Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Keusilan Hanna


__ADS_3

"Kamu paham, Za!" tegas papa Zia membuat Reza mengangguk kepalanya pelan.


"Sudah jam 1 dini hari, sebaiknya kamu masuk ke dalam kamar mu. Besok papa dan mama harus balik ke Bandung!" lanjut papa Zia membuat Reza segera beranjak pergi menuju kamarnya. 


Reza mengobrol dengan ayahnya selama dua jam. Papa Zia menanyakan perihal rumah tangga anaknya. Dengan berat hati Reza menceritakan sedikit tentang kisah rumah tangga nya.


Sang ayah memberikan nasehat agar Zia bisa berusaha lebih peka terhadap perasaan istri.


Reza masuk ke dalam kamarnya. Dilihatnya Hanna terlelap pulas dengan raut wajah yang sangat tenang dan damai.


Tangannya terangkat mengusap pipi Hanna dengan lembut. Ibu jarinya menyentuh belahan dagu Hanna.


"Aku akan belajar untuk lebih peka padamu. Tapi, untuk mencintaimu aku tidak tahu apa aku bisa atau tidak!"


"Bila ada dari tingkah laku dan ucapan ku yang menyakitimu. Itu tidak aku sengaja … aku benar-benar tidak berniat menyakitimu. Namun, inilah sikap ku yang harus kamu terima."


"Aku dingin dan tidak peka. Tapi, untukmu aku akan berusaha untuk lebih perhatian, karena seperti yang papa katakan kalau kamu istriku."


Reza memberanikan diri untuk mencium kening Hanna.


Pria tampan itu menarik sudut bibirnya berbentuk sebuah senyuman Kecil. 


Lalu Reza membuka pakaian nya, hingga menyisakan celana pendek. Kemudian naik ke atas ranjang menarik Hanna dengan hati-hati masuk ke dalam pelukannya.


"Akan aku awali semuanya dengan pelukan," bisik Reza seraya mengecup puncak kepala Hanna.


Wanita cantik itu mengeratkan pelukannya, melesakkan kepalanya masuk ke dalam pelukan Reza.


"Mimpi indah!"


Reza memejamkan matanya perlahan masuk ke dalam alam mimpinya mengikuti jejak Hanna.


*


*


Suara adzan subuh berkumandang membuat Hanna yang terlelap nyaman terjaga. Wanita itu tersentak kaget karena melupakan sholat tahajud.


"Astaghfirullah ya Allah … Hamba lalai sehingga lupa menunaikan sholat tahajud!" jerit Hanna dalam hati.

__ADS_1


Wanita itu pun tersadar bahwa sedang berada dalam pelukan suaminya. Hanna membuka matanya lebar.


Untuk pertama kalinya dia bangun tidur dalam pelukan Reza. Wajah tampan dan teduh suaminya terlihat damai saat sedang tertidur.


Sejenak Hanna melupakan suara adzan yang sedang berkumandang. Seolah-olah waktu di sekitarnya berhenti.


Apakah ini mimpi? Untuk pertama kalinya Reza tidur memeluk dirinya.


Hanna meneteskan air matanya. Dia merasa senang dan bahagia, sebagai istri yang tak pernah di perhatikan dan di sentuh penuh cinta.


Mendapatkan pelukan hangat seperti ini merupakan hal yang sangat berarti untuknya.


"Alhamdulillah," gumam Hanna pelan.


Namun, Hanna juga tidak ingin terlalu hanyut dalam pelukan hangat Reza. 


Boleh saja Reza sedang mimpi indah dan tanpa sadar memeluk dirinya.


"Mas, bangun. Kita sholat subuh dulu!" ujar Hanna berusaha membangunkan Reza.


"Lima menit lagi!" Reza bergumam pelan lalu melepaskan pelukannya berbalik memunggungi Hanna.


Wanita cantik itu menghela nafas berat. Tugas yang paling membuatnya kesal adalah membangunkan Reza sholat subuh.


Reza tak pernah mengimami sholat subuh. Pria itu bangun saat matahari terbit barulah dia sholat subuh.


Padahal Hanna selalu membangunkan Reza lima belas menit sebelum adzan. Akan tetapi, pria itu selalu beralasan lima menit lagi.


"Mas, bangun!" Hanna meninggikan suaranya berharap Reza bangun.


"Apaan sih, Hanna. Lima menit lagi!" Reza malah menarik selimut hingga menutupi kepalanya.


"Ini tidak bisa di biarkan!"


Hanna langsung bangkit duduk lalu menarik paksa selimut.


Hanna mendekatkan bibirnya ke telinga Reza lalu mengucapkan sesuatu yang mampu membuat Reza membuka matanya lebar.


"Man Rabbuka (siapa Tuhan kamu)?" bisik Hanna dengan suara yang di buat-buat ngeri.

__ADS_1


Degg.


Reza langsung membuka matanya lebar lalu bangkit duduk lalu memelototi Hanna.


Pria itu sedang senang-senangnya di alam mimpi, lalu mengapa tiba-tiba berubah menjadi horor seperti sedang berada di kuburan.


Ternyata istrinya lah yang telah membuat suasana menjadi seperti kuburan.


"Astaghfirullah Hanna … aku kira tadi suara malaikat Munkar nakir! Kamu bikin aku jantungan aja."


Reza mengelus dadanya seraya terus memelototi istrinya yang tertawa puas meratapi keterkejutan nya.


"Makanya sholat subuh. Biar waktu di tanya malaikat Munkar nakir tahu bagaimana menjawab nya!" sungut Hanna menatap galak Reza.


"Iya-iya," balas Reza dengan nada kesal lalu beranjak menuju kamar mandi dengan mata yang masih terpejam.


"Punya istri damage nya macam malaikat maut. Bangunin suami sendiri macam bangunin mayat dalam kubur!" ketus Reza tak melihat jalan sehingga menabrak dinding kamar mandi.


Brakk.


Reza terjungkal ke belakang membuat Hanna menjerit.


"Alhamdulillah …," pekik Hanna membuat Reza semakin kesal.


"HANNA!!" teriak Reza kesal membuat wanita itu tertawa lepas.


*


*


*


Wkwk … dasar si Hanna, suami jatuh bukannya Astaghfirullah tapi Alhamdulillah 🤣🤣🤣🤣


Tapi, gak apa-apa, Han … suami begitu memang harus di jajah sesekali wkwkwkwk 🤣


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2