Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Reno


__ADS_3

Ririn yang merasa berat membawa koper akhirnya koper yang berisi hiasan makeup yang harganya sangat mahal dan tas branded terpaksa di tinggal hanya membawa koper ukuran besar yang berisi pakaian dan koper kecil yang berisi barang berharga miliknya yang dibelinya secara diam - diam tanpa sepengetahuan suaminya.


' Kebetulan daerah ini aku kenal, aku akan tinggal di rumah yang waktu itu aku beli walau jaraknya lumayan jauh tidak apa - apa. Aku akan meninggalkan koperku di rumahku kemudian aku akan pergi ke dokter untuk mengobati lukaku setelah itu aku akan membalas dendam ke mereka.' Ucap Ririn dalam hati.


Setelah hampir setengah jam Ririn sudah sampai di rumah minimalis kemudian mengambil kunci rumah yang di simpan di dalam tasnya. Ririn masuk ke dalam rumah dan menyimpan semua barang berharganya di tempat yang tidak di duga oleh perampok.


' *Barang yang aku simpan di sini pasti aman karena letaknya tersembunyi dan tidak ada orang yang tahu, sekarang aku akan mengirim pesan ke temanku untuk mengobati lukaku karena mulutku sakit sekali jika harus pergi ke rumah sakit dan aku juga meminta untuk membuatkan racun lagi karena racun yang aku pesan di bawa oleh anak sia*an itu, aku akan memberikan satu toko kecil sebagai bayarannya.' Ucap Ririn dalam hati*.


Ririn mengirim pesan ke temannya setelah beberapa saat kemudian Ririn sudah selesai mengirim pesan dan menyimpan kembali ponselnya di meja dekat ranjang kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang kotor sedangkan di tempat yang berbeda Valen masih mencari kontrakan karena lelah dan badannya bau Valen menyewa penginapan untuk membersihkan diri dan istirahat.


Selesai mandi dan memakai pakaian santai Valen keluar dari penginapan tersebut untuk mencari makanan hingga tanpa di sadari oleh Valen seorang pria mengikuti dirinya hingga di tempat sepi pria itu membekap mulut Valen, Valen berusaha memberontak tapi tenaganya kalah jauh hingga beberapa saat kemudian Valen tidak sadarkan diri.


Pria itu membawa Valen ke dalam mobil dan membawanya ke suatu tempat di pinggiran kota, dua puluh lima menit kemudian mobil itu sampai di mansion yang sangat luas dan membawanya ke dalam mansion dengan diikuti oleh kepala pelayan yang tadi berdiri di depan pintu utama.


" Apakah tuan muda ada di kamar?" Tanya pria itu.


" Tuan muda ada di kamarnya langsung bawa saja ke kamarnya." Ucap kepala pelayan.


Pria itupun menaiki anak tangga menuju ke kamar tuan muda hingga pria itu sudah sampai di depan pintu, kepala pelayan mengetuk pintu setelah ada perintah masuk kepala pelayan membuka pintu kamar tuan muda kemudian pria yang membawa Valen membawanya masuk ke dalam kamar tuan muda dan diletakkan di ranjang secara perlahan.


" Apakah sudah diberi obat dosis tinggi? Tanya pemuda itu.


" Sudah tuan dan bisa dipastikan besok pagi nona ini akan sadar." Jawab pria itu


" Kerjamu sangat bagus dan aku sangat puas dengan pekerjaanmu." Ucap pria itu.


" Kalau begitu saya permisi dulu tuan." Pamit pria itu.


" Pergilah." Usir pemuda itu.

__ADS_1


" Baik tuan." Jawab pria itu yang tidak marah karena sudah terbiasa dengan sikap arogant bosnya.


Pria itupun pergi meninggalkan tuan muda dengan diikuti oleh kepala pelayan meninggalkan mereka berdua sedangkan tuan muda itu menatap Valen dengan tatapan membunuh.


