Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
Menikah


__ADS_3

Happy Reading❤


Aaaaaaaaa...


Ayu berteriak nyaring saat mendapati dirinya tanpa busana sehelai benang pun terlebih seseorang yang tengah tertidur pulas di sampingnya semakin membuatnya terkejut, jantung gadis itu seperti pacuan kuda.


"Astaga apa terjadi sesuatu tadi malam?"Ayu menoleh pada pria yang masih tertidur pulas bahkan tangan kekar itu tak juga lepas dari pinggang ramping miliknya.


"Apa aku sudah kehilangan kesucianku? Tapi kok tidak sakit ya."gumamnya lirih merasa tak sakit seperti yang ia dengar dari cerita-cerita.


Keen yang memang sudah bangun tersenyum tipis mendengar gumaman gadis itu. "Ckk dasar polos ,apa dia tak bisa membedakannya."batin Keen namun sedetik kemudian pria itu mengumpat kesal saat gadis kecil itu kembali meneriakinya.


"Raja tengik sialan ,akan ku bunuh kau."Ayu sangat geram bahkan jika bisa ingin rasanya ia mencekik leher pria itu hingga lenyap.


"Hei bangun ! apa yang kau lakukan di kamarku hah."Ayu menggoncang kuat tubuh kekar itu bahkan tak ada lagi rasa hormat pada pria yang selalu membuatnya darah tinggi itu.


Saat Ayu tengah berusaha membangunkan Keen yang memang tak ingin bangun , di luar paviliumnya terdengar suara kegaduhan yang semakin memnbuat Ayu kalang kabut,Ayu dengan cepat mengenakan kembali pakaiannya secara asal sedang pria yang masih tampak santai terbaring di peraduan tak berniat untuk beranjak ,pria itu tersenyum melihat gadis itu sibuk sendiri membereskan pakaian yang berserakan juga merapikan penampilannya yang terlihat acak-acakan.


"Kita lihat apa kau bisa mengelak setelah ini."seringai Keen yang menggunakan tangannya sebagai tumpuan kepalanya sedang tubuhnya miring menghadap Ayu yang belum menyadari jika pembuat ulah itu telah bangun dan tersenyum tak jelas membayangkan kejadian semalam yang membuat kepalanya terasa pening dan berdenyut tapi ia sama sekali tak menyesali ulahnya itu.


"Nona izinkan kami masuk."terdengar suara prajurit dari luar sana ,belum sempat Ayu mempersilahkan gadis itu terkejut saat mereka telah masuk dan melihat keadaan di dalam kamar dengan mata hendak keluar.


"Ma-maafkan kami."ucap mereka tergagap dan segera membalikan tubuh serentak.


"Ckk menganggu saja."suara bariton pria itu membuat Ayu menatap kearah pria yang ia kira masih terlelap di ranjangnya.


"Jadi kau sudah bangun,


?Kenapa kau bersikap santai seperti itu?"Tak mendapatkan jawaban atas pertanyaannya Ayu berjalan mendekat namun tak lama ia berteriak dengan menutup wajahnya menggunakan jemari tangannya saat pria itu dengan sengaja menyibakkan selimutnya tanpa dosa di hadapan Ayu.

__ADS_1


"Hei !Oh astaga apa kau tidak punya rasa malu."Ayu masih menutupi wajahnya tanpa berniat untuk membuka mata.


"Kau sungguh berani gadis kecil."suara bariton Keen mengalun dengan hembusan nafas yang membuat Ayu meremang ,Ayu memejamkan matanya saat nafas hangat itu menyapu tengkuk belakangnya dan tubuh itu,Ayu dapat merasakan tubuh Keenan dari aroma maskulin yang menguar di indra penciumannya.


Keen menatap gemas melihat sikap gadis di depannya yang brubah-ubah ,senyumnya semakin lebar saat melihat kuping itu memerah entah mungkin karena malu.


"A-Apa yang Tuan lakukan? Cepat menyingkir."Ayu yang sudah tak tahan dengan situasi seperti ini berniat pergi namun langkahnya tertahan saat kedua tangan kekar itu melingkar di perutnya dengan Keen yang menelusupkan wajahnya pada ceruk leher Ayu yang mana membuat gadis itu belingsatan tak karuan,mendapati perlakuan manis dari pria yang sangat tak di sukainya.


"Ingin pergi ,hmm?"Ayu memejamkan matanya saat merasa benda kenyal itu mengecup dengan lembut ,Ayu sejenak melupakan perseteruannya dengan raja iblis itu.


