
" apa perut mu benar-benar sudah membaik "
" iya tuan "
" hmm...sudah ku bilang jangan panggil tuan lagi "
" habisnya saya bingung harus panggil apa "
" apa aku harus suruh panggil sayang , atau darling begitu "
" apa maksudnya " sahut Anna manyun
" makanya terserah "
" apakah anda tidak marah kalau saya memanggil hanya nama saja "
" itu lebih baik dari pada kau memanggil ku mas mas " Jefan berdiri sudah menyelesaikan sarapannya " dan satu lagi, jangan bicara formal kepadaku , itu sangat menggangu telinga ku dari kemaren "
Anna mengangguk
" sebentar tuan , maksud ku Jef "
" ada apa lagi " Jefan berbalik
tanpa permisi Anna merapikan dasi Jefan yang miring " sudah rapi tuan "
" oh...ah...ada yang harus ku ambil di kamar " salah tingkah
" baiklah , kalau begitu aku berangkat duluan "
####
Jefan menunggu Anna di depan gedung kampus , entah gedung fakultas mana yang di masuki Anna Jefan tidak tahu soal itu . lelaki itu lupa mengembalikan ponsel Anna dengan terpaksa dia asal menunggu saja karena tidak bisa menghubungi nya
Anna baru saja keluar gedung kampus , ia mendapati Davin sudah berdiri di depan mobilnya
" siapa Ann " sapa seorang temannya
" teman " jawab Anna " aku duluan yah , bye "
" kamu ngapain disini " Anna menghampiri Davin
" aku hawatir sama kamu , dari kemaren kamu tidak bisa di hubungi " ujar Davin sambil membuka kaca matanya
" oh itu , kemaren kurang enak badan "
" Apa!! kamu sakit , sakit apa " tanya Davin hawatir
" tidak perlu hawatir , aku hanya butuh istirahat dan sekarang sudah membaik "
" benarkah , aku bisa membawa mu ke dokter"
" aku sudah benar-benar tidak apa-apa Dav "
" tapi kenapa kau tidak mengangkat telfon ku"
" Jefan mengambil ponselku agar bisa istirahat total "
" jadi dia mulai perhatian sama kamu"
" mamanya sudah menganggap ku sebagai anaknya sendiri , jadi dia sudah menganggap ku juga sebagai adiknya "
" dia pasti modus "
__ADS_1
" diamlah , kau cemburu kan " goda Anna
" cih! , apa aku harus mengatakannya"
" jika benar , berarti sainganmu sekarang berat "
Anna tertawa, puas sudah menggoda lelaki itu .dia tak menyadari bahwa ada seseorang yang dari tadi mengawasinya dari kejauhan
"Jefan " gumam Anna baru menyadari keberadaan Jefan yang menatapnya tajam
" pergilah Dav , ada Jefan di sini" Anna panik , Jefan mulai menghampirinya
" kenapa , aku kan juga harus bersikap baik pada calon kakak ipar ku nanti "
" Dav "spontan Anna berbalik ke arah Davin , memberi tahu dengan sikapnya bahwa ini bukan waktunya bercanda
" sudah waktunya pulang " sapa Jefan turun dari motornya
" anda pasti sudah menunggu lama "
" yah cukup lama , sebelum kamu tertawa bersama dengan laki-laki ini "
"senang bertemu anda disini tuan " sapa Davin
" laki-laki ini sok sok an bersikap baik pada ku , rasanya aku ingin menendang bokongnya "
" tapi ...aku terpaksa harus baik padanya , aku tidak mau perdamaian ku dengan Anna semalam buruk lagi "batin Jefan
" senang juga bisa bertemu anda disini tapi sayangnya aku tidak bisa berlama-lama soalnya mama menyuruh ku menjemput menantu kesayangan nya ini" jawab Jefan
" apa ! dia tidak marah aku bertemu dengan Davin , padahal diakan sudah tahu hubungan kita " batin Anna
