Terjerat Raja Kegelapan

Terjerat Raja Kegelapan
47


__ADS_3

Happy Readingā¤


Hari ini semua pelayan tampak sibuk mempersiapkan pesta untuk merayakan kebahagiaan raja mereka.Dimana sang ratu saat ini di nyatakan tengah mengandung dan itu membuat semua ikut merasa senang dengan berita itu bahkan mereka ikut memeriahkan acara dengan memasang hiasan di setiap rumah dan jalan dengan sangat cantik.


Saat ini di kamar utama istana ,Keen tampak bingung menghadapi tingkah istrinya yang tiba-tiba merajuk dan tak ingin dia mendekatinya.


"Astaga sayang,mau sampai kapan kau akan terus seperti ini.Lihatlah sebentar lagi pelayan akan datang mendandanimu."Keen mencoba bersabar dan tidak mudah terpancing emosi mengingat bagaimana istrinya yang begitu sensitif setelah di nyatakan hamil beberapa minggu lalu.


"Pokoknya aku tidak mau,lihatlah perutku ini !Aku hamil belum ada satu bulan tapi dia sudah terlihat sangat membesar,aku malu bajunya tidak muat semua di tubuhku."Ayu masih menatap kearah luar jendela tanpa mau melihat suaminya yang sedari tadi berusaha untuk membujuknya.


"Haiss....sayang mau kau memakai apapun itu kamu akan terlihat cantik. Aku akan membungkam jika ada yang mengataimu nanti."


Ayu masih tak mau menatap kearah Keen membuat pria itu bingung,bagaimana tidak jika istri kecilnya ini ingin memakai gaun namun ia harus terlihat ramping tapi perutnya memeng sudah terlihat membesar juga bagian-bagian inti tubuh istrinya yang ikut membesar dan Keen sangat menyukai itu.

__ADS_1


"Ck bagaimana caranya...Sayang ayolah aku akan menuruti semua keinginanmu setelah ini."Ayu memincing melirik suaminya.


"Bukankah setiap hari juga kau selalu menuruti keunginanku lalu apa lagi yang aku inginkan."ucap Ayu cuek.


"Budak itu!"


Ayu menoleh menatap suaminya yang tersenyum seolah mendapatkan cara agar istrinya mau menurut.


"Kau ingin kedua budak itu kan? akan ku berikan asal kau menjadi istri yang patuh."


"Keen lepaskan!"Ayu berusaha melepaskan diri namun Keen tak membiarka itu.


"Diamlah may Quen !aku ingin memelukmu,sudah lama sekali kau ngidam tak ingin melihat wajah tampanku ini."Keen semakin mengeratkan pelukannya dan menghirup dalam aroma yang menguar dari tubuh istrinya yang semakin hari terlihat aura memikatnya semakin kuat.

__ADS_1


"Baiklah ,aku akan menuruti keinginanmu."Pria yang tengah mendekapnya itu tak menjawab namun dengan gerakan cepat Keen membawa tubuh berisi itu keatas peraduan dan Ayu sudah dapat menangkap maksud dari suami mesumnya ini.


"Keen ,tidak untuk saat ini."Ayu berusaha mencegah tangan nakal yang mulai menjarah sesuka hati namun Ayu tak bisa melakukan lebih saat kedua tangannya di satukan dan di cekal di atas kepala.


"Hanya sebentar aku akan menyelesaikannya sayang."ucap Keen dengan seringai di bibirnya.


Keen melakukan tugasnya,memberikan kenikmatan kepada istrinya juga pada dirinya ,Keen melakukannya pelan mengingat ada calon penerusnya dan ia tak ingin calon anaknya kenapa-napa di dalam sana.


Ayu tak lagi berusaha melawan,tubuhnya begitu merespon bahkan mendamba akan setiap buain lembut yang membuatnya terbang tinggi ke nirwana.


Waktu yang dijanjikan sebentar hanyalah ucapan semata karna pada kenyataannya Keen terus melakukannya lagi dan lagi seakan membalaskan dendam beberapa hari tak mendapatkan asupan nutrisinya.


Di luar pintu,pelayan yang di tugaskan untuk merias Ratu saling melirik dengan wajah memerah .Mendengar suara-suar goib yang sudah pasti siapa pemiliknya.Para pelayan menunduk malu saat mendengar Ratu mereka menjerit nikmat dengan begitu kerasnya,dalam fikiran mereka entah seperkasa apa Raja mereka itu.

__ADS_1


.....


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


__ADS_2