Terlanjur Mencintai Tuan Muda

Terlanjur Mencintai Tuan Muda
permintaan


__ADS_3

"sudah hampir 10 menit "


lelaki itu terus memandangi jam tangannya, ya..dia Jefan Jackson , ia sudah menunggu kekasihnya ,biasanya lelaki itu sudah jengkel menunggu kebiasaan sang kekasih sering terlambat menemuinya



tapi tidak untuk saat ini ,dia terlalu bahagia dengan kabar yang di bawanya


wajahnya yang datar tiba-tiba tersenyum melihat sosok yang berlarian menghampiri nya


"sayang....ma'af ya aku telat , ada tambahan kuliah tadi sebentar " ujarnya sambil mengatur pernafasannya


"Tidak bisakah kau sekali ,tidak menomer duakan aku dengan kuliah mu "


"Sayang...kau Taukan aku jauh-jauh pindah ke kota ini untuk melanjutkan S2 ku "


"harus nya kau tak terlalu menggebu dengan kuliahmu saat ini, toh juga kau akan mengurus anak-anak dan suami mu ini di rumah "


itu yang selalu di ucapkan Jefan Jackson, mereka sudah menjalin hubungan selama 5 tahun ,Jefan sebenarnya kurang setuju dengan keputusan Adelle untuk melanjutkan kuliah S2 nya ,Toh sebentar lagi dia akan menjadi pewaris Presdir di perusahaan keluarga nya, dia tidak perlu merepotkan istrinya untuk bekerja, kekayaan nya sudah melebihi batas normal


Dan sekarang inilah saatnya ,orang Tuanya mengajukan beberapa syarat sebelum benar-benar kedudukan Presiden Direktur di berikan kepadanya,


Dan alasan inilah dia menemui kekasihnya di luar kota


ya ,mereka menjalani LDR ( Long Distance Relationship )


"Apa kau bisa mengabulkan keinginan ku saat ini " Jefan meraih tangan Adelle dan menatap nya lekat

__ADS_1


"Perihal apa sayang.."


Jefan mengeluarkan sebuah kotak kecil dan membukanya


"Terimalah ini , orang tua ku ingin bertemu dengan mu dan ............" Jefan terdiam , ia menghela nafas , sudah beberapa kali ia memberikan cincin dan mengajaknya untuk menikah tapi Adelle menolaknya dengan alasan fokus kuliah dulu


"Meminta ku untuk segera menikah " Adelle meneruskan ucapan Jefan


Dan tersenyum ke arahnya



Adelle meraih cincin itu , " Iya , aku mau "


Adelle tak mau mengecewakan Jefan untuk kesekian kali walaupun ada keterpaksaan dalam hatinya


Adelle mengangguk


" Mari kita pulang bersama "


" Pulanglah dulu ,aku masih ada sedikit yang harus ku urus "


"Aku ingin sekali menunggu mu ,tapi si sialan ini selalu mengacaukan semuanya " ujar Jefan kesal sembari melihatkan layar handphone nya ke arah Adelle


"Sekertaris Nino "


" Sudah lah pulang duluan sana "

__ADS_1


" Aku akan menyuruh orang menjemput mu ke sini "


" Ah ,tidak usah , aku sudah terlalu mandiri untuk bersikap ke kanak-kanakan seperti itu "


Adelle sudah 2 tahun ini tinggal sendiri di kota orang , orang tua nya sendiri tinggal di luar Negeri mengurus perusahaan keluarganya


" kalo begitu , aku akan menjemputmu di Bandara "


" Tidak usah sayang , aku tak mau merepotkan mu "


Sikap Adelle yang terlalu mandiri inilah yang sedikit membuat Jefan tidak suka tapi tidak dengan Adelle , sepertinya dia terlalu Bangga dengan kemandirian nya


" Baiklah kalau begitu ,aku pulang dulu seperti nya Nino mulai cerewet " ucap Jefan masih belom mengangkat telfon Sekertaris Nino


Jefan memeluknya dan memberikan ucapan perpisahan di kening Adelle


" Jangan buat aku kecewa ya "


Adelle mengangguk


ia terus memandangi punggung seseorang yang telah meninggalkannya di Restoran hingga kembali tak terlihat


" Benarkah keputusan ku saat ini " gumam Adelle dalam hati


ini memang bukan kali pertama Jefan memintanya untuk menikah tapi keputusan Jefan yang selalu to the point ini membuatnya sungguh tidak nyaman


Dia bahkan tidak meminta restu orang tua Adelle dengan keputusan terbesar dalam hidup nya

__ADS_1


__ADS_2