
" Bagaimana Ana? Oh ya aku hampir lupa menanyakan padamu, kenapa kamu mengunciku di kamar ketika aku buang air kecil?" tanya Katarina.
" Apa???" Tanya ketiganya dengan serempak sambil menatap tajam ke arah Ana kembali.
" Maksud kakak apa?" tanya Ana pura - pura tidak tahu dengan menampilkan wajah polosnya.
" Ana yang aku kenal beda dengan Ana yang sekarang, tukang bohong dan menusuk dari belakang," ucap Katarina
" Hiks... Hiks... Aku selalu berusaha melakukan apapun agar kakak suka apa yang aku lakukan tapi kenapa kakak sangat membenciku? Apa salahku kak?" tanya Ana sambil terisak mengeluarkan air mata buayanya.
Brak
" Cukup!!! Mulai hari ini siapkan semua barang - barang mu dan besok pagi kamu sudah pergi dari mansion milik daddyku," Ucap Katarina sambil berdiri dan menggebrak meja karena dirinya sudah tidak tahan dengan semua kebohongan Ana.
" Hiks... hiks... kenapa kakak mengusirku?" tanya Ana sambil terisak.
" Benar apa yang oleh temanku jangan sekali - kali memelihara ular yang sangat suka menyemburkan bisa karena di saat kita lengah maka orang yang memeliharanya akan mati terkena bisa ular itu. Ular itu sama seperti kedua orang tuamu dan juga kamu, daddy selalu membantu ke dua orang tuamu tapi mereka merasa keenakan hal itu membuat ke dua orang tuamu meminta terus sampai sekarang dan tidak pernah membalikkan uang sepersen pun sedangkan kamu, dari awal SMP hingga kuliah daddyku selalu membiayai semuanya termasuk semua kebutuhanmu bahkan semua barang - barang yang aku suka kamu ingin memilikinya. Awalnya aku hanya diam tapi ketika meminta barang peninggalan mommy aku tidak mengijinkannya hingga kamu marah dan mendiamkan aku tapi aku tidak perduli karena itu peninggalan mommy dan menjadi kenangan berhargaku." ucap Katarina mengeluarkan semuanya yang di simpannya dalam hati oleh pemilik tubuhnya hingga tanpa sadar dirinya mengeluarkan air mata.
Brak
__ADS_1
" Kakak boleh menghinaku tapi jangan pernah menghina ke dua orang tuaku, mami, papi dan kak Mikael bisa lihat sendiri bukan sifat calon suami kak Mikael," ucap Ana sambil memukul meja dan masih mengeluarkan air mata buayanya.
" Cih, kamu dan ke dua orang tuamu sama - sama tidak tahu diri, daddy selalu memberikan bantuan berupa uang agar perusahaan orang tuamu tidak bangkrut dan ketika kamu ingin tinggal bersama kami ternyata kamu menusukku dari belakang," ucap Katarina dengan nada sinis.
" Kau..." ucap Ana sambil mengarahkan tangannya ke atas hendak menampar Katarina karena Katarina menghina ke dua orang tuanya yang benar adanya tapi dirinya tidak mengakuinya karena baginya yang namanya saudara harus saling membantu di kala kesusahan.
Grep
" Akhhhhhhhhhhh!!!" teriak Ana
Katarina menahan tangan Ana kemudian memutar tangan Ana membuat Ana berteriak kesakitan.
" Kamu tahu di dalam tubuhmu sudah ada racun di mana racun itu akan merusak wajahmu yang cantik karena itu pergilah dari sini sebab obat itu sebentar lagi akan bereaksi," bisik Katarina
" Akhhhhhhhhhhh!!!" teriak Ana kembali
Setelah selesai mengatakan Katarina mendorong tubuh Ana hingga terjatuh ke lantai membuat Ana kembali berteriak, Ana sangat terkejut dan menatap Katarina dengan tatapan tajam.
" Kamu berbohong bukan?" tanya Ana tidak percaya.
__ADS_1
" Tidak," jawab Katarina singkat.
" Bagaimana mungkin aku terkena racun? Apa mungkin racun yang aku buat untuk aku campurkan ke dalam botol obat untuk pengobatan kak Reno masih menempel di tanganku?" tanya Ana keceplosan.
Tiba - tiba Ana tersadar dan langsung menutup mulutnya sedangkan ke empat orang dewasa Dennis. Elisabeth, Mikael dan Katarina menatap tajam ke arah Ana.
" Benar begitu Ana?" tanya MIkael dengan tatapan membunuhnya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Apa jawaban Ana setelah semua yang diakukan ketahuan? Apa reaksi obat yang diberikan oleh Katarina untuk Ana sesuai apa yang dikatakan oleh Katarina? di tunggu bab selanjutnya ya,
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya. Terima kasih banyak.
Dari Author
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
Terima kasih banyak buat para pembaca setiaku. 🌹🌹🌹🌹😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