Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Saling suap-suapan.


__ADS_3

Reza baru saja membersihkan dirinya, setelah itu dia mematut dirinya di depan cermin. Hanna masuk ke dalam kamar.


Wanita itu tersenyum manis melihat suaminya yang masih bertelanjang dada dan pinggangnya di lilit handuk putih.


Tak banyak berkata-kata, Hanna segera mengambil pakaian tidur suaminya dan memakaikan pada Reza.


"Kenapa kamu baik banget sih, Han?"


Reza tersenyum kecil saat Hanna mengancing baju piyama nya. Dia merasa heran karena Hanna sangat perhatian walau sekecil apapun pada setiap hal tentang Reza.


"Apanya yang baik? Aku pakein kamu baju memang itu udah tugas aku!" ujar Hanna santai lalu dengan santai memakaikan Reza celana.


"Lalu tugas aku selain mencari nafkah itu apa?" tanya Reza penasaran seraya mendekap pinggang Hanna.


Wajah Hanna merona saat Reza menyatukan kening mereka berdoa. Reza menatap dalam bola matanya.


"Kamu cari tahu sendiri aja, Mas. Belajar sama ustadz! Jangan tanya sama aku!" balas Hanna pelan.


Reza semakin gencar menggoda Hanna. Pria tampan itu bahkan menggesekkan hidungnya dengan hidung Hanna.


"Kenapa harus tanya sama ustadz kalau di rumah ku ada ustadzah cantik?"


Reza membalas perkataan Hanna dengan rayuan gombal membuat hati Hanna berbunga-bunga.


Jantung wanita cantik itu berdegup kencang, seolah ada ribuan kupu-kupu beterbangan di perutnya.


"Siapa ustadzah cantiknya?" tanya Hanna gugup.


"Kamu."

__ADS_1


Degg.


Hanna segera mendorong dada bidang Reza lalu berlari keluar kamar karena salah tingkah seraya berteriak.


"Cepat turun, Mas. Makan malam sudah siap!" teriak Hanna berlari ke arah dapur.


Reza tertawa geli melihat istrinya yang salah tingkah. Pria tampan itu menatap ke arah figura besar dalam kamarnya.


Terpajang fotonya dan Hanna saat nikah dulu. Senyuman Hanna saat itu sangat manis dan tulus. Sedangkan dirinya tak sedikitpun menunjukkan senyum.


"Kenapa wajah ku kaku ya saat itu? Datar macam triplek, gak ada senyumnya! Ck … jelek amat."


"Apa aku dan Hanna harus buat foto prewedding baru ya. Biar akunya lebih gagah dan tampan!"


Reza bertanya pada diri sendiri karena merasa dirinya sangat jelek di foto pernikahan mereka.


Akan tetapi, semenjak hubungan nya dan Hanna semakin dekat dan manis. Membuat pria tampan itu diam-diam perhatian pada Hanna dan apapun yang bersangkutan dengan Hanna.


"Mas, ayo makan!" teriak Hanna kencang membuat Reza tersadar.


"Iya, Sayang!" balas Reza juga berteriak membuat Hanna tersenyum lebar di dapur.


"Kalau aja tiap hari Mas Reza panggil aku sayang pasti aku bakal diabetes, karena panggilan nya manis banget!" gumam Hanna tersipu malu.


Saat tiba di ruang makan, Hanna menarik kursi untuk Reza. Segera wanita cantik itu menyendokkan nasi untuk Reza.


"Aku mau makan sepiring berdua dengan kamu, seperti di Cappadocia kemarin!" ujar Reza santai membuat pipi Hanna merona.


Wanita cantik itu segera melakukan apa yang di perintah suaminya. Saat Hanna ingin duduk di kursi lain.

__ADS_1


Reza langsung menarik Hanna hingga wanita cantik itu terjatuh ke pangkuan nya.


"Mas."


"Aku mau kamu suapin aku dalam posisi seperti ini," balas Reza serius memandang wajah Hanna lembut.


Lalu Reza menyendok nasi dan menyuap Hanna dengan telaten, begitu pula dengan Hanna.


Setelah selesai, ponsel Reza berdering menandakan pesan masuk. Ia segera membuka nya.


Dari Hendri :


(Kamu undang Amira ke acara perusahaan? Dia juga bilang kalau dia akan sering bertemu dengan ku. Apa maksud nya, Za?)


*


*


*


Wkwkwkwk ... rempah-rempah nya akan terasa manis ya, Bun. Tenang aja gak bakalan pedas wkwkwkwk 🤣🤣


Oh iya nanti jam 8 malam author bakal up lagi 😁😁 di tunggu ya.


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰

__ADS_1


__ADS_2