Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
48


__ADS_3

Happy Readingā¤


"Yang mulia ratu,di depan ada yang ingin bertemu dengan anda."Seorang pelayan masuk kedalam ruangan dimana saat ini Ayu tengah di rias.


Ayu menatap pelayan yang menunduk. "Siapa?"


"Raja Wilson dan nona Keren ratu."jawab pelayan tadi.


Ayu menganggukan kepalanya dengan senyum yang mulai terbit. "Baiklah sebentar lagi aku akan menemui mereka."


Ayu kembali menatap pantulan dirinya didepan cermin ,seluruh tubuhnya tertutup oleh gaun untuk menyembunyikan tanda cinta yang di tinggalkan raja di tubuhnya. "Huh, aku sudah seperti mumi saja."gerutu Ayu yang tak bisa memakai gaun pilihannya dan suaminya itu sengaja agar ia tak menggunakan gaun yang memperlihatkan kulit bersinarnya itu , namun gaun tertutup yang saat ini di kenalan olehnya semakin membuatnya terlihat anggun sebagai seorang ratu.


"Ap lagi?Aku ingin menemui kakaku."Ayu menatap pelayan yang hendak menambah make up di wajahnya.


"Tapi make up anda...."


"Aku suka yang begini."Ayu menatap wajahnya yang tampak natural dengan make up tipis.


"Ck aku tidak mau kalo sampai di buat seperti ondel-ondel."batinnya bergidik ngeri saat salah seorang pelayan mendandaninya dengan tampilan menor saat itu.


Para pelayan hanya bisa menunduk dan menuntun Ratu untuk menemui tamunya.


Di ruang tamu seorang wanita tampak duduk dengan gelisah,sedari tadi ia hanya menggeser posisinya bahkan tangannya beberapa kali hendak menyingkap gaun yang di kenakannya namun pria di sampingnya menghentikan aksinya.

__ADS_1


"Diamlah!"Wilson mendelik tajam namun Karen tak mengindahkan.


"Gaun ini membuatku tak bisa bergerak."Karen kembali duduk menjauh namun Wilon segera menarik pergelangan tangan Karen.


"Diam dan bersikap manislah!"Wilson tersenyum saat melihat adik kecilnya yang datang dengan pelayan di belakangnya.


"Kakak."Ayu menatap keduanya dengan senyum mengembang ,dalam benaknya ia sangat senang jika keduanya samapai bersatu dan menjalin hubungan.


"Bagaimana kabar adik dan keponakanku ini?"


Wilson menatap Ayu dengan perut yang terlihat menyembul namun membuat ratu itu begitu terlihat menggemaskan.


"Kabarku baik,dan dia juga sangat aktif di dalam sana."Ayu menunjuk perut buncitnya.


Wilson tersenyum,ia tau itu bahkan kelahiran penerus raja Keen pun tinggal menunggu hari saja berbeda dengan dunia manusia yang membutuhkan waktu sembilan bulan lamanya.


"Kak Karen kau terlihat cantik dengan gaun itu."Ayu memeluk Karen yang mematung dengan aksi ratu yang dengan santai memeluknya,bukannya tak senang. Karen sangat senang dengan kehangatan ratunya namun ia tak boleh lupa jika di samping ratu ada singa yang selalu merasa tak suka jika Ratunya terlalu dekat selain dengan sang Raja.


Wilson menatap dengan senyum ,dalam hati ia merasa bersyukur melihat adik kecilnya yang terlihat baik,bahkan raja iblis itu memperlakukan Ayundanya bagaikan berlian berharga.


"Hei apa hanya dia saja yang kau peluk? Aku tidak?"


Ayu melerai pelukannya saat memdengar suara seorang pria yang terlihat merajuk.Ayu terkekeh geli lalu mendekat pada pria yang ia anggap sebagai sosok seorang kakak baginya.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah aku akan memelukmu."Wilson sudah merentangkan tangannya lebar-lebar dengan senyum menawannya menyambut adik kecilnya.


Srettt


Bumil cantik itu tiba-tiba saja berada di dekapan sang suami yang tadi menariknya kedalam dekapannya.


Keen menatap tajam pada Wilson yang mendengus kesal pada raja arogant itu,terlihat menyebalkan dengan tingkah kekanak-kanakannya.


"Aku hanya ingin memeluk adiku , apa itu salah?"Wilson berucap santai lalu duduk di sebuah kursi tak jauh dari sana.


"Tak ada yang bisa menyentuh miliku."suara dingin terdengar horor bagi para bawahannya.


Ayu memutar bola matanya malas melihat sikap posesif Keen yang semakin menjadi, bahkan suami tampannya ini tak segan untuk menebas kepala para perajurit yang secara terang-terangan menatap kagum dirinya.Kejam bukan?


"Keen,ayolah dia itu kakaku,kenapa kau selalu bersikap kekanakan sih."Ayu mulai kesal dan ingin menghindar dari rengkuhan yang membelit pinggangnya erat.


Keen memunduk ,pria itu tak suka mendengarnya. Apa katanya tadi kekanakan?tak taukah istrinya ini jika saat ini dirinya berusaha mati-matian agar tak menebas kepala raja tengil yang mengaku-ngaku sebagai kakak dari istrinya.


"Ck....Kakak ketemu gede."ucap Keen lirih.


"Kak,ayo kita kesna!Aku ingin berjalan dengan kalian."Ayu menarik pergelangan tangan Wilson dan Karen sementra Keen diam tak lagi ingin mengganggu keasyikan ratunya.


"Akan ku berikan hadiah untukmu sialan."Keen menatap tajam punggung Wilson jika saja istrinya tadi tak membisikan kata keramat ia sudah pasti menyusul dan mengekori istrinya itu.

__ADS_1


....


Typo bertebran harap bijak dalam membaca!


__ADS_2