Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Dokter Bela


__ADS_3

" Selamatkan calon istriku, aku akan membayar mu berapa pun asalkan calon istriku selamat," pinta Reno.


" Aku akan usahakan," ucap dokter tersebut sambil menahan amarahnya.


Dokter cantik itu pun mulai mengobati dokter dona dan matanya tidak sengaja melihat ada begitu banyak jejak kemerahan di leher dokter Dona membuat dokter cantik tersebut hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan perlahan membuat Reno semakin panik.


" Apakah sulit? Jika sulit aku akan membawanya ke rumah sakit," ucap Reno dengan nada kuatir.


" Aku  bisa," jawab dokter cantik tersebut.


" Kalau begitu cepat sembuhkan calon istriku karena kalau sampai terjadi sesuatu dengan calon istriku maka kamu pulang tinggal nama," ancam Reno


Glek


Dokter Cantik itu pun menelan salivanya dengan kasar ketika mendengar ucapan Reno, dokter cantik itupun mulai membuka tas kerjanya dan mengeluarkan perlengkapan dokter untuk mengobati dokter Dona.


Hingga setengah jam kemudian dirinya sudah selesai mengobati dokter Dona dan memasukkan kembali peralatan dokternya ke dalam tas kerjanya.


" Sebentar lagi sadar," jawab dokter cantik tersebut dengan wajah di tekuk.

__ADS_1


" Kenapa kamu cemberut?" tanya Reno tanpa menatap ke arah dokter cantik tersebut.


Reno sebenarnya sudah tahu kalau dokter tersebut menyukai dirinya sejak masih kecil tapi Reno selalu menganggap dirinya sebagai adik dan tidak lebih.


" Kita sudah kenal sudah lama sejak kita masih kecil dan jujur aku sudah lama mencintai kak Reno dan mau menerima apa adanya tapi kenapa kak Reno tidak pernah sedikitpun mengerti akan sikapku selama ini," ucap dokter tersebut.


" Aku tahu kamu mencintaiku tapi cinta itu tidak bisa dipaksakan sejak dulu aku selalu menganggap dirimu tidak lebih sebagai seorang adik," jawab Reno dengan jujur.


" Tapi aku tidak mau di anggap sebagai adik," ucap dokter cantik tersebut sambil membuka kancing kemejanya satu demi satu.


" Bela!!! kamu itu seorang wanita dan berprofesi sebagai seorang dokter, kenapa jadi wanita murahan?" tanya Reno dengan nada naik satu oktaf


" Bela!!!" Bentak Reno sambil berjalan ke arah Bela.


Dokter Bela melirik sekilas dokter Dona perlahan membuka matanya membuat dirinya tersenyum devil kemudian mengeluarkan air mata buayanya.


" Hiks... hiks... maafkan perkataan yang aku katakan barusan,' ucap dokter Bela sambil terisak bersamaan dirinya melepaskan pengait bra nya.


Grep

__ADS_1


Dokter Bela menarik bra nya hingga terlihat jelas dua gunung himalaya yang sangat menantang kemudian memeluk Reno membuat Reno terdiam beberapa saat sedangkan dokter Dona yang melihat dokter Bela memeluk Reno dan di atasnya tidak menggunakan sehelai pakaian membuat dokter Dona hanya bisa mengeluarkan air matanya sambil memalingkan wajahnya.


Bruk


Reno yang melihat dokter Dona sudah sadar dan mengeluarkan air matanya membuat Reno mendorong tubuh dokter Bela hingga terjatuh ke lantai kemudian berjalan ke arah dokter Dona dan duduk di sisi ranjang.


" Sayang, ini tidak seperti yang kamu lihat," ucap Reno sambil menghapus air mata dokter Dona dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


Dokter Dona hanya memejamkan matanya dan tidak ingin melihat Reno sedangkan Reno menatap Bela dengan tatapan membunuh membuat Bela mengambil pakaiannya dan memakainya sambil menahan amarahnya.


" Sayang, setelah kamu sembuh kita secepatnya menikah karena aku tidak ingin kamu pergi dari kehidupanku," ucap Reno sambil menangkup ke dua pipi dokter Dona agar menatap dirinya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2