
" Aku berterima kasih karena kak Reno mau memotong gaji ku untuk mereka," jawab dokter Dona sambil membuka pintu kamar barunya.
Reno hanya terdiam tapi hatinya seperti tersentuh dengan ucapan dokter Dona, Reno menatap dokter Dona hingga dokter Dona masuk ke dalam kamarnya kemudian menutupnya dengan rapat.
" Kamu memang berbeda tapi aku akan menunggu ketika kamu gajian apakah kamu tetap menerima gaji mu di potong atau tidak," ucap Reno sambil membuka pintu kamarnya kemudian menutup pintunya dengan rapat.
Tujuh Hari Kemudian
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya, Dokter Dona tanpa mengeluh mengurus semua keperluan Reno dari makan hingga memilih pakaian hal itu membuat Reno merasa nyaman diperlakukan seperti seorang suami dan tidak terasa juga perban yang menutupi wajah Reno di buka, dokter Dona dengan perlahan membuka perban di wajah Reno hingga tidak berapa lama terlihat jelas perubahan wajah Reno membuat dokter Dona tersenyum bahagia.
" Kenapa kamu tersenyum? Wajahku tambah jelek seperti monster?" tanya Reno dengan tatapan sendu.
Dokter Dona tanpa sadar menyentuh wajah Reno kemudian membelainya membuat Reno memejamkan matanya dan merasakan nyaman dekat dengan dokter Dona.
" Wajah kak Reno semakin bertambah tampan karena itulah aku tersenyum bahagia," ucap dokter Dona
" Benarkah?" tanya Reno sambil memegang tangan dokter Dona yang menyentuh wajahnya.
" Benar kak, sebentar aku ambilkan cermin terlebih dahulu," ucap dokter Dona.
Dokter Dona mengambil cermin kemudian diberikan ke Reno, Reno menerima pemberian cermin dari dokter Dona dengan ragu Reno menatap dirinya sendiri lewat cermin tersebut.
__ADS_1
Matanya membulat sempurna melihat wajah barunya terlihat sangat tampan membuat Reno tersenyum bahagia begitu pula dengan dokter Dona.
" Sekarang kak Reno sangat tampan dan pasti banyak gadis yang menyukai kak Reno terlebih kak Reno bisa keluar melihat indahnya dunia tanpa ada orang yang menghina kak Reno lagi," ucap dokter Dona yang mengerti penderitaan Reno.
" Apa yang kamu katakan benar kakak bisa keluar melihat indahnya dunia tanpa ada orang yang menghina kakak lagi," jawab Reno.
" Bolehkah aku minta satu hal?" tanya dokter Dona dengan nada ragu.
" Apa yang kamu minta?" tanya Reno penasaran.
" Kak Reno sekarang sangat tampan dan pasti banyak gadis yang suka dengan kakak jadi aku minta tolong jangan permainkan perasaan wanita. Jika kak Reno menyukai seorang gadis begitu pula sebaliknya menikahlah dan jangan sakiti hatinya." ucap dokter Dona dengan mata berkaca - kaca.
Dokter Dona menghembuskan nafasnya dengan perlahan hingga air matanya jatuh tapi dengan cepat dokter Dona menghapusnya namun Reno melihatnya.
" Maaf, mulai sekarang aku tidak lagi berkerja di sini," ucap dokter Dona setelah menguasai perasaannya.
Grep
Bruk
Dokter Dona membalikkan badannya dan hendak meninggalkan Reno namun tangannya di tarik oleh Reno membuat dokter Dona yang belum ada persiapan jatuh di tubuh Reno membuat dokter Dona berusaha untuk turun dari tubuh Reno tapi Reno memeluk pinggang dokter Dona. Dokter Dona berusaha memberontak tapi tenaganya kalah jauh.
__ADS_1
" Kak Reno lepaskan." pinta dokter Dona sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan Reno.
Reno mendorong tubuh dokter Dona hingga jatuh terlentang kemudian Reno menaiki tubuh dokter Dona membuat dokter Dona mendorong dada Reno tapi sia - sia saja sedangkan Reno menatap mata dokter Reno yang mengeluarkan air matanya.
" Kenapa kamu menangis? dan kenapa kamu tidak ingin bekerja denganku?" tanya Reno penasaran.
" Karena kak Reno mirip dengan orang yang aku benci," jawab dokter Dona.
" Maksudnya?" tanya Reno dengan nada bingung.
" Dulu aku dan mantan kekasihku berencana akan bertunangan tapi karena aku sakit batuk pilek dan selama seminggu aku belum sembuh juga membuat mantan kekasihku dia memutuskan hubungan kami dan dia menikahi wanita lain yang lebih sehat. Hatiku sangat hancur ketika mendengar hal itu karena itulah aku menutup pintu hatiku rapat - rapat untuk pria karena aku tidak ingin terluka lagi." ucap dokter Dona dan tidak berapa lama air matanya kembali keluar.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
__ADS_1