Tiba-tiba Istriku Berubah

Tiba-tiba Istriku Berubah
Baca Doa Dulu, Mas!


__ADS_3

Setelah Reza selesai mandi. Giliran Hanna yang masuk ke dalam kamar mandi. Wanita cantik itu segera membersihkan dirinya. Tak lupa ia memakai skincare yang ia bawa dalam kamar mandi.


Hanna memakai lingerie seksi berwarna hitam, tanpa mengenakan pakaian dalam. Wanita itu merasa jantungnya berpacu dengan cepat.


Dia mematut dirinya di depan pantulan cermin kamar mandi. Hanna menyentuh pipinya yang merona.


"Bismillahirrahmanirrahim, mohon ridhoi kami di malam ini ya Allah."


Hanna berdoa di dalam hati. Wanita itu membuka pintu kamar mandi membuat Reza yang sedang mondar-mandir di depan kamar mandi segera menoleh ke arahnya.


Gleg.


"Masya Allah, apa ini yang di sebut perhiasan dunia?" gumam Reza pelan menatap tubuh molek istrinya tanpa berkedip.


Hanna menyelipkan rambut ke belakang telinganya. Tanpa berkata-kata Hanna berjalan mendekati Reza dan memeluk erat tubuh Reza yang bertelanjang dada.


"Jadikan aku milikmu seutuhnya malam ini, Mas!" pinta Hanna pelan seraya mengecup dada bidang Reza.


Hanna berinisiatif untuk agresif karena dia paham betul pahala yang akan di dapatkan oleh seorang istri yang menggoda dan memberikan pelayanan terbaik pada suaminya.


Para malaikat akan berdoa yang baik-baik untuk di istri apabila seorang istri melayani suaminya dengan ikhlas tanpa paksaan.


Dan berdosa bagi seorang suami yang berhenti di tengah ibadah malam di saat sang suami telah mendapatkan kepuasan batinnya, sedangkan si istri belum mendapatkan kepuasan.


Tubuh Reza membeku, jujur saja saat ini Hanna merasakan tubuh suaminya seperti kanebo kering.


Hanna merasa kesal dan malu. Apa harus dirinya yang memulai semuanya? Kenapa Reza tidak agresif seperti para suami Mbak nya di kampung.


Astaghfirullah … Hanna meminta ampun karena dia baru saja membandingkan suaminya dengan suami orang lain.

__ADS_1


"Mas," panggil Hanna manja seraya membelai tengkuk leher Reza. Dia tahu titik sensitif pria.


Paha, tengkuk, dada, pusar dan ***** nya. Tentu saja hanya pada suami yang boleh di praktekkan. Bukan pada suami orang.


"Han." Reza merem melek menikmati sentuhan Hanna.


Perlahan tubuh pria tampan itu terhuyung ke atas ranjang. Dia melihat Hanna yang melepaskan seluruh benang yang melekat pada tubuhnya sendiri.


Gleg.


Reza menelan ludahnya, dia segera bangkit duduk dan melepaskan celana pendeknya. Dia tak akan membiarkan Hanna memegang kendali malam ini.


Apalagi dia tahu dari temannya yang bernama Riko bahwa wanita akan merasa kesakitan bila pertama kali berhubungan.


"Kamu siap untuk aku masuki, Han?" tanya Reza seraya menarik Hanna duduk di atas pangkuannya.


"Aku siap, Mas. Masuki aku dan berikan aku bibit mu agar Hanna dan Reza junior segera hadir," balas Hanna gugup saat merasakan terong Reza menyentuh kulit bokongnya.


"Kenapa, Han?"


"Baca doa dulu, agar iblis tidak menggauli ku, Mas. Karena bila seorang suami menggauli istrinya tanpa membaca doa. Iblis lah yang akan menggauli sang istri terlebih dahulu, hingga benihnya tercampur dengan benih pasutri tersebut dan lahirlah seorang anak yang akan jauh dari perintah Allah!"


Hanna tersenyum lembut seraya membelai pipi Reza. Sontak saja wajah pria itu pucat pasi. Dia lupa bacaan doa sebelum berhubungan.


Sebab Reza di suruh hafal oleh ayahnya sehari sebelum menikahi Hanna. Sudah hampir 7 bulan berlalu dan Reza melupakan nya.


Hanna seolah tahu kekhawatiran Reza pun tersenyum lembut.


"Kita baca sama-sama, ya. Aku akan berusaha membimbing, Mas. Agar nanti bila kita berhubungan lagi, kamu sudah bisa melafalkan nya!" ujar Hanna dengan nada lembut agar Reza tak tersinggung.

__ADS_1


"Hemm." Reza berdehem setuju.


Reza pun membaca doa sesuai bimbingan Hanna dengan lancar.


"Bismillah, Allahumma jannib naassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa. Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan supaya tidak mengganggu apa (anak) yang akan engkau rezekikan kepada kami."


Setelah membacanya Reza dan Hanna pun melakukan ibadah malam dengan khidmat. Awalnya Hanna merasa sakit, namun, karena kelembutan Reza membuat rasa sakit itu tak terlalu kentara.


Awalnya keduanya malu-malu dan kaku, hingga di tengah-tengah permainan rasa malu dan kekakuan otot mereka langsung hilang begitu saja.


Ranjang besar itu pun bergoyang jenjang menandakan betapa hebatnya permainan penuh sejarah itu.


"Terima kasih, istriku," bisik Reza seraya mengecup kening Hanna yang berkeringat.


Hanna tersenyum senang meski lelah karena untuk pertama kalinya Reza memanggilnya dengan panggilan istriku.


*


*


*


Cie cie yang udah pernah wik wik bareng pak su 🤣🤣🤣🤣


Ah … yang jomblo ayo gigit jari berjamaah di pojokan 🌚🙈.


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2