Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Bagaimana keadaan istriku dok?


__ADS_3

Dor


" Akhhhhhhhhhhhhhh," teriak pria dan wanita serempak


Salah satu dari mereka menembak kening pria tersebut membuat pria tersebut berteriak begitu pula dengan wanita yang di sampingnya karena darah pria tersebut mengenai wajah wanita tersebut sekaligus melihat pria tersebut ma ti di depan matanya. Tubuh pria tersebut langsung kejang - kejang dan tidak membutuhkan waktu yang lama pria tersebut langsung ma ti seketika.


" Cepat pakai bajunya kalau tidak nasibmu sama seperti kekasihmu," ancam salah satu pria tersebut.


" Ba... Ba... ik.." jawab wanita itu dengan gugup.


Wanita tersebut dengan cepat memakai pakaiannya hingga lima menit kemudian wanita tersebut sudah selesai dan langsung di tarik tangannya menuju ke arah mobil untuk di bawa ke markas mereka.


Di tempat yang berbeda sekumpulan pria berpakaian serba hitam mengepung di sebuah bar kemudian menembaki para bodyguard tersebut dan menyuruh para pegawai dan para pengunjung untuk pergi meninggalkan bar tersebut.


" Siapa kalian?" tanya salah satu pria tersebut sebagai pemilik bar sambil memeluk dua wanita kanan dan kiri.


" Kami adalah malaikat pencabut nyawa," jawab salah satu pria tersebut.


Setelah selesai mengatakan pria tersebut langsung menembak pemilik bar tersebut tepat di keningnya membuat pria dan ke dua wanita tersebut berteriak dan tidak membutuhkan waktu lama pria tersebut meninggal di tempat.

__ADS_1


" Kamu boleh pergi sedangkan temannya tidak boleh," ucap salah satu pria tersebut


" Kenapa temanku boleh pergi sedangkan aku tidak?" protes wanita itu ketika melihat temannya pergi.


" Cepat bawa wanita itu," ucap pria tersebut tanpa memperdulikan pertanyaan wanita itu.


Bruk


Wanita tersebut berusaha memberontak membuat salah satu dari mereka terpaksa memukul tengkuk wanita itu dan wanita itu pun langsung tidak sadarkan diri dan langsung di gendong ala bridal style menuju ke arah mobil dan mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah markas.


xxxxxx


Marcelino menekan tombol berwarna hijau namun ketika pintu lift terbuka bersamaan kepala Katarina sangat pusing membuat Katarina memijat kepalanya.


Grep


" Ada apa sayang?" tanya Mikael sambil memeluk Katarina dari arah samping.


" Tidak tahu sayang, kok kepalaku pusing banget dan melihat semuanya berpu..." ucapan Katarina terputus bersamaan tubuhnya ambruk.

__ADS_1


Mikael yang merasakan tubuh Katarina berat langsung menggendongnya ala bridal style kemudian masuk ke dalam kotak persegi dengan diikuti oleh Marcelino.


" Kita ke rumah sakit sekarang," perintah Mikael


" Baik tuan," jawab Marcelino patuh sambil menekan tombol lift.


" Sayang, kenapa kamu pingsan?" tanya Mikael dengan wajah kuatir terlebih melihat wajah pucat istrinya.


Ting


Pintu lift terbuka dan Mikael langsung melangkahkan ke dua kakinya dengan cepat menuju ke arah mobilnya. Marcelino dengan cepat membuka pintu belakang pengemudi kemudian Mikael masuk ke dalam mobil dan Marcelino menutup pintu belakang mobil ketika Mikael sudah berada di dalam mobil. Marcelino memutari tubuhnya kemudian membuka pintu mobil kemudi dan naik ke dalam mobil.


Marcelino mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, sedangkan Mikael menghubungi papi Dennis kalau rencana penyerangan mengalami perubahan karena Katarina mendadak tidak sadarkan diri dan di bawa ke rumah sakit.


Papi Dennis tidak mempermasalahkan asalkan Mikael menjaga Katarina sampai penyerangan berakhir barulah papi Dennis akan datang menemui Mikael di rumah sakit.


Singkat cerita kini mereka sudah sampai di rumah sakit dan kini Mikael dan Marcelino sedang duduk menunggu Katarina di ruang ugd hingga setengah jam lebih pintu ugd terbuka membuat Mikael langsung berdiri dan mendekati dokter tersebut.


" Bagaimana keadaan istriku dok?" tanya Mikael dengan nada kuatir.

__ADS_1


__ADS_2