
"Hanna, maukah kamu memulai pernikahan ini dari awal lagi?" tanya Reza sungguh-sungguh penuh kemantapan hati menatap lekat bola mata coklat istrinya.
Degg.
Hanna tersentak kaget mendengar ungkapan hati Reza. Wanita cantik itu menatap dalam bola mata Reza mencari kejujuran dan kesungguhan di dalam nya.
"Mas."
"Aku tahu kalau aku sudah banyak melukai mu. Tapi, asal kamu tahu kalau aku tidak pernah bermaksud melukaimu. Aku adalah orang yang kaku dalam mengutarakan perasaan."
"Aku juga adalah laki-laki yang tidak romantis. Tapi, satu hal yang pasti, aku adalah laki-laki setia. Sampai detik ini aku belum pernah mengkhianati siapa pun. Baik itu teman atau rekan kerja!"
"Dan aku yakin aku juga akan setia dengan kamu! Jadi, Hanna … maukah kamu menjalin hubungan dari awal?"
Reza berkata sungguh-sungguh menatap lekat wajah Hanna yang bersemu merah. Pria tampan itu tak dapat lagi menahan diri untuk mengungkapkan perasaannya.
Masa bodoh tentang cinta. Dia tidak tahu apa itu cinta dan bagaimana rasanya jatuh cinta. Serta dia juga tak tahu tanda-tanda jatuh cinta.
Dia hanya merasa nyaman dan tak ingin Hanna bersama dengan laki-laki lain. Bisa mati berdiri Reza bila melihat Hanna bersanding dengan pria lain.
Katakanlah dia pria bodoh yang tak menyadari rasa cintanya pada istrinya sendiri.
Namun, jangan salahkan dia karena tak tahu akan hal itu. Sebab masa muda nya terjaga dan pergaulannya tak bebas seperti anak muda yang lain.
"Apa kamu mencintai ku, Mas?" tanya Hanna serius membuat Reza terdiam.
Cinta?
Apakah pria itu mencintai Hanna?
Reza tak tahu bagaimana cara menjawab pertanyaan Hanna. Dia masih belum mengenal apa itu cinta.
"Aku tidak tahu, Han," ujar Reza pelan membuat Hanna merasa kecewa.
__ADS_1
"Tapi, aku merasa nyaman dengan kamu. Aku tidak ingin kamu dekat dengan pria
lain, aku tidak suka kamu tersenyum manis dengan pria lain."
"Rasanya aku ingin mengamuk melihat kamu mengobrol dengan pria lain."
Reza mengutarakan perasaan aneh yang dia rasakan secara tiba-tiba hari ini. Karena kehadiran sosok Vero tadi di Mall membuat posisi Reza terasa terancam.
Dia takut bila suatu hari nanti sosok Vero datang membuat Hanna merasa sangat nyaman dan pergi meninggalkan Reza sendirian.
Hanna tersenyum cerah, wanita cantik itu merasa bahagia mendengar pernyataan yang keluar dari mulut Reza.
Meski, tidak ada kata cinta, akan tetapi, Hanna tahu ada makna cinta yang tersirat dalam perkataan Reza.
"Aku mau, Mas!" jawab Hanna semangat membuat Reza tersenyum lebar.
Pria tampan itu memeluk erat tubuh Hanna. Tanpa sadar dia mencium puncak kepala Hanna bertubi-tubi.
Keduanya saling tersenyum cerah mengungkapkan perasaan hangat yang menjalar dalam hati mereka melalui pelukan hangat tersebut.
Tidak ada lagi tatapan dingin dan acuh yang Reza perlihatkan. Karena sudah terganti dengan tatapan lembut penuh perasaan.
"Apa kamu mencintai ku?" tanya Reza datar.
Malu-malu Hanna menganggukkan kepalanya membuat Reza tersenyum cerah.
"Kalau begitu ajari aku untuk mencintaimu, Hanna!" tegas Reza membuat Hanna langsung mendongak menatap dalam bola mata Reza yang menatapnya serius.
"Dengan senang hati aku akan mengajari mu, Mas."
Hanna berkata lembut dengan sungguh-sungguh.
Perlahan Reza mendekatkan bibirnya dengan bibir Hanna. Pria tampan itu mencium lembut bibir ranum nan manis itu.
__ADS_1
Jantung keduanya berdegup kencang. Untuk pertama kalinya mereka berciuman dengan perasaan saling suka.
Hanna melingkarkan kedua tangannya di leher Reza. Bahkan, wanita itu berjinjit guna memperdalam ciuman tersebut.
Kaku … sangat kaku. Keduanya berciuman dengan kaku karena tak ada yang ahli di antara keduanya.
Belum sampai satu menit mereka berciuman. Reza sudah lebih dulu melepaskan nya karena dia merasa susah bernafas.
Begitu juga dengan Hanna. Keduanya menghirup udara di sekitar mereka. Keduanya tersenyum malu karena merasa bodoh tak tahu bagaimana caranya ciuman.
"Maaf," ujar keduanya serempak membuat Reza dan Hanna saling tersenyum malu.
Mereka ingin meminta maaf karena tak pandai berciuman. Namun, siapa sangka keduanya mengucapkan kata maaf serempak.
"Kita lanjut lagi, ya!" ajak Reza membuat Hanna malu-malu mengangguk kepalanya samar.
Saat Reza ingin mencium Hanna kembali. Suara perut Hanna berbunyi membuat momen romantis tersebut gagal.
"Sepertinya kita butuh banyak asupan makanan agar tubuh kita bertenaga, Han!" ujar Reza tersenyum penuh arti.
*
*
*
Wkwkwkwk … yang nikah dijodohin pasti tau gimana perasaan Hanna dan Reza saat ini 🤣🤣🤣
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
__ADS_1
Rekomendasi Author 🥰