakan penutup juga pakaian serba hitam.
Kekacauan itu sampai di telinga raja dan ia memerintahkan untuk memperketat penjagaan sekitar istana,pria itu memberikan perintah mengenai rencana yang sudah disusunnya walaupun harus ada korban jiwa. Keenan bergegas keluar dengan pakaian serba hitamnya menuju tempat dimana tempat peristirahatan musuhnya berada.
....
Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!
Salam Lucky.
__ADS_1