Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Itu Amira 'kan, Mas?


__ADS_3

N0vel Vero udah up ya, Kak di F I * Z 0 judulnya Gairah Cinta Istri Halal Ku.


...****************...


"Kamu sudah siap, Mas?" tanya Hanna pada Reza yang sedang menyisir rambutnya.


"Belum, Sayang! Dikit lagi." Reza menyisir rambutnya cepat-cepat karena tak ingin membuat Hanna lama menunggu.


Hanna terkekeh melihat rambut Reza yang di sisir asal-asalan. Wanita itu mendekat lalu menawarkan diri untuk menyisir rambut sang suami.


"Harus rapi, Mas. Aku gak mau suami ku berantakan penampilan nya karena nanti aku di kira gak pinter ngurus suami!"


Hanna tak sadar bahwa Reza memperhatikan nya sedari tadi. Setelah selesai menyisir rambut Reza.


Pinggang Hanna di rengkuh oleh Reza. Tak segan pria tampan itu mencium bibir Hanna.


Mereka berdua berciuman mesra dan Hanna terpaksa mendorong dada bidang Reza saat merasa suaminya itu sudah berhasrat padanya.


"Sayang!" rengek Reza membuat Hanna langsung menggoyangkan jadi telunjuknya ke kiri dan kanan.


"Dedek bayi nya belum kuat nahan gempa lokal! Kalau dedek nya kenapa-kenapa nanti kita berdua bisa nangis darah karena debay nya sakit karena gempa lokal!"


Hanna berkata tegas tak ingin membuat calon anaknya terluka. Wanita itu bukannya tak ingin melayani, namun dia terlalu takut bila nanti dia mengalami kram perut.


"Baiklah, demi calon anak kita aku rela nahan si Jhon agar gak buat ulah! Tapi, kalau nanti udah bisa. Bakal aku tagih semuanya plus bunga nya juga!" bas Reza kesal membuat Hanna terkekeh kecil.


Mereka berdua pun berangkat menuju rumah sakit untuk memeriksa kandungan Hanna. Saat tiba di sana mereka langsung masuk ke dalam ruangan dokter spesialis kandungan.

__ADS_1


Karena Reza sudah lebih dulu menghubungi bibi nya yang bekerja sebagai dokter kandungan.


"Lihat, Za. Itu anak kamu! Dia masih kecil, baru dua Minggu. Perkembangan nya baik, janin nya sehat dan ibunya juga sehat. Gak ada yang harus di khawatirkan!" jelas Bibi Reza membuat pria tampan itu tersenyum lebar melihat calon anaknya.


"Kecil bentuk nya ya, Bude. Mirip kecebong!" celetuk Reza tanpa merasa bersalah membuat Hanna langsung melotot ke arahnya.


Wanita itu tak menyangka Reza akan menganggap anaknya mirip dengan kecebong. Walaupun benar, tapi itu sangat tak enak di dengar.


Masa anaknya sendiri tega di samakan dengan kecebong.


Plak.


Hanna memukul lengan suaminya kesal membuat Reza merasa bingung.


"Sayang, kenapa kamu pukul aku?" tanya Reza polos membuat Hanna memutar bola matanya malas.


"Uh … manisnya istriku. Nyamuk langsung mati gara-gara isap darah aku!"


Reza merasa tersanjung mencium pipi dan perut rata Hanna yang masih tersisa jelly USG. Bibi Reza yang melihat tingkah laku keponakan nya itu hanya bisa geleng-geleng kepala.


"Rupanya gunung Everest udah mencair," gumamnya dalam hati.


"Bude, apa aku dan Hanna bisa melakukan hubungan badan?" tanya Reza gamblang membuat wajah Hanna merah merona.


"Boleh, itupun seminggu sekali dan jangan buang di dalam. Karena janinnya masih rentan kontraksi! Main nya juga harus pelan-pelan, tidak boleh gegabah!" jelas Bibi Reza panjang lebar membuat Reza merasa senang.


"Tapi, jangan pakai gaya women on t*p! Itu bahaya!" larang bibi Reza membuat pria tampan itu langsung menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Setelah berbincang seputar kehamilan Hanna. Mereka berdua pun segera keluar karena sudah waktunya makan siang. Reza sangat bahagia, sepanjang lorong rumah sakit pria itu memeluk pinggang dan mencium pipi Hanna.


Hanna merasa risih, namun dia tak juga mempermasalahkan nya karena lorong yang mereka lewati lumayan sepi.


"Gimana keadaan Eka dan suaminya, Mas?" tanya Hanna penasaran.


"Baik, mereka udah baikan dan hari ini Hendri udah masuk kerja."


"Apa Eka masih kerja?"


"Aku belum tahu karena Hendri belum sempat cerita, sebab kami berdua belum bertemu!"


Hanna dan Reza mengobrol ringan, hingga mata tajam Hanna melihat seorang wanita yang tak asing baginya sedang di cium paksa bibirnya oleh seorang pria tampan memakai baju dokter.


"Mas, bukannya itu Amira?" tanya Hanna pada Reza membuat pria tampan itu langsung menoleh ke arah yang di tunjuk Hanna.


*


*


*


Wkwkwkwk … si Amira hadir lagi ya, Bun 🤭🤭🤭 ceritanya ganti-gantian biar gak monoton 😘


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2