"Mereka pasti berfikiran yang tidak-tidak ,saya harus meluruskan permasalahan ini."


"Semua akan terjadi."


Ayu mengerutkan keningnya , Apa maksud dari ucapannya.Pikir Ayu .


Tuk.


"Ada apa dengan otak besarnya itu,Apa pria ini lupa ingatan atau otaknya bergeser kah?"Batin Ayu .


Keen mendengus kesal tau akan umpatan Ayu padanya. "Ckk kau senang sekali rupanya memgumpatku."ucap Keen datar.


"Eh...."Ayu terkesiap . "Apa pria ini dapat membaca pikiraku."batinnya menatap Keen yang jika semakin diperhatikan maka akan dapat di pastikan jika kinerja jantungnya akan lebih cepat dan itu sangatlah tidak baik.


🍒🍒


Para penghuni istana telah berkumpul juga para rakyat yang menyambut antusias acara yang di gelar di dalam lingkungan istana yang sudah di sulap menjadi indah dengan hiasan juga aroma bunga melati dan kemenyan yang begitu menyengat. Tatapan penuh kagum terlihat pada mata mereka yang memandang.


"Wah akhirnya setelah sekian lama raja memiliki ratu, aku sudah tak sabar melihat ratu kita."

__ADS_1


"Iya aku juga ,tapi rumor yang kudengar calon ratu kita itu seorang yang tak memiliki kekuatan apa-apa."ucap seorang bagsawan dengan nada mencibir. "Ck sayang sekali padahal nona Anggela jauh lebih baik dan pantas untuk raja."lanjutnya yang mendapatkan tatapan sinis dari bangsawan lainnya.


"Ckk jaga ucapanmu itu nona atau kau mau kepalamu juga terpenggal sama seperti nona kebanggaanmu itu."seorang kesatria tiba-tiba saja menyela membuat nona bangsawan itu membisu.


Pesta pernikahan yang di persiapkan dengan begitu dadakan namun hasilnya begitu memuskan ,Keen tersenyum mendengar semuanya telah siap dan tinggal menunggu kedua calon pengantin untuk memulai ritual.


"Kau akan menjadi miliku."Keen sudah mengatur semuanya ,ini juga ia lakukan atas permintaan mendiang ayahandanya juga untuk mendapatkan keturunan sah dari pernikahannya.


Berbeda dengan Keen di ruangan lainnya Ayu yang tiba-tiba di dandani masih tak mengerti dengan apa yang akan terjadi namun kejanggalan yang membuat otaknya berputar saat ia mengenakan gaun berwarna merah juga tudung yang sama. "Ini kan pakaian untuk pernikahan."batinnya . "Tapi dengan siapa aku menikah ? ayolah kau jangan berfikir terlalu jauh mungkin saja ini hanya acara biasa."batinnya yang berusaha menyangkal asumsinya.


🍒🍒


"Jadi ini maksud dari kejutan manis itu."mata gadis itu membola saat kini ia tengah berdiri di depan api dengan para leluhur yang mengelilingi mereka.


Mantra terus di ucapkan ,Keenan tampak duduk tenang tapi tidak dengan Ayu ,gadis itu merasa pusing dan mual saat indra penciumannya menangkap aroma kuat dan sungguh gadis itu tak tahan dengan itu.


"Diam di tempatmu atau para roh itu akan marah dan kau tanggung sendiri akibatnya."desis Keen yang semakin membuat Ayu ketakutan ,lidahnya seakan kelu.


"Kenapa denganku ?Kenapa aku tak bisa mengucapkan sepatah kata dan apa ini?"Ayu seketika merinding saat bayangan dengan wujud menyeramkan tengah berputar mengelilingi mereka berdua dan lagi tubuhnya tak dapat di gerakan sama sekali.


"Kenapa tubuhku tak bisa di gerakan?"batin Ayu dengan lirikan mata pada pria yang tengah memejamkan matanya dengan kedua tangan mengatup.


"Salah satu dari mereka tak suka padamu."semakin takutlah Ayu ,gadis itu memejamkan matanya kuat saat tiba-tiba saja banyangan memyeramkan muncul tepat di depan wajahnya.


Ritual yang tak dapat di gambarkan secara logis itu telah berakhir ,Kakek Bima selaku tetua menyatakan pasangan ini sebagai pasangan yang sah.


Kakek Bima menatap wajah Keen yang seketika berubah datar. "Kau harus bisa mendapatkan keturunan dari gadis itu nak."batinnya dengan senyum masam.


..

__ADS_1


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


Like komen Votenya para readers tercintong😄


__ADS_2