Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Bertukar Cerita


__ADS_3

"Tapi, ini Turki, Han. Akan sedikit susah mencari restoran yang ada bakso nya!" ujar Reza pada Hanna.


"Gak apa-apa, Mas. Aku cuma mau bilang aja kalau aku pengen bakso karena cuaca dingin, jadinya aku mau yang hangat-hangat!" balas Hanna santai seraya menyandarkan kepalanya di dada bidang Reza.


Mereka berdua terdiam beberapa saat menikmati momen indah berdua. Di saat senja mulai turun, Reza mengajak Hanna pulang ke hotel.


"Mas, kita pulang naik bus aja. Terus saat tiba di halte dekat hotel kita jalan kaki aja! Pasti seru, Mas! Kaya di drama Korea!" ajak Hanna dengan wajah berbinar membuat Reza menautkan alisnya.


"Kamu suka nonton drama Korea?" tanya Reza heran karena setahunya, Hanna anak pesantren.


"Suka, Mas."


"Tapi, 'kan kamu anak pesantren, Han!" tukas Reza bingung.


Saat Hanna ingin menjawab bus berhenti di depan mereka. Keduanya pun masuk ke dalam bus dan duduk di kursi penumpang yang berdampingan.


"Aku suka drama nya, Mas. Bukan artisnya! Karena di drama Korea aku bisa tahu banyak permasalahan masyarakat yang tidak aku ketahui."


"Contohnya, pembullyan, penegak hukum yang menyeleweng dari kewajibannya dan cinta beda kasta. Tiga permasalahan itu sering kita temui di jaman sekarang."


"Di mana pembullyan terjadi karena tiga hal. Yaitu tidak good looking, miskin dan bodoh. Penegak hukum yang menyeleweng juga nyata, banyak juga di antara mereka yang seperti anj*ng. Hanya ber-tuan pada yang memiliki tulang (uang)."


"Begitu juga dengan cinta beda kasta, Mas. Aku menyukai drama Korea karena selain romantis nya ada. Pesan moral nya juga bisa kita dapatkan."


"Hanya saja kalau di bagian ciuman aku skip karena takut dosa. Sebab, zina itu bukan hanya bersentuhan fisik dengan yang bukan mahram. Menjadi penonton orang yang berzina juga di sebut zina mata!"


Hanna menjelaskan panjang lebar membuat Reza mengerti. Pria tampan itu merasa ada ribuan kupu-kupu yang menggelitik di perutnya.


Lagi dan lagi Reza di buat kagum dengan kepintaran istrinya dalam memberikan penjelasan yang dapat di cerna olehnya yang notabene bukan pecinta drama Korea.

__ADS_1


"Kamu suka nonton drama Korea juga?" tanya Hanna pada Reza.


"Enggak. Aku lebih suka nonton anime one piece!" balas Reza dengan mata yang berbinar ketika mengingat film animasi kesukaan nya.


Hanna yang melihatnya pun tersenyum cerah. Dia ingin mengenal lebih tentang suaminya.


"Emang apa yang membuat kamu suka sama anime one piece, Mas?" tanya Hanna ingin tahu.


"Di dalam film one piece banyak sisi gelap dunia yang tersembunyi. Di sana ada cerita tentang perbudakan manusia, rasisme, pernikahan politik, genosida, masalah lingkungan, pandemi dan perdagangan manusia."


"Semua sisi gelap itu di kemas menjadi sebuah film kartun yang sangat menarik untuk di tonton. Banyak juga pesan moral yang aku dapat dari film itu. Wawasan ku bertambah dan pandangan ku terhadap dunia juga berubah."


Reza menjelaskan semuanya pada Hanna membuat wanita cantik itu tersenyum cerah, karena melihat wajah Reza yang berbinar saat berbicara.


"Emang seperti apa dunia dalam sudut pandang kamu, Mas?" 


"Dulu aku berpikir semua yang aku inginkan harus aku dapatkan. Tapi, seiring berjalannya waktu dan aku bertambah dewasa!"


"Kita semua memiliki tujuan yang sama. Hanya saja jalan yang kita lewati itu berbeda-beda."


Reza menatap lurus ke depan.


"Begitulah hidup, Mas. Bersyukur atas apa yang kita punya itu lebih baik daripada mengkhawatirkan apa yang belum kita dapatkan."


Keduanya saling pandang, mata mereka terkunci. Reza melirik kiri kanan guna memantau keadaan dan ternyata aman.


Cup.


Reza mencium pipi Hanna lalu menatap lurus ke depan membuat tubuh Hanna lemas seperti jelly.

__ADS_1


Wanita cantik itu merona malu karena Reza mencium nya.


Hanna ingin membalas mencium pipi Reza, namun …


Cup.


Hanna terkejut saat Reza malah menoleh ke arahnya sehingga bibirnya dan bibir Reza bersentuhan.


Mereka tak sadar bahwa bus sedari tadi telah berhenti dan semua penumpang telah turun.


"Tuan dan nona, apa kalian tidak ingin turun?" tanya supir bus membuat keduanya terkejut.


Hanna menjauhkan wajahnya dengan wajah Reza. Mereka berdua segera turun dari bus setelah Reza membayarnya.


Hanna menggenggam tangan Reza erat.


"Akk … Mas!" jerit Hanna.


*


*


*


Waduh, ada apa itu Mbak Hanna 🙈🙈🤣


Dari Anas Ra, Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda : "Akan terjadi di suatu zaman atas umatku di mana para penguasa mereka seperti Singa, dan menteri-menterinya seperti Serigala, dan Hakim (para penegak Hukumnya) seperti Anjing, serta rakyatnya seperti Domba/Kambing. Bagaimana mereka para domba [para rakyat] bisa hidup diantara kerumunan para Singa, Serigala dan Anjing?" (HR. Ad-Dzahabi)


Bersambung.

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2