Wanita Bercadar Itu Istriku

Wanita Bercadar Itu Istriku
Balapan


__ADS_3

Brum


Brum


Brum


Ckittt


Devano semenjak ditinggalkan Nafisha dan juga Jihan Hidupnya menjadi mayat hidup tanpa arah dan tujuan.


Seperti malam ini Devano kembali lagi kedunia malam, balap liar dan juga mabuk mabukan.


Malam Ini Devano datang ke sircuit untuk mengikuti balap liar tanpa sepengetahuan anak Arion.


Devano bahkan tak segan segan untuk melajukan motornya dengan kecepatan penuh, Dalam balap liar Devano begitu menikmati damai nya hidup dalam balapan, Devano bukan menghindari masalah tapi setidaknya Devano hanya butuh waktu untuk menenangkan Diri, supaya bisa kuat untuk menjalani hidup kedepannya dan menata kembali hidupnya tanpa Nafisha dan juga Jihan, Devano begitu merindukan Anaknya Devansha tapi Devano juga tidak tahu dimana keberadaan mereka.


Brum


Brum


Brum


Ckittt


Di belakang motor Devano terdapat seseorang yang mengendarai motor sportnya yang tak kalah keren dengan Devano.


Orang itu bisa melihat Devano di sana sedang ngetrak motornya sendiri dan kawan barunya di sitcuit.


"Devano, Sebegitu frustasinya kamu saat di tinggalkan aku, padahal sudah ada Jihan yang bersama mu Dev," Gumam Orang itu di balik helm film Face nya.


Ya orang itu adalah Nafisha, Entah kenapa Setelah menenangkan Devansha Nafisha begitu merindukan dunia balap, Niatnya Nafisha ke sircuit itu untuk menenangkan dirinya Setidaknya Nafisha bisa melupakan sejenak masalah yang membuat kepalanya hampir pecah.


Brum


Brum


Brum


Ckittt.


Nafisha mensejajarkan motornya bersama Devano jadi posisinya Nafisha dan Devano itu bersebelahan.


"Woah, " Sorak semua penonton di sana.


"Heh lo gue tantang lo balapan sekarang," Tunjuk Devano Dengan Nada dingin.


Satu lagi Devano setelah di tinggalkan Nafisha dirinya menjadi sosok Devano yang dingin dan juga kejam bringas.


Nafisha hanya nengaggukan kepalanya saja tanda menerima tantangan Devano.


"Woah keduanya akan bertarung," Gumam penonton.

__ADS_1


MC pun langsung saja membuka acara balapan kali ini, setelah itu Nafisha dan Devano bersiap karena dalam hitungan ketiga keduanya harus menjalankan motornya di status sampai finish.


Riuh suara penonton bersahutan mereka bersemangat mengikuti wanita seksi yang sedang memegang bendera nya.


Tiga


Dua


Satu


Mulai


Wanita seksi itu melemparkan slayer keatas.


Devano dan Nafisha sama sama menjalankan motornya dengan kecepatan penuh bahkan Devano dan Nafisha sejajar mencoba selip menyelip untuk cepat mencapai Finish, Namun antara Nafisha dan Devano tidak ada yang mau mengalah hingga keduanya sampai di garis finish bersama sama.


"Woah, baru kali ini pasangan balap bernilai seri bahkan sampai finish sama sama.," Ucap MC Dengan berdecak kagum pada mereka berdua, tak tahu saja mereka kalau yang sedang taruhan itu adalah pasangan suami istri jika mereka tahu pastilah mereka akan semakin histeris.


"Devano sampai si garis Finish bersama Nafisha, Devano langsung membuka halm full face nya dan turun dari motornya.


"Wah baru kali ini ada pembalap motor yang berani hampir mengalahkan King Racing," Ucap Devano dengan percaya diri dan berjalan menghampiri Nafisha.


"Turun," Titah Devano sambil melotot dengan tajam.


Devano terbakar emosi karena malam ini balapan itu sri tidak ada yang menang dan kalah karena Devano dan Nafisha sama sama kuat dan tidak ada yang mau mengalah.


Nafisha turun dari motor nya tapi dia tidak membuka helm full face nya karena dia khawatir Devano mengenalinya.


Bugh


Bugh


Bugh


"Devano," Teriak Nafisha.


