Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
44


__ADS_3

Happy Readingā¤


Matahari mulai menyembul menyinari,di sebuah kamar Ayu terlihat menggeliat.Ayu mengumpulkan kesdarannya hingga kedua mata bulat itu terbuka menatap ruangan dengan nuansa mewah namun terkesan menyeramkan.


Assss....


Ayu mendesis kala merasakan tubuhnya terasa remuk redam dengan bagian inti yang begitu perih saat ia bergerak hendak turun,Ayu kembali mengingat malam yang membuat kebenciannya dengan Keen semakin menjadi,Ayu mengepalkan kedua tangannya erat membayangkan wajah bringas Keen yang mengerikan saat menggagahinya hingga kesadarannya menghilang.Bulir bening jatuh merutuki kelemahannya yang tak bisa berbuat apa-apa bahkan kekuatannya seakan tak berfungsi.


"Hei katanya kau memiliki kekuatan tapi kenapa tak merespon saat aku ingin menggunakan kekuatanmu?"Ayu menatap permata liontin yang katanya memiliki kekuatan besar.


"Kau bahkan tak bisa kugunakan,Ck lebih baik ku lepas saja."sekuat tenanga Ayu menarik liontin namun bukannya terlepas Ayu merasakan lehernya terasa panas seakan terbakar.


"Auchh....Sakit sekali."desisnya kembali melepaskan liontin bermata biru itu.


"Ck kau tak akan bisa melepaskan kalung itu! Cepatlah mandi!"Ayu menoleh saat mendengar suara bariton milik suaminya.


Mendengus kesal Ayu memalingkan wajah dan tak bergerak sama sekali. "Malas sekali,memangnya dia itu siapa? Ck sukanya memerinta saja."gumam Ayu lirih,Keen memincingkan matanya. Berhenti menggerutu dan cepatlah bersiap kita akan pergi kesuatu tempat!"titah pria itu lagi yang mulai melangkahkan kakinya mendekat kearah ranjang.


"Hei mau apa lagi kau hah?"Ayu mulai merasa was-was dan dengan erat ia mendekap selimut yang menutupi tubuh polosnya hingga dada.


Keen tersenyum miring semakin membuat Ayu panik dan mulai melemparkan bantal yang ada di dekatnya,Ayu terus melakukannya tanpa sadar jika saat ini selimut tebal itu merosot hingga menampakan bagian depan dadanya yang sudah seperti macan loreng.


"Pergi sialan!"Ayu kembali bingung saat semua benda sudah di lemparkannya namun Keen masih tak mau pergi,pria itu terdiam di dekatnya dengan tatapan mata mengarah pada kedua benda kenyal kesuakaanya ,ingin Keen meraup dan kembali menikmati rasa itu namun tidak untuk sekarang,ia harus pandai bermain siasat untuk mengambil keuntungan.


"Kenapa kau melihatku seperti itu?"Tatapan Keen masih sama membuat bulu kuduk Ayu meremang lalu Ayu tersadar saat measakan kulitnya terasa dingin.


"Aaaaaaaaaaa...."Ayu dengan cepat menarik kembali selimut hingga lehernya. "Apa yang kau lihat dasar raja tengik mesum."

__ADS_1


"Ukurannya masih cukup kecil sepertinya aku harus sering memberi mereka vitamin."ucap santai Keen namun tidak dengan Ayu yang memerah dengan ucapan absuard suaminya itu.


"Eh...."Ayu tersentak saat kata suami muncul di pikirannya.


"Dan apa katanya tadi? Kecil? Ck pria sialan."geramnya tak terima di komentari bagian sentitifnya.


"Kalau begitu pergilah yang mulia raja,saya mau membersihkan diri dan bersiap."


"Kau yakin bisa melakukannya sendiri?"Alis Keen naik sebelah menatap remeh pada wanitanya. Ya setelah malam panjang yang di lewatinya Keen sudah menghak patenkan jika Ayu hanya miliknya seorang.


"Bukannya ada banyak pelayan disini,mereka bisa membantuku."ucap Ayu


"Mereka sedang libur,jadi berhentilah bersikap seolaj kau itu kuat."


"Kau meremehkanku."Ayu mulai menggerakkan kakinya walau rasa nyeri di bagian intinya begitu terasa sakit.


Brukkk


"Mau apa lagi?"Ayu menatap tajam suaminya yang hendak mengulurkan tangannya.


"Memandikan istri kecilku,ada yang salah?"Ujar Keen santai dan dengan nakalnya pria itu langsung menarik paksa selimut yang sedari tadi di kekep Ayu hingga terjatuh mengenaskan di atas lantai.


Skip.


Selesai urusan di kamar mandi ,Keen semakin melebarkan senyumnya tapi tidak dengan Ayu yang terus menggerutu kesal merutuki kemesuman suaminya yang membuatnya selalu tepar.


"Jalanmu aneh."ucap Keen.

__ADS_1


"Ini semua karena ulahmu."batin Ayu menatap kesal pada Keenan.


"Kau akan terus berada di sini? Apa tidak memiliki pekerjaan?"


"Hari ini aku memiliki cukup banyak waktu untukmu."


"Sepertinya aku menginginkannya lagi."lanjutnya.


"Astaga,Kau!"Ayu sudah bersiap untuk memukul pria yang berstatus suaminya.


Sementara di luar pintu kayu dengan ukiran elegan dua orang prajurit tampak kebingungan untuk menyampaikan informasi pada raja mereka. "Bagaimana ini,aku tidak ingin mengganggu waktu yang mulia raja dan ratu."


"Kau pikir aku ingin,aku juga masih sayang dengan nyawaku tapi kita tetap harus memberitahukan informasi ini."


"Baiklah kita berdoa saja yang mulia tidak marah nantinya."Salah satu prajurit memberanikan diri berbicara.


"Yang mulia maaf mengganggu ,diluar ada raja Wilson ingin menemui anda."Suara prajurit di balik pintu sana terdengar bergetar.Keringat dingin membasahi tubuh mereka berdua.


Keen memdemgar suara itu memjadi kesal sedang Ayu berulang kali mengucap syukur akan terbenas dari jerat raja iblis dengan hasrat yang tidak ada habisnya.


"Ck memgganggu saja,Keen menatap istrinya dan secepat kilat mencuri kecupan di pipi mulus itu.


"Nanti kita lanjutkan."


"Kepalamu itu,apa dia ingin mmebuatku mati secara perlahan.Bagaimana ini,apa aku sanggup jika harus bertahan dengan pria itu."Ayu menatap punggung kokoh yang hilang di balik pintu.


....

__ADS_1


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


Dukungan kalian memberikan motivasi untuk mešŸ˜„


__ADS_2