
Hai.. hai.. Terimakasih atas dukungannya selama ini, bikin ay rajin up dengan like, coment, share, rate 5 dan jangan lupa vote-nya ya. Mohon dukung juga I LIKE YOU dengan memberikan kritik dan saran, terimakasih semua 😊❤️❤️❤️❤️
Lanjut Baca Ya 🤭
POV Arnold
Aku begitu marah saat Gani berlaku kasar kepada wanita yang ku cintai, aku mengatakan jika Gani bukan manusia malahan dia melebihi setan yang terkutuk. Aku sangat geram saat Gani hanya melihat anaknya yang tak berdaya dan bersimbah darah, aku ingin membunuhnya saat itu juga, tapi aku memilih lebih baik membawa Chami kerumah sakit karena aku takut terjadi apa-apa dengannya.
Aku membawa Chami menggunakan mobilku sendiri, aku terus menangis di dalam perjalanan. Aku takut jika Chami akan meninggalkan aku selamanya, aku tidak ingin itu terjadi dan aku berjanji setelah ini aku akan membuatnya bahagia.
Aku sampai di rumah sakit dan aku berteriak sekencang mungkin saat di lobi agar para suster atau pekerja di rumah sakit itu dapat segera membantu, aku di marah habis-habisan oleh dokter Irwan karena aku tidak menjaga dan merawat Chami dengan baik.
Aku sangat kaget saat dokter mengatakan jika Chami tidak dapat sembuh, dokter Irwan mengatakan jika Chami sadar ia akan seperti mayat hidup dan ia teringat dengan masa lalunya ia akan memberontak dan membuatnya akan seperti tadi. Aku hancur mendengar itu, aku bertanya kepada dokter Irwan, "Apakah ada jalan lain untuk Chami?" Aku sangat lega saat dokter bilang ada cara lain, tetapi dengan menghapus semua ingatan Chami. Awalnya aku menolak, tetapi karena demi kebaikan Chami dan agar semua kesakitan yang ia rasa selama ini hilang, jadi aku menerimanya. Setelah Chami sadar nanti aku akan membawanya ke Australia, ke rumah orang tuaku, dan tempat kebahagiaan kami nanti.
POV Chami
Aku merasa ada yang aneh dalam pikiranku, aku selalu seperti orang yang memendam semua ingatan dan tak satupun dari ingatan itu yang aku ingat, aku ingin melupakan tentang itu karena aku sangat bahagia hari ini.
Laki-laki asing ini membawaku ke negara lain, bahasa yang lain, orang-orang yang lain, dan cuaca yang juga lain, dia membawaku ke tempat kelahirannya. Katanya, tempat ini akan menjadi surga dunia bagiku karena aku akan terus bahagia di sini, aku memang bahagia di sini karena aku mendapatkan ibu mertua yang sangat cantik yang bernama Angel. Ibu mertuaku ini sama seperti ku orang pribumi, sedangkan ayah mertuaku orang sini asli, ia sangat tampan bahkan namanya sangat keren menurutku, namanya Zeroun. Ada satu lagi yang paling tampan di dunia ini, siapa lagi kalau bukan suamiku, Arnold Schwarzenegger.
Arnold Schwarzenegger, pria tampan itu yang menikahiku sebulan lalu. Walaupun kami ini sudah menikah, tetapi kami belum pernah melakukan hubungan suami istri. Arnold bilang kepadaku, kami akan melakukannya jika aku benar-benar sudah siap, padahal aku sudah siap saat ini juga hehehe, bercanda! Arnold benar-benar menjagaku dengan baik, ia bahkan takut jika aku terluka sedikitpun. Aku selalu bertanya kepadanya kenapa ada banyak bekas luka di tubuhku, tetapi ia selalu mengelak menjawabnya dan itu selalu membuatku penasaran sebab aku tidak ingat apapun.
Saat ini aku dan Arnold sedang duduk-duduk di taman, kami sedang bersenda gurau sambil melihat anak-anak kecil berlarian. Aku ingin itu, ingin anak-anak!
