
Kanada, tepatnya kota Ottawa, di sebuah rumah mewah milik keluarga Choi. Keluarga Choi adalah salah satu pemegang saham tambang minyak di Kanada. Kanada adalah negara penghasil minyak terbesar kedua setelah Arab Saudi. Dan Inilah yang membuat keluarga William mempunyai kekayaan melimpah.
Mama Berta mendatangi papa Xian di ruang kerjanya. Nenek sudah menghubungi mama Berta dan menceritakan apa yang sudah terjadi di apartemen William. Dan saat ini mama Berta sedang membicarakan tentang kondisi William yang menjalin hubungan dengan asisten rumah tangganya yang baru.
“Pa, masih ingat kan dengan kata-kata papa tentang putra kita? Tentang wanita manapun yang bisa membuat William berubah, maka kita akan merestuinya.”
“Iya, papa ingat. Memang ada apa?”
“Pa, Willi saat ini sedang menjalin hubungan serius dengan seorang wanita.”
“Oh ya? Bagus itu. Kita harus segera merayakannya.”
“Tapi ada sedikit masalah. Tentang jati diri wanita itu?”
“Kenapa? Ada apa dengan wanita itu? Apakah wanita itu adalah
salah satu wanita malam yang Willi gauli?”
“Bukan.”
“Oh syukurlah. Papa ingin keturunan kita dilahirkan dari wanita baik-baik.”
“Wanita itu adalah asisten rumah tangga Willi yang baru kemarin mama ceritakan.”
“Wat! Asisten rumah tangga? Apa dia sedang mengerjai kita? Atau dia sedang bermain-main?”
“Nenek banyak bercerita tadi di telepon. Katanya kali ini Willi sudah sangat berubah. Empritnya sudah tidak lagi mengudara. Wanita ini, sepertinya sudah membawa Willi ke arah yang lebih baik.”
“Apakah karena wanita ini tidak tahu bentuk kon*om, makanya mama bilang wanita ini baik?”
“Tapi sepertinya wanita ini memang wanita baik-baik pa. Karena sejak awal putra kitalah yang bre*sek.”
“Kita selidiki dulu segala hal tentang wanita itu. Papa tidak mau kita kecolongan. Maksud hati ingin menantu seorang peri, malah dapat menantu iblis. Tahu sendiri kalau banyak yang ingin menjadi benalu di keluarga kita. Aku tidak mau ada yang memanfaatkan kebodohan Willi.”
“Iya pa, mama akan selidiki lebih lanjut. Kalau perlu kita segera pulang ke cina. Mama ingin bertemu dengan wanita itu. Seperti apa bentuknya sampai-sampai bisa membuat Willi begitu tergila-gila.”
“Jangan hanya memperhatikan fisiknya. Fisik tidak menjamin ketulusan seseorang. Selidiki latar belakang keluarganya juga. Dan juga lingkungan pertemanannya.”
__ADS_1
**
Beijing, cina, apartemen William. Seluruh penghuni apartemen saat ini sedang sangat sibuk. Tidak luput mbok Rum juga sibuk mempersiapkan segala pernak pernik yang digunakan untuk menghias ruangan.
Ya, malam ini adalah tahun baru cina. Dan seluruh warga cina merayakannya dengan meriah. Angel sangat antusias dengan sesuatu hal yang baru baginya. Tidak menyangka kalau warga cina begitu antusias merayakan tahun barunya. Bahkan semua rumah diisi dengan hiasan dan makan malam besar untuk seluruh keluarganya.
“Mbok, kok kaya lebaran ya? Masak-masak, trus berdoa bersama, bahkan mudik bagi yang bekerja di luar kota.”
“Iya, memang itu sudah tradisi dari jaman kaisar dulu. Tahun baru cina dirayakan dengan sangat meriah. Nanti juga bagi-bagi bakpao loh. Simbok suenang kalau pas bagi-bagi bakpao. Bisa buat tambah-tambah tabungan.”
“Angpao mbok.. bakpao itu makanan.”
“Oh iyo to. Wes pokoke yang penting intinya cuan.” Jawab simbok sambil cengar cengir.
“Tuan dan nyonya besar juga pulang ya mbok?”
“Eh, jangan manggil tuan dan nyonya lagi dong. Masa sama camer gitu. Panggil papa dan mama.”
Semburat di pipi Angel terlintas. Dia lupa kalau sekarang dia adalah kekasih William. Otomatis sekarang dia harus mulai membiasakan diri memanggil papa dan mama.”
“Oh ya. Wah aku harus gimana ya mbok. Masa baru pacaran sudah dikenalin sama keluarga.”
“Tradisi keluarga memang begitu. Kalau memang pacaran dan niat serius ya harus dikenalkan ke seluruh keluarga. Bahkan sudah boleh tinggal bareng.”
“Tapi kan kita orang Indonesia ya mbok. Kalau mau tinggal bareng ya harus nikah dulu.”
“Ya sudah to, cepetan nikah. Biar bisa tinggal bareng. Tapi ya harus ketemu orang tuamu dulu."
“Angel masih takut pulang. Nanti saja deh kalau sudah siap mental.”
