Wanita Bercadar Itu Istriku

Wanita Bercadar Itu Istriku
Ribut


__ADS_3

Akhirnya perseteruan dan perkelahian terjadi bahkan anggota Black Davil pun sudah ikut turun tangan.


Devano sudah kehabisan tenaga karena sudah beberapa kali kena tendangan dan pukulan dari Kevin.


Hingga akhirnya Devano pasrah saat dirinya terus di pukuli dengan membabi buta bahkan darah segar sudah keluar dari mulut dan hidung Devano.


"DEVANO," Teriak Arjuna yang menghampiri Devano yang sudah terjatuh ke tanah.


"NA_Fi-SHA," Ucap Devano sebelum tak sadarkan diri.


"DEVANO," TERIAK NAFISHA SAAT MELIHAT DEVANO YANG PINGSAN TAK SADARKAN DIRI.


"Anjing bangsat lo pada, sini lawan gue anjing," Teriak Nafisha sambil memukul Kevin dengan membabi buta.


Bugh bugh bugh bugh bugh krek bugh bugh bugh bugh krek.


Wajah Kevin pun sudah babak belur bahkan darah pun sudah menetes setetes demi setetes di pelipisnya, Kevin juga memuntahkan darah segar dalam mulutnya hingga hidung nya sudah keluar darah dengan banyak, akan tetapi Nafisha tak kenal ampun bahkan dengan keadaan Kevin yang sudah tak berdaya seperti itu pun Nafisha tetap memukulinya.


"Queen sudah, lo bisa bunuh orang," Ucap Bagas sambil menarik Nafisha ke belakang.


Semua orang terkejut dengan tingkah Nafisha yang brutal bahkan semua anak Geng Arion dan kapak merah sudah tak bisa berkata kata.


"Awas saja jika terjadi sesuatu sama Devano, maka gue gak akan memaafkan kalian dan akan gue balas berkali kali lipat dari ini," Teriak Nafisha memperingati anggota Kapak Merah.


"Queen udah," Ucap Bara akan tetapi tidak di hiraukan oleh Nafisha.


Hingga akhirnya Arjuna angkat suara.


"Nafisha Azzahra berhenti," Teriak Arjuna sambil memeluknya dari belakang.


Nafisha yang mendengar teriakan Arjuna pun langsung berbalik dan memeluk Arjuna .


"Bang Devano bang, Hiks hiks," Pecah sudah tangisan Nafisha di dalam dada Arjuna...


"Sudah Fisha Devano hanya pingsan saja, sekarang mari kita bawa Devano ke markas.


Nafisha menyusut air matanya dan melepaskan pelukannya dari Arjuna.


"Maaf bang,"


"Iya gak papa,"


Matanya Nafisha tertuju ke arah Devano, setelah itu satu detik kemudian Nafisha berlari kearah Devano yang sudah terkulai lemas tak sadarkan diri.


Nafisha langsung terkulai lemas badannya pun merosot ke tanah, tangan Nafisha bergetar saat tangan nya menyentuh tubuh Devano dan memeluknya.


"Devano bangun Dev, Bangun," Teriak Nafisha.


"Bagas, mana kunci mobil yang udah gue siapkan," Teriak Nafisha.

__ADS_1


"Ini Queen," Jawab Bagas sambil menyodorkan kunci mobilnya.


"Bantu gue angkat Devano," Teriak Nafisha kepada Bagas.


Bagas hanya menuruti saja perintah Nafisha yang hilang kendali.


Nafisha menjalankan mobilnya kearah markas Black Davil, karena tempat itulah yang terdekat dengan Sircuit, bahkan Nafisha juga menjalankan mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata, semua anak geng Black Davil dan Arion mengikuti Mobil Nafisha dari belakang , hingga mobil tersebut telah sampai di depan rumah yang kumuh dan tak layak pakai, begitu juga dengan anak anak anak lainnya.


" Bang Juna bantu gue angkat Devano, Dan lo Gas bukakan pintu," Ucap Nafisha.


Mereka membantu mengangkat Devano memasuki markas Black Davil.


"Itu si bos mau di bawa kemana kok ke rumah kumuh kayak gini???" Tanya Aldino.


"Gue juga heran, tapi kita ikuti saja mereka," Ucap Deren.


"Oke,"


"Nafisha membaringkan Devano di kursi Ruang tamu tak lupa dia juga menyuruh Xavier untuk mengambilkan air panas.


