Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Kartu Domino


__ADS_3

" Baiklah karena adik sudah mengakuinya ini obat penawarnya," ucap Katarina sambil memberikan botol yang berisi penawar.


Ana langsung menerimanya dan langsung meminumnya setelah selesai Ana tersenyum sinis ke arah Katarina.


" Aku terpaksa mengakuinya karena aku tidak ingin menderita, aku akan katakan ke orang - orang kalau kakak sepupuku menindas adik sepupunya dengan memaksa mengatakan yang tidak pernah aku lakukan, karena aku tidak bersalah," ucap Ana


" Silahkan saja, kalau kamu tidak malu dengan wajah cacat mu," ucap Katarina


" Maksud kakak?" tanya Ana dengan wajah pucat.


" Obat penawar yang aku beri hanya menghilangkan efek rasa terbakar pada kulit tapi untuk wajah aku tidak memberikan obat penawarnya karena aku tahu kamu itu gadisĀ  yang sangat licik," ucap Katarina.


" Usir mereka!!" perintah Katarina.


" Baik nona," jawab mereka serempak


Ke tiganya di seret keluar segala umpatan keluar dari mulut mereka tapi tuan Albert dan Katarina tidak memperdulikan hingga beberapa saat suara itu hilang dari balik pintu.


" Daddy, jangan sedih," ucap Katarina.


" Daddy bukannya sedih tapi daddy sangat kecewa dengan adik kandung daddy, selama ini daddy menuruti permintaan mereka tapi ternyata apa yang daddy lakukan ternyata hanya sia sia saja." ucap tuan Albert.

__ADS_1


" Sudahlah dad, jangan dipikirkan nanti daddy sakit," ucap Katarina.


Grep


" Daddy sangat bersyukur mempunyai putri sepertimu, maafkan daddy yang dulu sering menghukum mu," ucap tuan Albert sambil memeluk Katarina.


" Sudahlah dad jangan di ingat tentang masa lalu karena masa lalu tidak bisa di ubah dan sekarang kita menatap ke masa depan tanpa menengok ke arah belakang ," jawab Katarina bijak.


" Perkataan mu mengingatkan daddy sama seperti perkataan mommymu," ucap tuan Albert.


" Kita ke kuburan mommy yuk?" ajak Katarina


" Ayo sayang," jawab tuan Albert yang sangat merindukan istri tercintanya.


Tuan Albert dan Katarina berjalan hingga mereka melihat di pos penjagaan Rey sedang bermain domino bersama rekan kerjanya yang sama - sama bodyguard.


Rey yang melihat tuan Albert dan Katarina berjalan dengan cepat dirinya menghentikan bermain kartu kemudian berjalan ke arah garasi mobil untuk mengambil mobil yang akan di tumpangi oleh mereka.


" Paman, tadi paman main apa?" tanya Katarina kepo.


" Oh tadi paman main kartu domino," ucap Rey sambil membuka pintu belakang pengemudi.

__ADS_1


" Apakah kartu domino ada yang masih baru?" tanya Katarina sambil menggeser tubuhnya agar tuan Albert masuk ke dalam mobil.


" Ada nona yang masih baru kira - kira ada 4 pak kartu domino tapi sebelumnya maaf nona memang kenapa nona menanyakannya?" tanya Rey penasaran sambil menutup pintu mobil setelah tuan Albert masuk ke dalam pintu mobil.


" Nanti paman akan tahu tapi sebelumnya aku minta semuanya yang masih baru dan tolong belikan seratus pak kartu domino," ucap Katarina.


" Buat apa kamu membeli sebanyak itu?" tanya tuan Albert dengan nada bingung begitu pula dengan Rey.


" Daddy dan paman akan tahu," jawab Katarina.


" Baik nona, akan saya ambilkan kartu dominonya," ucap Rey


Rey berjalan ke arah pos penjagaan kemudian mengambil 4 pak kartu domino yang masih baru setelah selesai mengambil Rey membalikkan badannya dan berjalan ke arah mobil.


" Maaf nona ini 4 pak kartu domino," ucap Rey sambil memberikan kartu domino tersebut.


" Terima kasih paman," Jawab Katarina sambil menerima 4 pak kartu domino kemudian tiga pak di masukkan ke dalam tas kecil sedangkan yang satu pak nya lagi di pegang.


Katarina mengeluarkan isi kartu domino dari dalam dus nya kemudian dimasukkan ke dalam tasnya sedangkan tuan Albert dan Rey hanya memperhatikan Katarina sambil berfikir.


Singkat cerita kini mereka berada di area pemakaman, tuan Albert, Katarina dan Rey memanjatkan doa setelah selesai Katarina memeluk nisan tersebut dan dalam hatinya akan membalas orang - orang yang telah membunuh mommy anak pemilik tubuhnya.

__ADS_1


Tidak jauh dari lokasi kejadian ada seseorang membuang sesuatu binatang melata yaitu 3 ekor ular dan 3 ular tersebut bergerak ke arah tuan Albert, Rey dan Katarina yang masih berada di kuburan.


__ADS_2