“Iya, iya, yang penting sekarang kamu siap-siap, dandan yang cantik. Nanti simbok bantu. Tapi satu hal yang penting kalau kamu bertemu keluarga tuan muda yang lainnya. Kamu harus hati-hati dengan para sepupunya. Mereka bukan orang yang mudah ditangani.”
“Iya mbok, Angel ini selalu bisa mengatasi segala masalah. Tenang saja.”
Mbok Rum menghela nafas mendengar Angel yang mengatakan selalu bisa mengatasi masalah. Mana mungkin mbok Rum melupakan setiap hal yang terjadi di rumah ini sejak awal kedatangannya. Segala barang elektronik yang ada di apartemen tuannya sudah tak dapat terpakai lagi. Semua terjadi setelah mendapat sentuhan tangan mulus seorang gadis bernama Angel. Blender yang rusak sejak hari pertamanya datang, vacum cleaner yang rusak karena Angel yang menyedot segala yang ia temui, dan kompor yang sudah tak bisa digunakan karena Angel yang mematikan api dengan menyiram air di atasnya.
Sepertinya apapun yang gadis ini sentuh, hasil akhirnya adalah kerusakan. Mbok Rum jadi membayangkan, bagaimana kalau Angel jadi menikah dengan tuan mudanya. Semoga saja Angel tidak mematahkan daging se ons yang tersembunyi di balik celana tuan mudanya.
__ADS_1
**
Di sebuah rumah mewah bergaya klasik cina yang berada di kota Guilin, kakek dan nenek Choi saat ini sangat bahagia dengan datangnya tahun baru. Karena saat inilah seluruh keluarga dapat berkumpul.
Kota Guilin adalah kota yang dipilih kakek dan nenek Choi untuk menghabiskan masa tuanya. Kota yang terletak di bantaran sungai Li ini terkenal dengan keindahan alamnya. Bahkan menjadi destinasi wisata alam bagi para wisatawan lokal dan mencanegara.
Di sinilah saat ini mereka berada. Di aula utama yang sudah di tata apik oleh para pekerja. Rumah yang berdiri di tanah seluas dua hektar menjadi begitu luas karena memang sengaja di bangun sebagai tempat berkumpulnya keluarga besar.
Keluarga mempunyai dua putra, salah satunya papa Xian sebagai putra pertama. Putra kedua bernama Qinshi Choi, yang juga mempunya satu putra dan satu putri. Saat ini mereka semua berkumpul di meja yang sudah disiapkan. Namun sayangnya papa dan mama William sedikit mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan pesawat yang delay.
Sepupu William yang bernama Gongyu tengah duduk di meja yang sama dengan William dan Angel. Kebetulan Gongyu dan William mempunyai usia yang sama. Jadi hal yang wajar kalau selalu ada persaingan antara mereka. Sedangkan adik Gongyu bernama Xialin kebetulan masih menempuh pendidikannya di bangku kuliah semester empat di ilmu bisnis. Dan Xialin saat ini masih bersenda gurau dengan nenek dan kakeknya.
Kakak William kebetulan masih merayakan pergantian tahun di rumah keluarga suaminya. Karena wanita cina yang sudah menikah otomatis marganya akan mengikuti marga suami. Jadi kebetulan hanya William yang baru datang dan berkumpul bersama keluarga yang lain.
Di sebuah meja bundar terdapat Gongyu, William dan Angel. Tatapan mata Gongyu begitu lekat memandang sosok wanita cantik yang duduk di sebelah William.
“Siapa dia? Mainan barumu?” tanya Gongyu penasaran.
“Enak saja mainan. Dia adalah calon istriku.”
“Aku tidak percaya. Mana ada kamu menikah. Laki-laki sepertimu mana bisa membuat komitmen.”
“Hei, aku serius. Untuk itulah aku membawanya ke sini. Untuk memperkenalkan kepada kalian semua. Bagaimana? Cantik kan calon istriku?”
“Cih aku yakin kau bertemu dengannya di salah satu club.”
“Hei wanita ini adalah wanita baik-baik. Calon ibu dari anak-anakku kelak adalah wanita baik-baik.”
“Hei gadis, apa kamu yakin mau menjadi istri dari laki-laki seperti William? Apa yang menjadi alasanmu untuk menerima William menjadi kekasihmu? Tanya Gongyu pada Angel.
Angel melirik William meminta ijin untuk menjawab pertanyaan sepupunya. William sedikit mengangguk saat Angel menatapnya.
“Ehm, aku sejak awal tidak mempunyai keinginan menjadi kekasih Willi kak. Willi yang memaksaku untuk menerimanya.”
William terhenyak dengan jawaban kekasihnya ini. Dia lupa melakukan brifing dengan kekasihnya ini sebelum bicara dengan para sepupunya. Dan seperti biasa, jawaban polos dan konyol Angel membuat sebuah kejutan bagi seluruh keluarganya.
Gongyu pun yang mendengar ucapan Angel terkejut. Bagaimana mungkin ada seorang wanita yang terang terangan menolak William. Seorang William yang berparas tampan dan kaya raya, adalah sosok idaman wanita di seluruh negri. Dan saat ini, dia sedang berhadapan dengan wanita yang menurutnya aneh. Apakah wanita ini sedang berakting?
__ADS_1