Anak geng Arion begitu terkejut saat mereka masuk kedalam Rumah kumuh tersebut, ternyata didalam nya begitu menakjubkan bahkan berbanding terbalik dengan keadaan di luar rumah.


"Waw , menakjubkan sekali, ternyata didalam begitu mewah." Ucao Alvin yang berdecak kagum.


"Vin, semua kendaraan lo masukan kegarasi termasuk dengan motor Geng arion, Supaya warga nggak curiga dengan tempat kita,"


"Baik Queen, "Jawab Alvin.


"Hmm,"


Nafisha dengan telaten membersihkan luka di wajah Devano bahkan Nafisha dengan berani membuka baju Devano untuk melihat apakah banyak luka di badan Devano.


Setelah mengobati lukanya, Nafisha langsung membalut luka Devano.


"Kalian bisa istirahat disini terlebih dahulu," Ucap Nafisha.


"Iya,"


"Lo Nafisha anak baru kan??? Aldino memberanikan diri untuk menanyakan rasa penasarannya.


"Iya, gue minta kalian bisa tutup mulut," Jawab Nafisha dengan muka datar nya.


"Terus kenapa ini anak baru di Sekolah manggil lo Queen atau jangan jangan," Ucap Devan.


"Ya gue ketua dari Black Davil,"


"APA,?? BBBBLLLACCCKKK DAADAVIL,???" Semua orang yang ada di sana terkejut saat mendengar Nafisha adalah ketua Black Davil kecuali anggota Black Davil yang begitu di takuti di Bandung bahkan mereka juga banyak yang mengidolakan Black Davil akan tetapi geng mereka begitu misterius dan mereka juga nggak tahu siapa ketua Black Davil.


"Iya," Jawab Nafisha dengan santai.

__ADS_1


Uhuk uhuk uhuk


Di saat mereka sedang berbicara Devano siuman dan terbatuk batuk.


"Dev," Ucap Nafisha yang membantu Devano untuk bangun dari posisi terbaring menjadi duduk di sofa dan menyenderkan kepalanya ke belakang sofa.


"Minum Dulu Dev," Ucap Nafisha sambil membantu Devano untuk minum.


"Kenapa lo ada di Sircuit Nafisha,??" Tanya Devano.


"Ya bisa lah orang aku selalu pantau kamu dari jauh bahkan aku juga udah tahu rencana mereka makanya aku bisa ada di sana," Ucap Nafisha dengan santai.


"Kenapa kamu nggak bilang kalau kamu adalah Queen Black Davil,"Ucap Devano Dengan Cemberut.


"Kamu gak nanya Dev,"


Sedangkan mereka yang melihat interaksi Devano dan Nafisha di buat terkejut, entah sudah berapa kali mereka di buat terkejut dengan sikap Nafisha dan Devano, pasalnya Nafisha yang terlihat seperti wanita lemah ternyata itu hanyalah kedok Devano yang datar dan dingin sedingin kulkas 22 pintu bisa berbicara dengan panjang lebar bahkan dengan ekspresi yang berbeda beda tidak datar datar saja seperti biasanya.


"Itu Devano kan???" Tunjuk Aldino.


"Bukan tapi arwah Nya," Jawab Arjuna dengan kesal.


"Aaa gue kaget anjir, ternyata Devano bisa manis juga," Ucap Devan.


"Huh Dunia terasa milik berdua "Ucap Bagas


"Yang lain mah ngontrak " Sambung Alvin.


"Aaaa mama gue mau pindah planet aja dekh gak kuat gue liat mereka berdua," Ucap Bara yang mendramatis.


" Queen ajak Devano istirahat gih di kamar lo, dari pada bikin semua orang baper," Ucap Xavier.


"Ini kunci kamar lo," Ucap Xevier sambil menyodorkan kunci kamarnya.


"Nafisha hanya mengangguk saja dan memapah Devano berjalan menuju Kamar nya untuk beristirahat.


"Dan kalian bisa tidur di kamar kita,"


"Lo Arjuna bisa tidur di kamar gue,"


"Aldino lo di kamar Alvin,"


"Devan lo di kamar Bara,"


"Dan Deren lo di kamar Bagas,"


"Trus kalian gimana,??" Tanya Arjuna.


"Tenang kita bisa tidur di mana saja toh ini juga tempat kita,"

__ADS_1


"Hmmm baiklah.,"


__ADS_2