Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
Dua Puluh Enam


__ADS_3

Happy Readingā¤


Masih di hutan,Ayu terus melompat namun tak kunjung menemukan tempat keberadaan mereka.


"Duh jangan-jangan aku nyasar lagi,mampus gimana nih."Ayu mulai gelisah pasalnya ia sudah cukup jauh menyusuri hutan dan semakin jauh terlihat semakin menyeramkan.


Ayu yang konsentrasinya mulai buyar pun kakinya tanpa diduga menginjak dahan rapuh dan dirinya pun terjatuh dari tingginya pohon.


Wusss...


Ayu yang sudah siap tubuhnya mendarat di tanah pun memejamkan matanya namun yang ia rasakan adalah sebuah rengkuhan yang mendekapnya erat dan ia juga dapat merasakan tubuhnya yang melayang di udara hingga akhirnya mendarat di tanah.Ayu masih memejamkan matanya saat hembusan nafas menerpa wajahnya.


"Buka matamu!"Suara bariton meyadarkan Ayu yang langsung membuka lebar-lebar matanya hingga tatapan matanya bertubrukan dengan mata elang pria yang sangat dikenalinya.


Ayu menepuk-nepuk pipinya untuk memastikan apa yang ia lihat benar tidaknya.


"Astaga,gak mimpi."gumamnya,saat hendak menyentuh pipi tangannya langsung di tepis kasar oleh Keenan.


"Aucc..Sakit tau ,eh tuan benrkah ini.Kenana bisa ada disini?"tanya Ayu yang masih belum sadar sepenuhnya dengan kejadian sebelumnya.

__ADS_1


"Apa maksudmu,harusnya aku yang bertanya kenapa kau bisa ada disini? Siapa yang mengizinknmu keluar dari sini hah!?"


"A-Anu tuan hehe maaf tadi saya hanya ingin jalan-jalan eh gak taunya malah nyasar."ucap Ayu dengan menyengir memperlihatkan deretan gigi putihnya.


Posisi keduanya masih sama dan tanpa kata Keenan membawa Ayu pada sebuah tempat penginapannya di tengah hutan.Tenda dengan berukuran besar menjadi tempat peristirahatan raja angkuh itu.


Brukk..


Tubuh mungil itu di jatuhkan tanpa aba-aba oleh Keenan membuat Ayu yang sempat terbengong melihat isi tenda mengaduh kesakitan,ia memegang bokongnya yang terasa nyeri.Ayu menatap pria yang terlihat tak merasa bersalah untuk sejenak ia melupakan status pria dibgin yang menjadi tuannya ini hingga beberapa saat ia ingat akan sosok penguasa yang baru-baru ini diketahuinya.


"Kan untung aja."Ayu menarik nafas dan mengeluarkannya perlahan untuk mengurai kekesalan dihatinya.


"Jadi saya harus menyelinap di tenda itu?"Ayu menatap pria yang duduk di hadapannya, Keenan sudah menjelaskan apa tugasnya.


"Lakukan itu malam ini, Pastikan kau mendapatkannya!" Ayu menelan ludahnya susah payah saat melihat tatapan intimidasi itu seolah membuatnya tak bisa berkutik.


"Baik tua..eh yang mulia."ucap Ayu cepat.Keenan menaikan alisnya mendengar kata yang mulia terucap dari bibir mungil itu. "Kau sudah rau rupanya."Keenan tersenyum sinis pada budak kecilnya yang terlihat sangat tak nyaman dari gestur tubuhnya yang ingin menghindar.


"Hehe iya yang mulia, Emm sebaiknya anda istirahat saya akan keluar."ucap Ayu.Masih segar diingatan gadis itu jika ia akan selalu melaporkan tindakan semena-mena pria dingin itu pada raja dan dengan percaya dirinya ia sudah membayangkan wajah kesal tuannya ini namun kini ia seakan dibuat mati kutu dan mau tak mau ia harus lebih patuh dari sebelumnya yang suka main kucing-kucingan.

__ADS_1


"Siapa yang mengizinknmu keluar."Tubuh yang hendak keluar kembali membalikan badannya dan menatap pria yang juga tengah menatapnya dengan mata yang membuat siapapun meleleh dibuatnya.


"Duh badan aku kok kerasa disengat listrik gitu ya,apa aku sakit."batin Ayu yang masih mematung di tempatnya tanpa pergerakan.


"Kemarilah!"


Ayu mendekat dan berada tepat di hadapan pria itu yang mengamati tubuh mungil itu sedang Ayu yang merasa di perhatikan serasa di telan**ngi oleh mata elang itu.


"Bantu aku mandi!"Keenan berjalan menuju kamar mandi dengan senyum tipis dibibirnya.


"Apa, Apa dia serius hah masa ia, terus nanti ..."Ayu pusing sendiri membayangkan sesuatu yang tengah berkeliaran di dalam otaknya.Mengingat pria itu petualang cinta sejati dalam urusan ranjang semakin membuatnya ngeri.


"Aduh otakku kok jadi ngeres begini sih."Ayu memukul pelan kepalanya dan ia segera berlari setelah terdengar suara bariton yang kembali berteriak memanggilnya.


..


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


Salam Lucky

__ADS_1


__ADS_2