" ayo kita pulang Anna " Jefan menarik tangan Anna , mendekat pada motor
" tentu saja punya ku "
" benarkah , saya rasa beda dengan yang kemaren anda pakai "
" aku baru saja membelinya , kemaren motor itu punya Nino "
" Anda , maksud ku kamu baru saja beli , kenapa tiba-tiba "
" apa aku harus bilang kalau aku menghabiskan uang ku sendiri "
" Ayo naik "
" mau kemana "
" pulang "
" apa kamu kemari hanya untuk menjemputku saja "
" ck , apa aku kurang kerjaan jauh-jauh kemari untuk menjemput mu " ucap Jefan dengan nada tinggi
" kenapa kamu marah , aku kan cuma bertanya , pulang sana aku bisa naik taxi sendiri "
" kau ini suka sekali ngambek , aku tadi ada meeting dengan klien sekitar sini , jadi sekalian saja kita bisa pulang bareng "Jefan terus melirik ke arah Davin yang masih berada di tempatnya tadi
" begitu kah "
" kau ini banyak sekali ngomong ya , naik saja pake drama "
Anna dengan kesal menaiki motor , takut membuat Jefan semakin kesal .
__ADS_1
" bukankah ini jalan pulang , katanya kita mau ke rumah mama "
" aku sedang tidak mood "
" tapi kamu bilang tadi..."
" badanku pegal semua , aku mau kau memijat ku "
Motor sudah terhenti di depan rumah
" apa kau lihat ponsel ku "
" tidak "
Anna mencarinya di setiap penjuru kamar tapi Nihil
" coba kamu missedcall "
Jefan mengambil ponsel Anna dalam nakas dan menyusuri nomor kontaknya
" kenapa tidak ada nama ku disini , perasaan aku sudah menyimpan nya " Jefan mengangkat ponsel itu , meminta penjelasan Anna
" ada kok "
" tapi aku mencarinya tidak ada nama kontakku"
gawat ! aku kan sudah menggantinya
"apa kau mengganti nama kontak ku "tebak Jefan seperti tahu isi otak Anna
" maaf , aku tidak sengaja " Anna merengek gemas
" siapa , apa kau sudah mengganti nama kontaknya "
Anna mengangguk pelan " ma'af "
" siapa , coba cari " Jefan menyerahkan ponsel itu pada Anna , Anna menulis di pencarian kontak dan langsung men call
" Squidward !! , siapa , apa artinya ? apa nama itu seperti olokan pada ku "
Hah ! apa dia tidak tahu Squidward .apa dia tidak pernah menonton Spongebob
" tidak, tidak .itu hanya nama tokoh kartun kesukaan ku "
" apa dia tampan seperti ku , sampai kau gemas mengganti nya"
" tentu saja , dia sangat tampan seperti kamu "
Anna mencoba menyembunyikan tawanya
" apa aku benar-benar tampan , kau mengakuinya " Jefan mendekati Anna sampai tubuh gadis itu membentur tembok
" Jef , ku rasa aku mendengar ponsel mu berbunyi "
" aku akan menyuruh pak Jim mengurusnya , kita selesaikan saja urusan kita "
" urusan apa Jef , bukankah kita kemaren sudah berdamai " Anna mulai hawatir
damai ! apa yang ku lakukan sekarang , apa aku mulai menyukai gadis ini . Jefan terus menatapnya
" apa jantung mu mulai berdetak "
" apa maksud kamu "
" yah , aku hanya memastikan saja , kalau jantung mu mulai berdetak itu artinya kamu memang wanita normal . karena tidak mungkin ada wanita yang tak terpesona saat berdekatan dengan ku "
__ADS_1
" hah ! " Anna tergelak " pe-de sekali anda "
siapapun kalau melihat sikap anda ini pasti bukan hanya mulai berdetak tuan , tapi akan terpacu kencang dan semoga saja yang aku rasakan ini hanya sebatas normal saja