***
"Dekil, kita nanti punya anak berapa? kamu mau berapa anak, Dekil?" tanya Arnold sambil tersenyum dan menyetir mobil untuk kembali ke rumah orangtuanya, sedangkan Chami cemberut karena Arnold memanggilnya, Dekil.
"Aku ini gadis cantik dan manis, bukan gadis dekil! Jadi, jangan panggil aku, Dekil!" jawab Chami lalu memanyunkan mulutnya, Arnold menggelengkan kepalanya melihat kelakuan istrinya.
"Iya..iya, istriku ini tidak dekil! Chami Melania, istri Arnold Schwarzenegger yang sangat cantik! Tidak ada wanita yang secantik pendamping hidupku ini, kecantikannya mengalahkan sinar rembulan, dia terang dalam gelap ku. Kecantikannya abadi, seperti bunga Edelweis dan pesonanya begitu menggoda di mataku. Istriku, suamimu ini sangat mencintaimu dan akan tetap mencintaimu, sampai kapanpun!" Arnold mengambil tangan Chami dan di kecupnya dengan sayang.
"Terimakasih, suamiku!"
Chami memutarkan lagu dan ia ikut bernyanyi, Arnold sangat senang mendengar suara istrinya yang merdu dan enak.
***I Like You So Much** You’ll Know It
by Ysabelle Cueves
I like your eyes, you look away when you pretend no
to care
I like the dimples on the corners of the smile that you wear
__ADS_1
I like you more, the world may know but don’t be scared
Coz I’m falling deeper, baby be prepared
I like your shirt, I like your fingers, love the way that you smell
to be your favorite jacket, just so I could always be near
I loved you for so long, sometimes it’s hard to bear
But after all this time, I hope you wait and see
Love you every minute, every second
Love you everywhere and any moment
Always and forever I know I can’t quit you
Coz baby you’re the one, I don’t know how
Love you til the last of snow disappears
Love you til a rainy day becomes clear
Never knew a love like this, now I can’t let go
I’m in love with you, and now you know
I like the way you hit the notes, in every song you’re shining
I love the little things, like when you’re unaware
I catch you steal a glance and smile so perfectly
Though sometimes when life brings me down
You’re the cure my love
In a bad rainy day
You take all the worries away
Love you every minute, every second
Love you everywhere and any moment
__ADS_1
Always and forever I know I can’t quit you
Coz baby you’re the one, I don’t know how
In a world devoid of life, you bring color
In your eyes I see the light, my future
Always and forever with you, now I can’t let you go
I’m in love with you, and now you know*.
🌹🌹
"I Love you, suamiku!"
"Aku sangat mencintaimu, istriku!"
Arnold dan Chami kembali ke rumah, sore itu tampak Angel dan Zeroun sedang duduk-duduk santai di depan TV sambil bersenda gurau.
"Hai Mom, Dad. Kami pulang!" Sapa Arnold, kemudian Arnold langsung memeluk ibu dan ayahnya begitupun dengan Chami yang memeluk mertuanya.
"Apa kalian senang hari ini?" tanya Zeroun menggunakan bahasa Indonesia, sebab karena mencintai Angel semua tentang Indonesia ia ketahui.
"Kami sangat senang Dad, kami naik ke atas dulu ya!" jawab Arnold sambil berpamitan ke kamar.
"Ya baiklah, tapi ingat ya Mom dan Dad mau punya cucu segera, jangan lupa buat untuk kami banyak-banyak ya!" Goda Zeroun membuat Chami tersipu malu, sedangkan Angel tentu mendukung suaminya.
"Oke. Tapi kami butuh waktu untuk membuatnya, Jangan ganggu kami ya!" Arnold melihat Chami yang wajahnya kini sudah memerah.
"Baiklah, silahkan bersenang-senang." Angel tertawa dan di susul dengan Zeroun, mereka sangat senang karena akan memiliki cucu.
"Ayo, istriku tercinta." Arnold menggendong Chami membuat istrinya itu kaget karena di gendong tiba-tiba, sedangkan Angel dan Zeroun hanya tertawa melihat pasangan pengantin baru itu.
Bersambung
Visual
Arnold Schwarzenegger
**Chami Melania
__ADS_1
❤️❤️❤️**