Terpaut Cinta Abang Kurir

Terpaut Cinta Abang Kurir
Berlibur di Manchester


__ADS_3

sementara bi Asih segera membawa lari baby queen ke pangkalan ojek dekat rumah sakit. ia berniat membawa baby queen ke desa tempat ia tinggal. sementara penjahat yang tadi menyamar sebagai perawat itu tetap saja mengejar. namun mereka tertinggal jauh. sehingga baby queen berhasil dibawa bi Asih. namun di tengah jalan baby queen menangis, mungkin karena haus. bi Asih tak membawa botol susu baby queen, karena memang itu bukan sesuatu yang direncanakan. bi Asih minta tukang ojek itu berhenti di toko untuk membeli susu dan botol dot. beruntung bi Asih memegang uang dua lembar warna pink. kemudian ia memberikan selembar untuk membayar susu, dot dan air mineral dan juga membeli satu paperback kecil berwarna biru untuk tempat wadah belanjaannya. setelah dibuatkan susu, barulah baby queen bisa diam. setelah itu bi Asih melanjutkan perjalanannya ke desanya. setelah turun dari ojek ia memberikan sisa uangnya selembar seratus ribuan itu kepada abang ojek. setelah abang ojek itu pergi, dua penjahat tadi sudah menemukan bi Asih. bi Asih pun lari sekencang kencangnya. terjadilah kejar kejaran antara bi Asih dengan dua penjahat itu. sampai akhirnya bi Asih masuk ke sebuah gang dan di situ bi Asih bertemu dua ibu ibu seumuran dia , karena sudah merasa lelah dan tak sanggup lagi untuk berlari akhirnya bi Asih menitipkan baby queen kepada dua ibu ibu yang tadi lewat dipinggiran trotoar itu. kedua ibu ibu itu tak lain adalah Yulia dan Ambar.


setelah menitipkan baby queen, bi Asih terus berlari hingga ia kembali sampai dijalan raya dan tanpa sengaja dia tertabrak mobil yang melintas di jalan itu. bi Asih terpental ke samping kanan. dan bi Asih meninggal di tempat. Kedua penjahat itu pun akhirnya gagal untuk membawa baby queen.


sementara Elizabeth sudah melaporkan kasus itu ke polisi, setelah memberikan kesaksian, Elizabeth memilih untuk pulang kerumah dan melakukan perawatan dirumah saja. Elizabeth menelpon sang supir untuk menjemputnya dirumah sakit. Ditengah perjalanan, ternyata mobil yang dikendarai Elizabeth mengalami kecelakaan. Mobil itu mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan. berdasarkan penyelidikan ternyata rem mobil yang dikendarai Elizabeth mengalami rem blong. Sopir meninggal ditempat, sementara suster Yanti terluka parah, sementara Elizabeth terluka parah di bagian kepala dan itu menyebabkan dia mengalami koma selama dua tahun.


Maria segera memanipulasi kecelakaan itu dengan menyuap oknum kepolisian. dia membuat seolah itu murni kecelakaan. dan bayi yang baru dilahirkan Elizabeth juga meninggal ditempat kecelakaan. Entah dari mana Maria memperoleh jasad bayi yang ia letakkan di mobil itu.


Kasus kecelakaan itu langsung ditangani kepolisian dengan keterangan palsu oknum polisi yang disuap Maria.


dua tahun pun berlalu, setelah Elizabeth terbangun dari tidur panjangnya ia mengalami hilang ingatan, dengan segera Maria mencuci otak Elizabeth dan membuang memori tentang peristiwa penculikan baby queen dan mengatakan bahwa bayinya meninggal saat kecelakaan. Tentu saja Elizabeth percaya. dan satu satunya saksi mata saat kejadian penculikan yaitu suster Yanti, Maria sudah membayar suster Yanti dan menyuruhnya untuk pulang kampung dan jangan pernah kembali lagi ke surabaya.


semua rencana itu berjalan mulus hingga duapuluh tahun. Sementara Smith percaya saja dengan keadaan itu, karena memang ia tak tau cerita aslinya.

