Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Reno dan dokter Dona


__ADS_3

" Kamu serius dengan apa yang kamu katakan? tanya Reno tidak percaya.


" Aku serius kak, berikan uang itu ke orang yang tidak mampu," jawab Katarina dengan nada yakin.


" Hatimu terbuat dari apa?" tanya Reno penasaran.


" Maksud kak Reno?" tanya Katarina dengan nada bingung.


" Biasanya jika wanita diberikan uang langsung senang dan belanja barang - barang branded," ucap Reno.


" Tidak semua wanita seperti itu contohnya aku," jawab Katarina.


" Aku juga," sambung dokter Dona.


" Benarkah? bagaimana kalau kamu aku bayar sebulan lima puluh juta untuk merawatku dan memasak untukku?" tanya Reno ke dokter Dona.


" Oh ya kebetulan sambil menunggu lowongan kerja kenapa tidak berkerja dengan kak Reno?" usul Katarina.

__ADS_1


" Bagus juga usulmu tapi gaji itu terlalu besar buatku kurangi saja," ucap dokter Dona.


" Kurangi berapa?" tanya Reno penasaran.


" Gajiku sebulan dua puluh lima juta jadi aku minta gajinya disamakan saja," jawab dokter Dona.


" Apakah tidak kurang?" tanya Reno penasaran.


" Sebenarnya empat puluh lima persen aku sumbangkan ke panti asuhan dan empat puluh lima persennya di sumbangkan ke orang - orang yang tidak mampu dan orang - orang pinggir jalan, sisanya sebagian aku pakai buat sehari - hari dan sebagian lagi aku tabung," jawab dokter Dona jujur.


" Tapi aku lihat kamu memakai barang  dari tas, sepatu, pakaian dan perhiasan," ucap Reno yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dokter Dona.


" Bagaimana kalau berkerja dari sekarang?" tanya Reno.


" Dari jam berapa aku mulai kerja? agar aku bersiap - siap berangkat dari rumah," tanya dokter Dona.


" Kamu menginap di mansionku, apakah kamu setuju" tanya Reno

__ADS_1


Dokter Dona menatap ke arah Katarina dan Katarina hanya memberikan kode tanda terserah dokter Dona membuat dokter Dona menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


" Baiklah tapi aku berpamitan dulu dengan adikku," jawab dokter Dona akhirnya.


" Ok," jawab Reno singkat.


" Kalau begitu kami pamit pulang dulu," ucap Katarina.


" Silahkan, aku tunggu di parkiran mobil," ucap Reno sambil menatap ke arah dokter Dona.


" Ok," jawab dokter Dona singkat.


Dokter Dona dan Katarina berpamitan dengan Reno kemudian pergi meninggalkan Reno sendirian di ruangannya sedangkan Reno menatap dokter Dona sambil tersenyum devil.


" Aku akan mengujimu jika kamu sama seperti wanita lainnya maka maafkan aku jika aku akan menyiksamu kemudian membunuhmu dan kamu Valen tunggulah pembalasanku karena orang - orangku sedang mencarimu untuk menangkapmu. Dulu aku sempat jatuh cinta padamu tapi kini tidak lagi jadi bersiaplah kamu akan ma ti di tanganku," ucap Reno sambil menggenggam ke dua tangannya dengan erat menahan amarahnya.


Di tempat yang berbeda Katarina dan dokter Dona sudah bertemu dengan Mikael, Dominique dan asisten Marcelino. Dokter Dona menceritakan ke adik kandungnya kalau dirinya akan berkerja di tempat mansion milik Reno untuk merawat dan memasak. Awalnya Dominique menolaknya karena kakaknya tinggal di mansion milik Reno tapi dokter Dona membunjuknya dan akhirnya setuju.

__ADS_1


Mereka pun berjalan ke arah parkiran mobil hingga mereka masuk ke dalam mobil kecuali dokter Dona masuk ke dalam mobil milik Reno. Mereka mengenderai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke tempat tujuan masing - masing.


__ADS_2