
" pagi Ann ..." sapa Nino yang sudah berada di meja makan
" apa kamu menginap di sini, kenapa sepagi ini sudah di meja makan orang "
" masih pagi, kenapa nada bicara mu seperti itu kakak ipar "
" ish!! aku ini lebih muda dari mu, jadi jangan panggil aku kakak ipar. apa muka ku terlihat sangat tua " ucap Anna sambil mengunyah sarapannya
" tapi kan suami mu itu sangat tua, lebih tua dari ku jadi sudah seharusnya aku memanggil mu kakak ipar "
" panggil aku Anna... A.N.N.A ....Anna "
" tapi aku lebih suka memanggil kakak ipar"
" terserah kau lah, panggil sesuka mu, puaasss"ucap Anna sewot
" Jefan belum bangun?? "
" belum "
" apa rencana mu pagi ini dengan Jefan "
Anna menggeleng " tidak tahu "
" mau bermain voli pantai bersama ku "ajak Nino
" boleh " jawab Anna antusias " tapi apa tidak sebaiknya menunggu Jefan bangun "
" hmm..rupanya kamu sekarang sudah menjadi istri yang patuh ya "
" tentu saja, kau tidak tahu bagaimana menakutkan nya hukuman yang akan di berikan dia "
" menakutkan!! ku rasa Jefan tidak akan kejam memukul seorang perempuan "
" siapa juga yang bilang dia memukul ku "
" memangnya hukuman apa yang dia kasih kalau kamu tidak menuruti nya " selidik Nino
" Ehm...itu..apa..." Anna gugup " kenapa juga aku harus cerita ke kamu, yang ada Bos mu itu nanti akan mencekik ku " Anna berdiri, meninggalkan Nino sendiri
" hei...sekejam apapun Bos ku itu tidak akan berani menyakiti perempuan " Teriak Nino yang tak di hiraukan Anna
walaupun siang ini cuacanya cukup terik tapi Anna dan Nino tetap semangat bermain. walaupun hanya berdua saja tapi mereka sama-sama lincah dalam permainan
" permainan mu oke juga " puji Anna
" tentu saja, ini permainan favorit ku, kamu sendiri cukup lihai "
" ah, aku tidak lihai hanya sedikit mengerti saja, karena itu aku tidak bisa mengalahkan mu"
" kalau begitu ayo kalahkan aku!! " Teriak Nino semangat
" apa aku boleh bergabung " Jefan hadir di tengah-tengah mereka dengan memakai kaos oblong dan celana pendek
" tapi kita cuma berdua "sahut Nino
" biar aku istirahat saja, Jefan yang akan mengalahkan mu " Anna keluar garis
" tapi aku tidak yakin, dia mana bisa bermain voli " Nino meledek, meninggalkan Jefan sendirian
" HEI!!! kata siapa aku tidak bisa bermain, aku bisa bermain semua permainan" Jefan meneriaki Nino yang menyusul Anna duduk di pinggir pantai
" benarkah dia tidak bisa bermain " bisik Anna pada Nino
Nino mengangguk cepat, menunjukkan dengan mimik wajah bersungguh-sungguh
" kalian meng-gibahi ku " Jefan menyusul duduk di sebelah mereka berdua
" Anna cuma heran, ternyata orang seperti mu masih punya kekurangan " sahut Nino
" tidak, tidak bukan begitu. itu kamu yang bilang. aku tidak berkata begitu tadi " Anna memukul-mukul lengan Nino
" aku kan cuma mengartikan maksud mu saja"
" ish!! kau ini dasar penjilat, aku tidak mengatakan nya" Anna berganti mencubitnya
Jefan menatap kedua nya terlihat sangat akrab. bahkan lebih akrab dari nya
Jefan berdiri mengambil kerah baju Nino " minggir " Jefan duduk menengahi keduanya
" hei!! itu tempat ku, di situ masih banyak tempat, kenapa kau duduk di sini" Nino tidak terima
__ADS_1
" tidak baik kau terlalu dekat dengan istri orang"
" iya aku tahu, kita cuma berteman tapi hubungan pertemanan ku dan Anna jauh lebih dekat dari pada hubungan suami istri mu"
Anna hanya bisa menggeleng kan kepalanya, tidak habis pikir orang yang tegas seperti mereka ketika memakai setelan jas dan berdasi itu kini seperti anak kecil yang berebut mainan
" katakan apa aku lebih baik dari nya "Jefan merangkul bahu Anna sangat dekat
" cih!! dia tidak akan menjawab kalau kau mengintimidasi nya seperti itu "
" apa kau merasa di intimidasi oleh ku" tanya Jefan menatap Anna
" ti..tidak " jawab Anna gugup karena sikap Jefan
" ck, aku sudah tahu jawabannya. memang tidak akan ada yang kalah melawan kau Tuan muda, Anna juga tidak bisa berbicara sembarangan karena kau pasti akan menghukum nya "
" memang aku pernah menghukum nya " Jefan melirik Anna
Anna membelalakkan matanya pada Nino, kenapa dia harus berbicara seperti itu pada Jefan
" dia cerita tadi bagaimana menakutkan nya hukuman yang di berikan oleh mu"
dasar Nino, dia pasti mau mengerjai ku. Awassss kauuuu ...
" apa benar kau bilang begitu "
Anna menggeleng cepat dengan kaku, Jefan masih belum melepas rangkulan nya
" dia pasti hanya bergurau pada mu atau membalikkan fakta nya "ujar Jefan
" membalikkan fakta, maksud nya "
" mungkin dia mau bilang kalau betapa nikmatnya setiap hukuman yang ku berikan padanya " jawab Jefan tersipu
" nikmat " ucap Anna dan Nino berbarengan aneh
" memangnya hukuman apa yang kau maksud itu "
" mau ku tunjukkan " menggoda Anna
Uuhhuukk.....