" Dulu kamu begitu sombong, menghinaku dan merendahkan diriku tapi sekarang aku akan membalas semua rasa sakit ku ini." Ucap tuan muda dengan tatapan dendam.


Tuan muda berjalan ke arah meja dan mengambil gunting yang tersimpan di dalam laci kemudian menggunting semua pakaian yang melekat di tubuh Valen hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian menyimpan kembali guntingnya.


Tuan muda itupun melepaskan semua pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian menaiki tubuh Valen dan mulai bermain dengan tubuh Valen. Valen yang masih terpengaruh obat bius hanya bisa mengeluarkan suara merdu tanpa membuka matanya membuat tuan muda tersenyum devil.


Jleb


" Sssakit." Ucap Valen merintih kesakitan.


Tuan muda itupun langsung menancapkan tombak saktinya membuat Valen merintih kesakitan tanpa bisa membuka mata dan menggerakkan tubuhnya karena efek dari obat yang diberikan kemudian langsung menggerakkan pinggulnya berulang kali tanpa memperdulikan rintihan Valen membuat Valen memaksakan membuka matanya tapi sayang hanya bayangan seorang pria yang tidak begitu jelas hingga hampir satu dengan berbagai posisi tombak sakti milik tuan muda memuntahkan dan masuk ke dalam rahim Valen.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Di tempat yang berbeda sepeninggal ibu tiri dan adik tiri kehidupan tuan Albert terlebih Katarina berjalan dengan tenang, Katarina meminum kembali obat pelangsing dan berat badannya semakin lama semakin menyusut dari seratus kilo lebih kini turun menjadi sembilan puluh lima kilo.


" Tubuhku masih sangat gendut walau terasa mulai ringan tapi aku ingin menuruni tubuhku minimal enam puluh kilo berarti masih tiga puluh lima kilo lagi aku harus menuruni berat badanku." Ucap Katarina sambil melihat timbangannya.


" Sebenarnya aku belum puas menyiksa mereka tapi sudahlah yang terpenting mereka sudah terusir dari mansion ini." Sambung Katarina.


Karena lelah Katarina berjalan ke arah ranjang untuk istirahat sebab besok pagi dirinya ingin berolah raga agar tubuhnya langsing dan seksi. Malam menjelang pagi seperti biasa Katarina bangun pagi dan membersihkan wajahnya dan menyikat gigi kemudian keluar kamar menuju ke tempat ruangan olah raga sedangkan di tempat yang berbeda perlahan Valen membuka matanya dan melihat ke sekeliling ruangan yang terasa asing hingga dirinya melihat seorang pria yang berada di sampingnya masih tertidur dengan membelakangi tubuhnya.


" Apa yang terjadi? Siapa pria itu?' Tanya Valen pelan.


Matanya membulat sempurna ketika merasakan tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun membuat Valen marah dan mendorong pria yang masih tertidur dengan pulas.

__ADS_1


Bruk


Karena belum ada persiapan pria itupun terjatuh ke lantai membuat pria itu terpaksa membuka matanya dan langsung berdiri sambil menatap tajam ke arah Valen.


" Reno!!!" teriak Valen dengan wajah terkejut sambil menutupi tubuh polosnya dengan menggunakan selimut.


" Kenapa? Terkejut?" Tanya Reno dengan nada sinis.


" Apa yang kamu lakukan padaku?" Tanya Valen dengan tatapan membunuh.


" Seperti yang kamu lihat." Ucap Reno sambil mengangkat ke dua tangannya ke arah samping untuk memperlihatkan tubuh polosnya.


" Hiks... Hiks... Apa salahku?" Tanya Valen sambil terisak


" Salahmu adalah kamu dan keluargamu menghinaku karena wajahku yang buruk karena itulah aku sangat dendam dengan kalian." Ucap Reno.


" Bukannya wajahmu memang sudah jelek kenapa mesti balas dendam?" Tanya Valen sambil menghapus air matanya dengan kasar.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Siapakah Reno ? Apa yang akan di lakukan oleh Reno? Tunggu di bab selanjutnya.


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2