Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Tamu Tak Di Undang!


__ADS_3

Aroma harum ayam goreng dan sup buntut membuat Reza yang tadinya terlelap langsung terjaga. Pria tampan itu berbinar melihat Hanna membawakannya makanan yang ia inginkan.


"Sayang, kapan kamu masak ini?" tanya Reza semangat membuat Hanna terkekeh geli.


Tempo lalu Hanna mendatangi dokter kandungan untuk memeriksa dirinya. Benar saja apa yang di pikikan Hanna kenyataan.


Dirinya hamil satu Minggu membuat wanita itu menangis haru. Dia mendatangi kantor Reza dan langsung memberitahukan kabar baik itu pada suaminya.


Tentu saja Reza sangat bahagia, bahkan pria itu menangis haru karena tak menyangka akan menjadi ayah takkan lama lagi.


Namun, Reza juga harus menanggung sakit karena dirinya yang mengalami morning sickness dan ngidam.


"Tadi, saat Mas tidur! Bangun dulu, Mas. Biar kamu bisa makan dengan nyaman!"


Reza bangkit duduk bersandar di tepi ranjang. Pria tampan itu merasa tak enak hati pada Hanna.


Karena seharusnya dia yang memanjakan Hanna di masa kehamilan. Namun, malah dia yang di manjakan oleh Hanna.


"Maafin aku ya, Sayang. Seharusnya aku yang manjain kamu! Tapi, boro-boro mau manjain kamu … pergi ke kantor aja aku gak bisa karena mual-mual!"


Reza menatap wajah Hanna dengan tatapan bersalah. Wanita cantik itu tersenyum kecil, dia mengusap rahang tegas suaminya.


"Gak apa-apa, Mas. Mungkin anak kita gak mau kamu terlalu banyak kerja. Dia juga gak mau jauh-jauh dari kamu!"


Hanna membawa tangan Reza menyentuh perut ratanya. Benar yang di katakan Hanna, Reza tak bisa jauh dari Hanna karena kalau tidak dia langsung mual-mual.


Kryukk.


Wajah Hanna merah padam saat perut nya berbunyi. Tepat saat Reza menyentuh perutnya.


Reza terkekeh geli mendengar nya.

__ADS_1


"Eh, anak kita udah bisa bicara, Sayang!" Goda Reza membuat Hanna langsung cemberut.


"Itu suara perut aku, Mas. Bukan suara anak kita!" ujar Hanna dengan nada kesal membuat Reza tertawa.


Pria kanebo kering itu sudah berubah menjadi pelawak handal yang bisa membuat Hanna tertawa dan gemas pada suaminya.


"Ya sudah sekarang kita makan dulu, Mas! Aku juga lapar."


"Kalau lapar kenapa gak makan?" tanya Reza tak peka bahwa Hanna ingin makan dengannya.


"Ck … aku kan nahan lapar biar bisa makan sama kamu!" balas Hanna jujur membuat Reza tersenyum cerah.


Pria tampan itu menangkup pipi Hanna gemas, hingga bibir istrinya itu mengerucut seperti ikan.


"Hemm."


Hanna ingin melepaskan tangan Reza, namun pria tampan itu malah mengecup bibir Hanna bertubi-tubi membuat Hanna tersenyum malu dalam hati.


"Bodohnya aku punya istri cantik, malah aku anggurin selama enam bulan! Ck … kamu sih kenapa gak bilang kalau kamu cantik. Makanya aku cuek!"


Reza mengoceh sedari tadi membuat Hanna kesal, namun sekaligus juga suka karena sikap Reza yang tak kaku lagi.


"Salah kamu sendiri punya mata gak lihat aku cantik!" balas Hanna pura-pura kesal membuat Reza kalang kabut.


Dia tak bisa melihat Hanna marah. Karena bisa-bisa Reza seharian bolak-balik ke kamar mandi karena mual-mual.


"Ya sudah ayo kita makan. Mumpung masih anget!" ujar Reza berusaha mengalihkan pembicaraan.


Keduanya pun saling menyuapi, tak jarang Reza mencuri ciuman kening Hanna membuat mereka tertawa kecil.


Rumah tangga yang dulunya tegang dan hambar, kini lebih berwarna dan manis karena Reza yang mulai bucin.

__ADS_1


Begitu juga dengan Hanna yang pura-pura jual mahal membalas Reza karena dulu pernah mendiami nya.


Saat sedang menyantap makanan mereka. Suara bel rumah berbunyi menandakan ada orang yang bertamu.


"Siapa sih hujan-hujan begini bertamu ke rumah orang!" sungut Reza kesal.


"Gak boleh begitu! Kuburan yang sepi aja banyak yang datang apalagi rumah kita yang berpenghuni!" balas Hanna lembut mencubit hidung Reza.


Mereka berdua pun beranjak dari kamar untuk keluar guna membuka pintu rumah.


Cklek.


Hanna terkejut melihat seorang wanita cantik memakai pakaian piyama basah kuyup dengan wajah yang pucat bertamu ke rumahnya.


Mungkin bila tengah malam Hanna akan berteriak ketakutan karena mengira yang bertamu kuntilanak.


"Apa ada suamiku di sini?"


*


*


*


Wkwkwkwk … jujur kalau ada tamu begitu tengah malam author bakal banting pintu terus sembunyi di kolom komentar 🤣🤣🤣


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2