Anna terbatuk. menghindari tangan Jefan yang akan menyentuh bibir nya
" apa hal gila yang ku pikirkan ini, kau benar-benar melakukan nya " bisik Nino
" kenapa, kau ingin tahu "
" sudah ku bilang jangan permainkan gadis itu lebih jauh kalau kau nanti akan membuangnya"
" dia istri ku, istri sah ku jadi apapun yang akan ku lakukan padanya itu terserah pada ku!! "
" apa kau sudah mencintai nya "Nino meyakinkan
Jefan menaikkan kedua bahu nya " apa itu penting bagi mu "
" Jef aku mengalah pada mu karena ku pikir kau akan cepat mencintainya, tapi kalau kau masih berfikir untuk mempermainkannya, ma'af Jef tapi aku lah orang pertama yang akan memberimu pelajaran nanti nya "
" cih! apa kau akan seberani itu " ucap Jefan sambil memasukkan tangan ke kantong celananya
" setidaknya lihatlah dia dari sisi kemanusiaan mu, dia gadis yang baik "
" sudah berapa tahun kau mengenalku, apa aku pernah berbuat buruk pada perempuan "
" aku percaya pada mu Jef, hanya saja yang ku takutkan kau akan berubah sifat karena kekecewaan mu pada Adelle. selama ini aku sudah berteman baik dengan Anna jadi sudah sepantasnya kita saling menjaga seperti persahabatan yang selama ini kita jalani "
" oke baiklah, Terima kasih sudah menjadi teman baik dia selama ini karena aku pun belum bisa bersikap baik pada nya "
" hmm..apa aku tidak salah dengar, kau berterima kasih pada ku karena nya "
" kenapa?? apa itu aneh "
" tidak, tapi aku lupa kapan terakhir kali kau berterima kasih pada ku. apa kau sudah benar-benar mencintai nya "Nino meledek nya
" apa ada yang salah kalau aku mengucapkan Terima kasih "
" No, tapi sifat kamu yang seperti nya mulai berubah. tapi itu baik kok, mengurangi sifat pemarah mu "
" apa kalian masih lama, kalau begitu aku akan kembali duluan!!! " Teriak Anna merasa di acuhkan
Nino berlari mendekati nya dan di susul Jefan berjalan dengan santai nya
" sepertinya aku mulai terlambat " Nino melihat jam tangannya
__ADS_1
" mau kemana " tanya Anna
" mau menjemput beban Negara "sahut Jefan
" mau ikut dengan ku "
" apa mau ku pulangkan paksa " ucap Jefan dengan tatapan ingin membunuh
" tidak bisa, anak-anak sudah landing " Nino menunjukkan handphone nya "tidak akan ada pesta kalau anggotanya berkurang satu " ucap Nino seolah menang
" pesta " sahut Anna
" yah, pesta ulang tahun Jefan "
" aku tidak tahu kalau kalian mengadakan pesta, kenapa tidak memberitahu ku, aku kan bisa membantu "
" ini hanya pesta kecil di bar, dan cuma kita berempat tapi khusus kamu, bisa datang sesuka hati mu "ujar Nino
" tapi kau tidak boleh mengajaknya" sahut Jefan
" dia kan istri mu, jadi tidak masalahkan. anggota kita bertambah "
" hah!! jangan khawatir aku tidak berminat dari dulu mabuk-mabukkan di club' malam " sahut Anna
" biarkan dia tidur di Villa, dia kan masih anak kecil " Jefan meledek Anna
" aku bukan anak kecil lagi, usia ku sudah dua delapan tahun " sahut Anna sewot
" kalau begitu tunggu aku pulang, aku menunggu hadiah dari mu "
" tidak usah Ann, jangan tunggu dia pulang. dia bisa pulang sampai pagi "
" siapkan saja hadiah untuk ku, kalau tidak aku akan menghukum mu "
sedikit cekcok terjadi di Antara keduanya
" aku akan menjemput mereka "pamit Nino
" bawa mereka ke hotel, aku tidak mau Villa ku berisik dengan keberadaan mereka "
" kenapa, biasa nya juga tidak apa-apa"
" kalau aku bilang tidak boleh ya tidak boleh!!" ucap Jefan sengit
" baiklah Tuan muda kalau begitu akan ku sampaikan pesan anda ke mereka "
" sudah pergi sana berisik!! " Jefan mendorong nya
🌺🌺🌺
" hai bro " Nino menemui Samuel dan Nicole yang sudah menunggu di cafe bandara
" kemana Jefan "
" dia kan bos, kenapa harus repot datang ke sini" jawab Nino
" apa dia sedang memanjakan istri nya "ujar Samuel
" tidak mungkin "
" kenapa seyakin itu " sahut Samuel
" hubungan mereka kan hanya sebatas kontrak dan masih ada batasan "jawab Nicole tertawa
" aku punya rencana "tambahnya lagi
" rencana apa, jangan macam-macam ya kalian"
" kenapa?? kita juga tidak akan membahayakan nyawa bos mu itu. ini juga untuk keberlangsungan masa depan nya nanti "
" memangnya apa yang akan kau lakukan"
" lihat saja nanti "ucap Nicole
" kenapa kita ke hotel " tanya Nicole yang merasa mobil yang membawa mereka berhenti di sebuah hotel
" kau lupa sudah punya kakak ipar, dia akan terganggu kalau serumah dengan mu " sahut Samuel
" sudah ayo turun, sebenarnya aku juga bermalam di sini "Nino
sedang Nicole dan Samuel masih bersitegang dengan apa yang akan mereka lakukan pada ulang tahun Jefan
bersambung...
__ADS_1