__ADS_1


***flashback off***


Maria mendatangi sang ibu di kediaman rumah besarnya. ia bermaksud hendak mendesak sang ibu agar segera merubah surat wasiat kepemilikan kerajaan butik.


"bu, apa tak sebaiknya ibu mengambil keputusan, ibu rubah saja aset kepemilikan kerajaan butik menjadi atas namaku, atau atas nama Caroline saja" desak Maria pada sang ibu.


" ibu tak bisa lakukan itu. karena surat kuasa dan wewenang ada di pengacara Bobby " dengus Pauline kasar.


"aku anak kandungmu bu, sementara Elizabeth itu hanya anak angkat" Maria terlihat kesal karena sikap sang ibu yang tak pernah membelanya.


"liontin lagi, liontin lagi. aku bosan ibu selalu menyebutkan benda itu. kenyataannya benda itu tak pernah ada, bahkan Elizabeth sendiri tak memilikinya. lalu bagaimana kotak berkas itu bisa dibuka? kenapa tak pakai benda kasar atau gergaji besi saja untuk membukanya" Maria mendengus kesal.


"kalau seperti ini terus, aku tak akan bisa memiliki secara sah kerajaan butik terbesar di kota Surabaya ini" lanjutnya.

__ADS_1


Pauline hanya terdiam. percuma bicara dengan Maria putrinya. karena ia tak akan mengerti.


Maria juga tak tinggal diam, ia juga sudah yakin jika kini baby queen sudah kembali dan kelak ia akan datang dan merebut bisnis yang selama ini sudah ia besarkan. "lalu kemana queen saat ini? bukankah anak buahku sudah berhasil mencelakainya? ia hilang bagaikan di telan bumi.


Dion adalah orang suruhan Maria. Dan sungguh suatu kebetulan, Dion juga memiliki dendam pribadi terhadap Dimas dan Zahra. Karena itu Dion bersedia menjalankan rencana jahat Maria.


Dion di bayar agar menutup mulutnya untuk tidak membongkar kejahatan Maria kepada polisi. Karena jika Dion buka mulut, maka kedudukan ayahnya yang akan menjadi taruhannya. kedudukan Camat desa Sawahan tempat tinggal Dion yang dijabat oleh ayah Dion ada campur tangan Maria di dalamnya. Dion tak berani menyebut nama Maria di balik rencana kecelakaan Dimas, Maria berjanji akan membayar uang tebusan untuk membebaskan Dion.


enam bulan telah berlalu. Waktu itu Dimas sedang dalam perjalanan keluar negeri untuk menyaksikan sepakbola piala Dunia di Inggris. Perjalanan Dimas ke Inggris atas desakan sang ibu. Arumi ingin agar Dimas bisa menikmati liburan dan melupakan kesedihannya. Arumi tau jika dulu putranya adalah penggemar berat sepak bola piala dunia, Manchester adalah salah satu kota yang selalu di impikan Dimas sebelum ia menikah. di kota Manchester terdapat markas sepakbola terbesar di Inggris yaitu Manchester United dan Manchester City.


Saat itu Dimas ditemani Steven sahabat sekaligus sepupu dari ibunya Dimas. ibunya Dimas menyuruh Steven menemani putranya berjalan jalan di Manchester Inggris. Dimas merasa jenuh di Indonesia, semenjak hilangnya Zahra, semangat hidup Dimas menurun. bahkan hingga kini ia masih berjalan dengan kursi rodanya. ia sangat malas untuk terapi, karena bagi Dimas tak ada gunanya juga ia sembuh tanpaa adanya belahan jiwanya .


Steven mendorong kursi roda Dimas dari belakang saat berada di pusat kota manchester tanpa sengaja Dimas melihat seorang wanita yang mirip Zahra keluar dari gereja Katedral. Wanita itu berambut panjang tergerai dengan memakai gaun putih dengan tudung kepala khas orang orang Inggris. dan ia juga memakai kacamata.

__ADS_1


"Zahra? " gumam Dimas.


__ADS_2