
Happy Reading❤
"Apa yang tengah kau fikirkan nak?"Pria yang tengah menatap lurus kedepan melirik kilas pada pria tua yang berdiri di sampingnya.
"Apa gadis itu akan tiada jika melahirkan keturunanku?"suara dingin Keen mengalun setelah cukup lama terdiam.
Bima menghela nafas berat,sesungguhnya ia pun tak tau akan akibat yang akan terjadi namun kejdian ini pertah terjadi beratus tahun silam saat salah satu pangeran menyukai gadis manusia dan menikah,setelah melahirkan keturunan sang pangeran wanita itu tiada.
"Kakek tidak tau pastinya nak ,tapi yang harus kau tau kau seorang raja dan membutuhkan seorang keturunan untuk melanjutkan tahtamu."jelas Kakek Bima menatap Keenan yang terpejam.
"Aku yakin gadis itu mampu,pusaka sakral itu sendiri yang telah memilihnya dan kau harus membuat semuanya menjadi nyata."Keen berdecak ,ia bingung dengan dirinya yang begitu takut kehilangan namun egonya mendorong untuk melanjutkan misi itu,dimana ia harus mempunyai keturunan dari ratu sah yang sudah di takdirkan.
"Tapi...."
"Pikirkanlah nak,!"Kakek Bima menghilang dalam sekejap mata membuat Keen berdecak ,pria tua itu beraninya memotong ucapannya dan pergi begitu saja.Pikir Keen.
"Argggg !Sial ,kenapa juga aku harus pusing memikirkannya."
Tak ingin terus memikirkan hal itu,Keenan berjalan menuju kamar pribadinya yang saat ini tengah menunggu istri sahnya.Memikirkan itu membuat sudut bibir Keen tertarik.
Bayangan seorang gadis yang kini menjadi istrinya tengah menunggu kehadirannya dan menyambut dengan senyuman melintas di pikirannya saat ini. "Apa yang di lakukan gadis nakal itu sekarang?Apa dia akan menyambutku?" Keen terus berjalan hingga sampai di depan kamarnya dengan dua penjaga yang siap siaga.
__ADS_1
Dua penjaga itu menunduk memberi hormt pada penguasa itu ,Keen memasuki kamarnya dan....GELAP, pria tampan itu memejamkn matanya hingga ruangan kembali terng.Menyapu seluruh isi ruangan hingga Keen harus berdecak kesal saat bayangannya tak sesuai dengan kenyataan,gadis yang ia harapkan menunggu dirinya kini tengah berbaring dengan selimut tebal yang membungkus tubuh mungilnya,Ayu tertidur pulas tanpa tau jika pria menyebalkan yang kini menjadi suaminya itu tengah menahan kesal padanya.
"Ck! gadis nakal ini."Keen mendekat dan melihat cara tidur Ayu yang jauh dari kata anggun,kaki yang terlentang malang tak beraturan.
"Bagaimana bisa tubuh kecil ini menguasai ranjangku?"guman Keen tak habis pikir.
Keen yang sudah merasa tak mood pun dengan pelan memggeser tubuh itu memberi ruang untuknya bisa berbaring.
Menatap langit-langit kamar,Keen hendak memejamkan matamya namun kembali kedua bola mata itu terjaga saat kaki Ayu menimpa pahanya dan kedua tangan mungil itu memeluk erat bagai guling kesayangannya.
"Apa lagi ini ? Astaga."Keen mengeram,ia sudah berusaha untuk menahan untuk berbuat yang iya-iya pada istri kecilnya ,tapi ini?
Keen melanjutkan aksinya dengan sedikit sesapan hingga ********** pelan,pria itu begitu menikmati mengabaikan pergerakan Ayu yang mulai terganggu dengan aktivitas Keen.
Merasakan dirinya sesak,Ayu dengan perlahan mulai membuka matanya hingga ingin ia berteriak saat melihat pria yang berstatus sebagai suaminya tengah menjajah bibirnya.Keen menatap mata indah itu yang membola namun tak ada keinginan untuk melepaskan tautan itu.
"Emphhhh...."
Ayu ingin sekali ia berteriak namun benda kenyal itu tak mau memberinya ruangan untuk membuka suara hingga merasakan nafasnya hampir habis Keen melepaskan tautan itu dengan seringainya.
Hah hah hah....
__ADS_1
"Sialan !Apa yang kau lakukan padaku? Dan kenapa kau bisa masuk kedalam kamarku?"Ayu berkata nyaring dengan dada naik turun.
"Ck!Apa kau lupa akan status barumu itu, heh? Lagian ini kamarku."Keen menatap gadis di sampingnya yang menatap tajam dirinya.Jiwa iblisnya seakan hidup dengan mata merah menyala membuat Ayu takut.
"Eh....Mau apa kau?Ku peringati jangan mendekatiku!"Ayu seketika menciut saat melihat tatapan lapar Keen yang menatap dirinya,Ayu memundurkan tubuhnya namun jangkauan Keen begitu luas hingga kini Ayu terkurung dalam kungkungan pria tampan itu.
"Mencoba menghindar hmm?"Suara Keen terdengar serak semakin membuat Ayu kelut.
"Kumohon lepaskan aku,aku janji akan menurut dan tak akan menyusahkanmu lagi."Ayu menatap takut pada Keen namun pria itu seakan tak mendengarkan ratapan Ayu ,Keen semakin mendekatkan wajahnya yang sudah berkabut.
Srekkkk....
Pertahanan gadia itu runtuh saat pria penguasa kegelapan itu berhasil mengkoyak pakaiannya dan melakukan apa yang dia inginkan sesuka hati,sesuatu yang dijaga selama ini telah terambil.Keen terus melakukannya diiringi isak tangis Ayu yang merasa di perlakukan layaknya binatang.
"Kau harus melahirkan keturunanku!"ucapan yang di bisikan di telinga Ayu yang tak begitu mendengar,Ayu menatap Keen yang masih asik dengan kegiatannya hingga kesadaran Ayu menghilang.
....
Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!
Sory gak pandai bikin yang iya-iya✌
__ADS_1