Terlanjur Mencintai Tuan Muda

Terlanjur Mencintai Tuan Muda
Rencana honeymoon


__ADS_3

*****..*****..*****..


Anna meraih handphone di atas nakas, mematikan alarm Handphone yang di pasang nya sebelum tidur. sudah menjadi rutinitas bagi Anna bangun pagi untuk mengurus kebutuhan suaminya, karena setelah menikah dengan Jefan dia lah yang turun langsung menangani yang berhubungan dengan Jefan, walaupun bisa saja dia meminta pak Jim untuk menangani nya


dia langsung bergegas ke kamar mandi membersihkan dirinya. karena ini weekend jadi dia tak perlu menyiapkan pakaian kantor jefan. Anna langsung ke dapur, terlihat para pelayan sudah melaksanakan rutinitas nya masing-masing


" Nona mau buat menu apa hari ini " tanya pak Jim yang sudah standby


" hmm... sepertinya saya akan membuat sandwich Tuna saja "


" baiklah, saya akan siapkan bahan-bahannya"


Anna memilih buah di atas meja, jus apa yang cocok untuk sarapan suaminya


" tolong buatkan jus Tomat untuk hari ini ya" pinta Anna pada pelayan yang lain


" baik Nona "


Ting tong..


" siapa yang datang sepagi ini " tanya Anna pada pelayan yang membuka pintu


" sayang apa kamu memasak " sahut seseorang


" mama " Anna kaget siapa yang datang sepagi ini


" apa mama mengagetkan mu"


" bukan begitu ma, Anna hanya kaget sepagi ini mama datang, apa ada hal yang mendesak"


" Iyah, ini kan weekend jadi papa dan mama ingin menghabiskan waktu bersama "


" selamat pagi pa " Anna menyapa ayah mertuanya yang baru masuk


" pagi, di mana suami mu "


" sepertinya masih tidur pa "


" kamu masak apa hari ini " tanya sang mama antusias melihat menantunya sibuk di dapur


" cuma sandwich Tuna sama jus Tomat ma"


" kamu perhatian sekali " puji Rosa


" ini kan memang tugas ku sebagai istri ma "


setelah hidangan selesai di hidangkan di meja makan, Anna permisi untuk memanggil Jefan ke kamarnya


" apa Jefan belum bangun juga "tanya sang papa


" biar mama yang panggil " mama Rosa beranjak dari duduknya


" Jefan di sini ma " sahut Jefan menuruni tangga dengan pakaian santainya


" papa mama kapan datangnya " ucap Jefan lagi


" dari tadi jauh sebelum kamu bangun dari tidur"


" ini kan weekend, jadi biasalah ma Jefan bangun siang "


" kamu tidak ada rencana hari ini" tanya sang papa


" tidak "


" Jefan hanya ingin istirahat saja hari ini"


" hemm yummy... masakan kamu tidak pernah gagal sayang " puji Rosa


" mama bisa aja " sahut Anna salah tingkah

__ADS_1


" Anna akan mengambil camilan dulu ma " Anna beranjak


" kamu buat apa lagi "


" pancake ma "


" minta bawakan pak Jim saja, suruh bawa ke ruang keluarga sayang "


" tidak apa-apa ma, pak Jim juga sibuk membuat minuman " Anna meninggalkan ke tiganya


" apa dia selalu bangun sepagi itu setiap hari" tanya Rosa pada pak Jim yang baru datang membawa minuman


" iya nyonya, sudah menjadi rutinitas nona Anna setiap harinya bangun pagi menyiapkan sarapan Tuan muda "


" apa dia yang memasak semuanya sendiri"


pak Jim mengangguk " Nona selalu turun tangan sendiri yang berkaitan dengan Tuan muda "


" apa kamu memaksanya Jef " ucap Rosa dengan tatapan menuduh


" aku tidak pernah memaksanya apalagi menyuruh nya memasak untuk ku" Jawab Jefan sedikit kesal


" berarti dia benar-benar istri idaman, terimakasih ya sayang, sudah memberi menantu se perfect dia "


" sudah lah ma, jangan mulai "


Jefan menatap Anna dari kejauhan, wanita itu memang terlihat sangat sempurna akhir-akhir ini bagi Jefan, bukan karena rupawan nya saja tapi perhatian yang di berikan gadis itu sungguh idaman semua suami di dunia ini. tak bisa terelakkan memang.



