
" Reno sayang kenalkan ini tante Bela dan Billy," ucap daddynya Reno.
Reno menatap ke arah wanita tersebut kemudian berlanjut ke arah Billy yang hanya berselisih satu tahun kurang.
" Hallo tante," panggil Reno kecil.
" Hallo anak tampan," panggil Tante Bela sambil tersenyum manis.
" Billy sayang kamu main sama kak Reno ya? mommy mau bicara dengan daddynya Reno," ucap tante Bela.
" Baik mommy, kak Reno kita main yuk," ajak Billy.
" Ayo dek," jawab Reno kecil.
Mereka berdua bermain di taman belakang sedangkan daddynya Reno dan tante Bela mengobrol tentang pekerjaan kantor. Tante Bela adalah sekretaris nya daddy nya Reno dan mereka datang karena ingin membicarakan tentang pekerjaan kantor.
Setelah hampir satu jam kemudian mereka sudah selesai mengerjakan pekerjaan kantor yang di bawa ke rumah. Merekapun pergi meninggalkan mansion yang sangat megah tersebut.
Satu Minggu Kemudian
Hampir tiap hari tante Bela datang sambil membawa makanan dan mereka berempat makan bersama layaknya sebuah keluarga hingga seminggu kemudian tante Bela datang lagi dan seperti biasa membawa makanan.
__ADS_1
" Reno sayang, tante memasak kesukaanmu," ucap tante Bela.
" Terima kasih tante," jawab Reno kecil.
" Aku dimasak kini tidak ?" tanya daddynya Reno.
" Tentu saja," jawab tante Bela.
Grep
" Terima kasih," jawab daddynya Reno dan tanpa sadar memeluk tante Bela.
" Maaf, karena aku sangat senang kamu perhatian sama aku dan anakku," jawab daddynya Reno sambil melepaskan pelukannya.
" Ayuk," jawab daddynya Reno.
Mereka pun makan bersama dan seperti biasa selesai makan Reno dan Billy bermain di taman belakang sedangkan daddynya Reno dan tante Bela mengerjakan pekerjaan kantor.
" Kok udaranya panas ya?" tanya tante Bela sambil membuka satu kancing kemeja.
" Masa sih?" tanya daddynya Reno.
__ADS_1
" Serius," jawab Tante Bela sambil membuka kancing yang ke dua.
Daddynya Reno mengangkat kepalanya dan melihat Bela membuka kancing ke tiga hingga nampak setengah dua gunung kembar milik tante Bela membuat daddynya Reno menelan salivanya dengan bersusah payah karena bagaimanapun dirinya adalah pria normal.
" Apa yang kamu lakukan?" tanya daddynya Reno yang merasakan tombak saktinya mulai menegang.
" Aku merasa panas makanya membuka beberapa kancing kemejaku," jawab tante Bela dengan nada menggoda sambil memainkan lidahnya.
Daddy nya Reno yang tidak bisa menahan ha srat nya langsung menarik tangan tante Bela menuju ke arah kamarnya sedangkan tante Bela hanya tersenyum menyeringai karena usahanya tidak sia - sia mendapatkan duda kaya raya.
bruk
Daddynya Reno mendorong tubuh tante Bela kemudian menaiki tubuhnya dan merobek pakaiannya dengan kasar hingga polos tanpa sehelai benangpun sedangkan Bela pura - pura memberontak agar Reno tidak tahu kalau dirinya juga menginginkan hal tersebut.
Daddy nya Reno yang melihat dua gunung kembar milik tante Bela yang menantang membuat daddy nya Reno memainkan salah satu gunung kembar milik tante Bela membuat Tante Bela mendesah.
" Tuan, aku mohon jangan lakukan ini padaku," mohon tante Bela berpura-pura.
" Sudah lama adik kecilku tidak di asah dan kini aku ingin kamu yang mengasah nya," bisik daddynya Reno.
Daddy nya Reno yang mengetahui titik sensitif wanita membuat tante Bela or gas me membuat daddy nya Reno sangat bahagia.
__ADS_1
" Aku masukkan ya?" tanya daddynya Reno yang wajahnya sudah berselimut gairah.