TERPIKAT GADIS ANEH

TERPIKAT GADIS ANEH
Ratu di pernikahan nanti


__ADS_3

Arnold sungguh senang saat melihat Chami sedang tertidur dengan pulasnya, ia ingin berlari dan langsung mendekap Chami tetapi ia memilih tidak begitu. Arnold berjalan dengan senyuman yang merekah, Chami tidur yang menghadap langit-langit membuat ia puas memandang wajah cantik Chami.


"Dasar Dekil, bilang aja kalau mau menikah denganku. Alasan mau nunggu enam bulan, tapi tidak apa aku akan terus ikut sandiwara mu." Arnold membenarkan rambut Chami yang menutupi wajah cantik itu, Arnold sungguh senang jika Chami tertidur ia lebih leluasa dapat melihat wajah Chami.


"Aku heran dengan kau Dekil, semalam kau pergi tanpa ucapan sampai jumpa dan kau datang tanpa mengucapkan cinta hehehe. Jangan menggodaku dengan bibir nakal mu itu, tidur saja begitu menggoda apalagi kalau bangun hahaha. Jika di lihat-lihat seperti ada yang berbeda dengan foto yang di tunjukkan pak Gani waktu itu, kau tampak imut dan bekas luka di kakimu tak terlihat sama sekali. Ah... aku tahu kau pasti mengedit fotomu agar terlihat mulus kan? Ck..ck..ck.. dasar kau ini ya! Dekil sepertinya kau ini akrab sekali dengan anak kecil di jalanan kemarin, kau ini benar-benar cepat bergaul."


Arnold terus memandangi Chami yang tengah tertidur ia duduk perlahan di tepi ranjang agar Chami tidak terbangun, Arnold memainkan dagu Chami yang lucu menurutnya dan naik sedikit ke atas. Jari telunjuk Arnold bermain di situ cukup lama, benda kenyal dan berwarna merah muda itu membuat ia berpikiran gila.


Arnold tidak tahan melihat dan memainkan itu ia perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Chami, saat makin mendekat ia kaget saat Chami membuka matanya. Bagai di sambar petir saat Arnold hendak menjauhkan wajahnya dengan secepat Chami mengambil kepala Arnold dan langsung ia mencium bibir Arnold membuat laki-laki itu berdebar kencang.


"Semuanya demi Chasi dan aku akan menjamin jika kau tidak akan menikah dengan Super gila ini." Batin Chami.


Arnold melepaskan ciuman Chami ia sangat kaget mendapat ciuman tiba-tiba, saat hendak bicara Chami kembali lagi melakukan aksinya.

__ADS_1


"Dasar Calon Istri mesum." Pikir Arnold.


"Tidak apa-apa jika kau mengatakan aku mesum, atau wanita jal*ng asalkan kau tidak jadi menikah dengan Chasi aku ingin dia menikah dengan orang yang di cintainya."


Tubuh mereka berdua berkeringat karena hawa panas yang menjalar di dalam tubuh mereka masing-masing, Arnold berbaring menindih tubuh Chami yang kecil ia tersenyum penuh kemenangan.


"Kau sangat menyukai itu?"


"Kenapa memulainya?"


"Tidak tahu!"


"Kau menyukaiku?"

__ADS_1


"Tidak!"


"Kau sungguh aneh Dekil." Arnold membaringkan tubuhnya di samping Chami, ia sangat bahagia hari ini. Gani menerimanya untuk di jadikan calon mantu dan ia mendapatkan kejutan tiba-tiba dari Chami.


"Terimakasih untuk hari ini, aku sangat bahagia." Arnold menyembunyikan wajahnya di leher Chami membuat gadis itu merinding dan geli.


"Hey... bisakah kau jauhkan wajahmu dari leher ku."


"Sebentar saja, biarkan aku begini untuk sebentar saja."


Arnold terbuai dengan harum tubuh Chami, ia benar-benar ingin memiliki Chami seutuhnya. Ia ingin menjadikan Chami sebagai ratu yang paling cantik saat pernikahannya nanti, ia ingin menjadi suami yang selalu menyayangi Chami dan ingin mendapatkan anak-anak lucu yang lahir dari rahim Chami.


"Jangan mengendus Super!!!",

__ADS_1


__ADS_2