
Happy Reading❤
Pagi cerah terlihat Wilson dan Ayu berjalan bersama ,terlihat keduanya begitu akrab dan sesekali keduanya saling kejar-kejaran dengan canda tawa terlihat romantis namun tidak bagi pria yang sedari tadi mengawasi dengan wajah merah padam,entah mengapa kakinya menuntun untuk mengikuti keduanya, ingin menghampiri namun gengsi yang tinggi membuatnya hanya bisa menonton keromantisan selayaknya pasangan kekasih yang tengah di mabuk asmara.
"Sial ada apa denganku ? kenapa aku mengikuti mereka."batinnya kesal.
"Dasar sok romantis ,gadis itu juga dasar centil."Pria yang tengah di landa kekesalan itu ingin sekali ia menghanguskan apa saja yang ada didekatnya.
"Baiklah terima kasih ya jamuannya ,tapi aku tak bisa berlama-lama aku harus pergi."ucapnya dengan senyum teduh.
"Yah kenapa cepat sekali kau bahkan tak ada sehari disini."ucap Ayu lesu karna temannya yang akan pergi begitu cepat dan ia akan kembali merasa bosan berda di lingkungan istana terlebih raja Keen yang terus mengawasinya semakin membuat Ayu ingin kabur , walau pria itu tak menampakan dirinya secara langsung namun Ayu selalu dapat merasakan keberadaan pria itu di sekitarnya.
Wilson tersenyum menatap wajah tak bersemangat gadis kecilnya."Tenanglah aku akan lebih sering mengunjungimu nantinya."mengelus lembut surai panjang milik Ayu.
Wilson ingin sekali berlama-lama bersama gadis kecilnya namun ia harus segera kembali untuk menyelesaikan tugas istana yang memang menumpuk terlebih setelah terjadi peperangan antar kedua kerajaan ,banyak berkas dan dokumen yang harus ia urus.
"Hmm baklah aku tau raja ini pasti memiliki banyak pekerjaan tapi jangan lupa main kesini."Ayu menatap pria tampan yang selalu memberikan senyum teduh padanya dengan pandangan tak rela.
Wilson tak begitu mendengarkan ucapan Ayu ,tak sengaja ia melihat bayangan yang tiba-tiba saja menghilang ,senyum kecil di bibir Wilson terbit saat menyadari siapa pelaku itu lalu tatapannya mengarah pada Ayu yang masih asik bergumam. "Emm adik kecil boleh aku meminta sesuatu."Ayu menatap heran pada Wilson ,untuk apa meminta biasanya juga pria itu langsung melakukan sesuka hatinya.
"Apa itu?"tanyanya.
"Apa boleh aku memelukmu."Wilson melihat Ayu mengerutkan keningnya. "Sebagai tanda perpisahan adik kecil tidak ada maksud lain."lanjutnya.
__ADS_1
"Apa boleh?"Kembali Wilson bertanya yang diangguki oleh Ayu.Toh tidak ada salahnya kan,pikir Ayu yang merasa tak keberatan dengan itu.
Dengan senyum lebar Wilson membawa tubuh mungil itu kedalam dekapannya ,di peluknya erat. "Rasakan ,biar mati terbakar sekalian kau."batinnya tersenyum penuh kemenangan saat menangkap sosok yang sedari tadi menguntitnya merah padam dengan mata mau keluar dari tempatnya.
"Kenapa?"Ayu bertanya saat melihat Wilson terkekeh entah apa sebabnya.
"Tidak ada tadi aku melihat seekor kodok tersandung."Wilson tak bisa menahan senyumnya melihat kepolosan Ayu yang tampak berfikir dengan ucapannya barusan terlihat menggemaskan sekali.
"Aww Wili apa yang kau lakukan."Ayu memegang kedua pipinya yang baru saja di cubit gemas oleh Wilson.
"Maaf habisnya kau imut sekali, yasudah aku pergi dulu ,kau baik-baik disini."
Ayu melihat kepergian temannya tanpa menyadari jika tepat di sampingnya seorang pria tengah berdiri menatap kesal pada Ayu yang masih saja memeperhatikan teman prianya hingga tak menyadari kedatangan raja itu.
"Apa yang kau lihat."suara dingin itu kontan saja membuat bulu kuduk Ayu berdiri serentak.
"Gak enak gini ya perasaanku."gumamnya lirih seraya mengusap tengkuk dan dengan perlahan mulai menengok.
"Eh tuan ,sejak kapan disini."Ayu menatap Ken sedikit meringis saat mendapati tatapan elang itu mengarah padanya.
"Apa kau sudah puas menatapnya."Cibirnya.
"Apa salahnya dia itu tenku."Ayu berucap lirih namun masih dapat didengar oleh Ken.
__ADS_1
"Tentu saja salah ,kau harus tau dimana poisimu."ucapnya tegas membuat Ayu mengerutkan kenignya bingung dengan maksud pria itu ,namu belum sempat ia bertanya Ken sudah menghilang di depan pandangan.
"Ish apa coba maksudnya dasae raja aogant."gerutunya.
🍒🍒
Di tempat lapang tampak ratusan budak yang bekerja dengan komando prajurit berwajah menyeramkan ,mereka tampak lelah namun untuk mengharapkan istirahat bagai sebuah mimpi bagi mereka.
Ctass.
Ctas.
"Hei apa yang kau lakukan cepat lanutkan pekerjaanmu!!"Teriak seorang prajurit berwajah seram menatap budak perempuan yang tampak letih dengan wajah sayu , di sampingnya seorang pria yang keadaannya tak jauh berbeda tampak berusaha memapah budak perempuan itu.
"Ibuk udah gak kuat lagi pak, bapak lanjutkan aja biar ibuk disini."ucap perempuan itu lirih.
"Ayo buk bapak bantu ,bapak gak kuat kalo liat ibu harus kena cambuk lagi."ucap budak pria setengah baya dengn sisa tenaganya ia berusaha memapah walau tenaganya sudah payah.
Prajurit yang geram pun kembali mengarahkan cambunya hingga bunyi nyaring itu semakin membuat para budah gemetar ketakutan. "Heh cepat berdiri atau kalian akan mendapatkan hukuman!"Bentaknya.
Dengn sekuat tenaga pasangan paruh baya itu berjalan terseok-seok kembali melanjutkan pekerjaan mereka dengan batu di kedua tangan dan mengangkutnya.
....
__ADS_1
Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!
Like komen vote kawan😄 di like ya jangan cuma di lirik.