" silahkan di cipipi pancake nya ma "


" emm..enak sekali, kamu pintar sekali memasak. apa kamu mengikuti les memasak"


" tidak kok ma, aku suka saja browsing resep di internet"


" heem, iya "


" oh ya, papa sama Mama punya hadiah untuk ulang tahun mu"


" ulang tahun ku masih dua Minggu lagi ma " jawab Jefan


" karena itu kamu biar bisa ambil cuti dari sekarang "


" maksud mama gimana "


" mama akan menyiapkan tiket buat honeymoon kalian " jelas sang papa


" honeymoon, yang benar saja, Jefan masih sibuk ma "


" karena itu mama memberitahu dari sekarang supaya kamu mengosongkan jadwal"


" memangnya honeymoon kemana "


" belum pesan sih, kalian maunya kemana, Maldives, Swiss, Paris atau ke Dubai " jawab mama antusias


" sepertinya aku belum bisa bepergian jauh deh ma, dua puluh hari lagi ada peresmian kantor cabang di luar kota "


" kenapa tidak sekalian saja kamu ajak Anna, destinasi wisata di sana juga tak kalah bagus nya dengan Maldives " sahut Jackson


" papa!! kenapa malah Jefan " Rosa


" mama " Jefan meraih tangan mama Rosa, menenangkan " semua bukan masalah tempat dimana atau kemana kita akan pergi, mama percaya saja sama Jefan. lagian besok Anna sudah ada jadwal bertemu dengan dokter kandungan "


" benarkah " sahut Rosa sumringah


" iya ma, tadi Nicole menghubungi jefan" ucap Jefan yang sebenarnya telah berbohong


" mama pecaya sama kamu "

__ADS_1


🌺🌺🌺


Nayla terbangun karena cahaya yang masuk dari jendela kamar hotel


" dimana aku " Nayla perlahan bangun, mencoba mengingat kejadian sebelumnya


" Samuel " Nayla terperanjat kaget melihat siapa laki-laki yang bertelanjang dada di sampingnya


" apa yang terjadi semalam " Nayla menangis histeris menutupi tubuhnya dengan selimut


" Aaww..." Nayla kesakitan


Samuel terbangun karena mendengar jeritan Nayla


" Nayla..." Samuel mencoba menyadarkan dirinya


" kamu jahat Samuel " Nayla memukul-mukul Samuel


" Nayla maafkan aku, tenanglah " Samuel mencoba menenangkan Nayla yang semakin histeris


" kamu jahat Samuel, JAHAT!!!! "


" aku akan bertanggung jawab atas semua perbuatanku pada mu " Samuel menyandarkan kepala Nayla di bahunya


" lepaskan " Nayla mencoba berontak, melepaskan pelukan Samuel


" walaupun ini tidak terjadi, aku akan tetap mempertahankan kamu, karena sekali cinta aku akan tetap cinta" Samuel menatapnya dalam dan mengusap air mata yang terus menetes dari mata Nayla


" mungkin ini jalan Tuhan agar kau bisa menerima ku dalam hidup mu "


" tapi..."


" sudah " Samuel menutup mulut Nayla dengan jarinya " bahkan kalau kamu mau, aku siap untuk menikah dengan mu hari ini juga "


" tapi aku masih shock dengan semua ini " Nayla berdiri dengan balutan selimut di tubuhnya, mengambil pakaiannya yang berserakan dan masuk ke kamar mandi


" Nay tolong maafkan aku "


Samuel menunggunya di depan pintu kamar mandi, terdengar suara air. Nayla pasti membersihkan dirinya


ceklek!!


Nayla membuka pintu, dengan pelan dia berjalan


" apa masih sakit " tanya Samuel tapi Nayla melewati nya


" aku mohon maafkan aku Nayla "


" Ah!! " Nayla mencoba meredam rasa sakitnya


" aku akan bawa kamu ke dokter "


" tidak usah, tolong tinggalkan aku "


" tapi nay, kamu sedang kesakitan. kamu tidak bisa pergi dengan keadaan mu seperti ini "


" Ah!! " kesekian kali Nayla menahan rasa sakit


" aku akan mengantar mu ke dokter" tanpa meminta persetujuan Nayla, Samuel menggendongnya ke tempat tidur


" lepaskan, aku mau pulang "


" aku akan mengantar mu pulang dan membawa mu keluar dari hotel ini" ucap Samuel sambil membereskan barang-barang mereka


" tapi kita masih baru mengenal, kita belum jauh mengenal satu sama lain"


Samuel bersimpuh di lantai " aku mohon, mungkin saat ini kamu tidak bisa menerima ku tapi biarkan semua berjalan semestinya jangan larang aku menjauh dari hidupmu "


Nayla tidak bisa berkata apapun kali ini, hatinya dilema. haruskah dia mempercayai orang di hadapannya ini

__ADS_1


__ADS_2