
Happy Reading❤
Tak terasa pernikahan yang di jalani oleh Ayu sudah berjalan sebulan lamanya dan selama itu juga Keen selalu bersikap manis di depannya membuat Ayu yang awalnya ragu dan membangun benteng tinggi agar tak jatuh dalam pesona raja itu gagal total.Ayu secara perlahan mulai membuka hatinya pada Keen.
"Ck kau mau pergi lagi, kenapa kau suka sekali pergi sih."Saat ini kedua pasangan itu tengah berada di taman ,Ayu berbaring manja di pangkuan Keen yang mengelus lembut surai lembut panjang nan halus milik istri kecilnya.
"Aku harus pergi sayang,aku tidak akan lama hmm."Ayu mencebik kesal mendengarnya.
"Tapi aku tidak ingin kau pergi."bola mata Ayu mulai menggenang dengan suara hampir mau menangis.Keen mengerutkan keningnya beberapa hari terakhir sifat Ayu sungguh membuat kepalanya pusing memghadapinya.
"Apa yang terjadi denganmu hmm, baiklah aku tak akan kemana-mana, kau senang?"
"Benarkah, aku sangat senang."ujar Ayu semakin mengeratkan pelukannya pada perut Keen menelusupkan wajahnya mencari kenyamanan.
"Oh ya ,Itu kak Wilson sudah lama sekali ia tak pernah datang kemari."ucap Ayu tiba-tiba.
__ADS_1
Keen mengeram kesal saat Ayu menyebut nama pria lain di hadapannya. "Untuk apa kau mencarinya?Apa kau merindukan pria itu heh."Ayu memdongak menatap wajah suaminya yang mengeras.
"Soal pesta itu aku memintanya untuk datang bersama Karen."ucap Ayu.
Ayu mengelus rahang tegas itu lembut mencoba mencairkan es gunung yang mulai membeku kembali. "Aku hanya bertanya saja tidak lebih lagian mana bisa aku berpaling dari suami tampanku ini."ucap Ayu,ia dengan cepat mengecup dagu Keen lalu setelahnya berlari karna ia tau jika pria itu tak akan melepaskannya.
"Shitt....Gadis nakal ,mau lari kemana kau hmm."Keen mengejar Ayu yang sudah lebih dulu kabur.
"Weeekk.... kejar aku kalo kau bisa dasar raja tengik."ejek Ayu.
Keen memeluk erat tubuh itu dari belakang mendengar deru nafas Ayu yang terdengar ngos-ngosan. "Kena kau,sekarang saatnya kau menjinakan ular pitonku."bisik Keen di telinga Ayu membuatnya merinding dengan hembusan nafas yang begitu terasa di sekitar lehernya.
🍒🍒
Di tempat lain Wilson beberapa kali berdecak kesal pada wanita yang memurutnya wanita jadi-jadian itu bagaimana tidak saat ia dengan susah payah memninta untuk Karen menggunakan gaun wanita itu justru merusak semua gaun yanh di sodorkan padanya.
__ADS_1
"Hei nona kenapa kau begitu susah diatur hah,kau hanya menggunakan gaun untuk semalam apa begitu menyiksa bagimu."Wilson bingung harus bagaimana lagi untuk mengatur Karen.
"Aku tidak suka memakai gaun dan jika ingin pergi kepesta kau bisa mengajak gadis lainnya."ucap Karen santai.
"Hei kalau bukan karena Ayu juga aku malas mengajakmu kepesta itu."ucap Wilson mendengus kesal pada wanita keras kepala ini.
"Kalau juga bukan karena raja Keenan aku tak akan mau pergi denganmu."balas Karen santai.
"Huh....terserah aku malas mengurusimu bisa-bisa aku cepat beruban lebih lama denganmu."gerutu Wilson melangkah pergi.
Karen menatap penampilan dirinya dari atas hingga bawah. "Heh apa yang salah dengan pakaian ini."gumamnya,Karen saat ini mengenakan pakaiam serba hitam dengan celana dan sepatu juga jubah membuat auranya terlihat.
Pelayan yang menjadi saksi perdebatan keduanya menghela nafas melihat ketidak akuran rajanya dengan nona dari kerajaan Avalor itu. "Memang tidak ada yang salah nona tapi kau terlihat seperti seorang pria dengan pakaian seperti itu."gumamnya.
....
__ADS_1
Typo berebaran harap bijak dalam membaca!