Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
Kekesalan Raja Iblis


__ADS_3

Happy Reading❀


"Huft...kenapa sampai saat ini belum kembali , apa terjadi hal buruk padanya."Wilson beberapa kali terlihat membuang nafas kasar , pikirannya saat ini berkelana jauh lebih tepatnya pada sososk gadis yang berjanji akan segera kembali setelah urusannya selesai tapi sampai saat ini bahkan tak ada tanda-tanda akan kehadirannya.


Arghhhh...


Wilson meraup kasar wajahnya , kesuntukan yang ia alami membuatnya tak betah untuk duduk berlama-lama di ruang kerjanya dengan dokumen istana yang menggunung.


Wilson berdiri dengan kasar. "Ck aku akan pastikan sendiri ,akan ku bawa gadis kecilku dari raja iblis itu."gumamnya yang selalu merasa kesal saat mengingat wajah pria yang sok tampan dan sialnya itu benar adanya.


Walupun baik Wilson maupun Keen telah mengumumkan damai antar kedua kerajaan tapi tak membuat Wilson bersenang diri, yang ada pria itu semakin merasa tak suka dengan sikap semena-mena Keenan , ya salah satunta mengenai soal gadis kecilnya itu.


πŸ’πŸ’πŸ’


Pluk..


Plukk..


"Ini sungguh membosankan , dasar raja tengik sampai kapan aku terpenjara disini."Ayu melempar batu kedanau untuk melampiaskan kekesalannya .Sudah sebulan lamanya Ayu terkurung dan tak boleh keluar membuatnya uring-uringan tak jelas.


"Haisss... pria gila sialan."Ayu berteriak menatap danau buatan yang tenang dengan udara sejuk.


"Nona makan malam sebentar lagi akan segera dimulai."Ayu menatap dua wanita dengan pakaian sama tengah menundukan wajahnya.


Ayu menaikan sebelas alisnya lalu menatap sekelilingnya. "Tapi hari masih cukup terang nanti saja saat waktunya makan malam aku akan datang."ucap Ayu yang masih enggan untuk beranjak dari sana.


"Maaf nona tapi kami diminta untuk mempersiapkan agar nona tampil cantik."ucapnya lagi dengan mencuri pandang pada gadis cantik di depannya ,Ayu memincingkan matanya merasa tak asing dengan wajah-wajah di depannya.


"Apa aku mengenal kalian sebelumnya." Kedua pelayan itu menatap satu sama lain lalu menggeleng. "Tidak mungkin seorang pelayan rendahan seperti kami ini dekat dengan anda , pasti nona salah mengenali kami."jelasnya ,Ayu yang merasa malas menurut dan masuk kedalam pavilium yang ia tempati sebulan lalu.Pavilium Lili dengan taman bunga yang bermekaran juga bagian belakang pavilium yang ternyata masih sangat asri namun penjagaan sangat ketat membuatnya tak memiliki celah untuk melarikan diri.


πŸ’πŸ’


Ruang makan sudah terisi dengan hidangan lezat ,Keenan melirik pintu masuk dengan perasaan kesal pasalnya gadis yang ia minta datang malah bersikap seenaknya saja hingga membuat pria penguasa seperti dirinya harus menunggu. "Sial , gadis itu apa yang dia buat .Lama sekali."geramnya dengan sendok yang tak salah apa-apa kini melengkung di genggamannya.

__ADS_1


"Pelaya..."


"Maaf saya terlambat."Dari pintu muncul gadis yang sedari tadi ditunggunya ,Ayu tersenyum semanis mungkin dan mengambil tempat duduk agak jauh dari pria itu.


"Hmm ,lain kali aku tak menerima sikapmu ini atau kau tak usah makan disini."Keenan menatap tajam Ayu yang seakan tak mengindahkan ucapannya dan malah mulai mengambil makanannya sendiri.


"Huh aku juga tak berminat untuk makan denganmu lagi."batinyya yang sibuk mengambil makanan karna sejujurnya perutnya memang sudah lapar sedari tadi.


Keenan memuncingkan matanya melihat cara makan Ayu yang tidak ada anggun-anggunnya lalu kembali menatap piring miliknya yang masih kosong.