Nafisha begitu Khawatir saat Devano di pukuli terus menerus oleh geng kapak merah.


"Hahahahaha akhirnya gue bisa membalas dendam gue pada lo,"


"Dan lo harus mati di tangan gue," Ucap Kevin dengan Murka pada Devano.


Sedangkan Devano yang tidak siap menerima pukulan itu tubuhnya langsung terhuyung ke depan.


"Jangan harap," Ucap Devano sambil mencoba berdiri untuk melawan Anggota kapak merah.


Nafisha yang melihat interaksi keduanya menjadi semakin khawatir pada Devano, karena meskipun Devano sudah tidak bersamanya lagi tapi Nafisha masih mencintainya.


Semua orang sudah berteriak histeris saat melihat Devano di pukuli bertubi tubi namun mereka hanya bisa diam saja untuk menonton karena mereka juga takut pada geng kapak merah.


Nafisha langsung melemparkan helm nya kesrmbarang Arah, semua orang bisa melihat itu bahkan mereka juga sempat terkejut ternyata orang yang melawan King Racing itu adalah seorang wanita.

__ADS_1


"Hah Ternyata dia adalah seorang wanita," Gumam salah satu penonton disana.


Nafisha melihat bahwa Kevin dan temannya sudah ingin melayangkan pukulannya kembali pada Devano, Namun sebelum itu Nafisha langsung menepisnya dan melawan mereka.


"Devano," Teriak Nafisha.


Devano yang merasa tak asing dengan suara itu langsung mendongak dan melihat kalau orang yang selama ini dia rindukan itu benar benar ada di hadapannya.


"Nafisha," Teriak Devano.


"Bangun kita lawan mereka sama sama," Nafisha menarik tangan Devano untuk bangun, tapi kedua kalinya tetap menyerang menendang musuhnya yang ingin menyerangnya kembali.


Hingga akhirnya perkelahian itu tidak bisa di hindari lagi.


Bugh


bugh


Krek


bugh


bugh


Krek


Suara pukulan itu terdengar begitu Jelas bahkan semua orang yang di sircuit tampak syok saat melihat mereka saling serang menyerang, Nafisha dan Devano akhirnya bisa melelahkan geng kapak Merah.


Namun siapa sangka ternyata Kevin membawa senjata tajam, pisau lipat yang ia selipkan di dalam saku Jaketnya, Kevin begitu murka saat semua anak buahnya jatuh tak berdaya dan ada juga yang tak sadarkan diri, Kevin berjalan mendekati Devano saat Devano lengah karena dia syok bahwa ternyata yang ada di samping nya itu adalah Nafisha istrinya, sehingga dia tidak menghiraukan teriakan semua orang, Namun Nafisha begitu peka dan bisa merasakan pergerakan seseorang, akan tetapi Nafisha tidak bisa menghindari atau melawannya karena Kevin berjalan dengan sedikit berlari, hingga akhirnya Nafisha mendorong Devano untuk menghindari tuduhan itu dan


Jleb


Perut Nafisha terkena tusukan itu, sedangkan Devano begitu terkejut dan tak percaya kalau ternyata Nafisha menyelamatkannya.


Darah sudah banyak keluar dari perut dan juga mulut Nafisha namun sebelum sadarkan Diri Nafisha sempat bergumam,


"Dev jaga Devansha, aku titipkan dia padamu,"


"Dev aku sayang ka-mu," Setelah mengatakan itu Nafisha terjatuh ketanah dan tak sadarkan Diri.


Sedangkan Kevin begitu terkejut saat dirinya menusuk orang yang salah.


"Bos gimana ini,??" Tanya anak buah Kevin yang sudah panik.


" Diam," Teriak Kevin yang sudah ketakutan sedangkan semua orang yang ada di sana sudah berteriak histeris dan ada juga yang menghubungi polisi dan juga ambulance.


Devano langsung mendekati tubuh Nafisha yang sudah tak sadarkandiri itu, dia juga tak segan untuk memeluk tubuh Nafisha yang sudah berlumuran darah.


"Nafisha bangun sayang," Ucap Devano sambil mencium kening Nafisha berulang kali, bahkan air matanya sudah tak terbendung lagi.


"Akkkkkgggghhhhh,"

__ADS_1


"NAFISHAAAAAA," Teriak Devano.


__ADS_2