"Dasar rakus ,apa kau tidak bisa bersikap anggun ."Ayu menatap kesal pada pria yang menatapnya dengan pandangan aneh. "Ini semua karenamu pria tengik." batin Ayu kembali melanjutkan makanannya ,ia juga masih kesal dengan para pelayan yang tidak mau mengantar makanan kekamarnya bahkan saat Ayu mendatangi dapurnya pun mereka tak memberikan sedikit makanan pada dirinya yang sudah merasa sangat kelaparan dan kini saat disuguhi makanan enak tentunya Ayu tak akan melewatkannya.


"Hmm."Ayu melirik sekilas pada pria yang masih saja duduk tenang tanpa menyentuh makanan di depannya.


"Apa tuan tidak lapar ,kenapa hanya diam?"Keenan melirik sinis pada Ayu.


"Aku sudah kenyang."Keenan berucap dengan nada dingin.


"Baikalah."Melihat gadis itu kembali melanjutkan acara makannya semakin membuat Ken merasa geram.


Kruk..


Kembali Ayu mendongakkan kepalanya. "Bunyi apa itu."gumamnya saat mendengar suara aneh di ruangan sunyi itu.


"Tuan tadi anda men.."


"Itu bunyi meja lapuk ini."jawab Kenan cepat dengan raut wajah semakin datar.


"Sialan gadis ini apa dia tidak ada inisiatif untuk mengambilkan aku makan."batin Keen dengan kekesalan yang kian menunpuk.


Tap


Tap

__ADS_1


Tap


"Hai semua kalian lagi makan ya."Suara seorang yang baru saja memasuki ruangan dengan wajah cerianya membuat Ayu yang tengah menikmati makan malamnya tersenyum senang melihat temannya datang berkunjung tapi tidak dengan Keen yang entah bagaimana lagi rupa wajahnya.Keen mendengus melihat Wilson dan raut wajah ceria Ayu yang entah membuatnya merasa tak tenang.


"Hai Wil kau datang."Wilson berjalan mendekat pada Ayu dan memberikan senyum terbaiknya pada gadis itu.


"Tentu saja ,kau bilang akan kembali setelah urusanmu selesai tapi kau lama sekali."Wilson melirik pria yang sudah seperti patung bernafas di ujung sana tempat kursi biasanya diduduki oleh pria arogant itu. "Apa karena pria itu."Wilson menunjuk menggunakan dagunya.


"His kenapa tiba-tiba ruangan ini menjadi horor ,hei Yuyu apa kau measakannya juga."Keenan menatap pada pria tak diundang dan apa tadi dia mendengar dengan jelas jika Wilson memanggilnya Yuyu. "Ck kekanakan."gumamnya dengan senyum sinis menatap Wilson yang masih berdiri di dekat kursi Ayu.


"Sudahlah Wil, apa kau mau makan."Ayu yang juga merasakan aura tidak enak mencoba mengalihkan pembicaraan agar teman prianya itu diam.


"Oh kau baik sekali,kebetulan aku sangat lapar."Wilon mengusap perutnya melihat hidangan yang masih banyak di atas meja makan.


"Heh siapa yang mengizinkanmu makan disini dan juga kenapa kau berda di kerajaanku."Keenan menatap tajam Wilson yang hendak mengambil makanan. "Enak saja kau mau makan sedang aku kelaparan."gerutunya sebal.


"Tuan mengucapkan sesuatu."Ayu menatap Keen saat mendengar gumamam tak jelas tadi.


"Yuyu bisa minta ambilkan makanan untukku."Wilson menatap penuh harap pada Ayu mengabaikan tatapan elang milik Keen.


Ayu tersenyum ."Tentu saja."Ayu mulai mengambilkan nasi besera teman-temannya untuk Wilson.


"Kau tidak boleh makan disini ,aku lapar dan akan menghabiskannya."ucap Keen tiba-tiba. "Kau mabikkan makanan untuku!"Keen menatap Ayu yang berdiri mematung melihat sikap raja arogant itu yang marah-marah tak jelas.


"Tuan bukankah tadi anda bilang tadi kenyang."ucap Ayu yang mendapat delikan tajam dari Keen.


"Sekarang aku lapar dan ambilkan makanan untuku!"ucapnya dengan nada memerintah.


Wilson menatap Keen yang hingga kedua pria itu bertatap-tatapan. "Ck dasar kekanakan."


"Hei sudah-sudah aku akan mengambilkan makanan untuk tuan-tuan ini."Ayu harus bersabar dan mulai melayani dan tentunya untuk Keenan terlebih dahulu hingga acara makan malam kembali tenang walau sesaat karna keduanya kembali berseteru begitu seterusnya.


...

__ADS_1


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


Like komen and Vote baby


__ADS_2