Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Aku akan pergi dari kehidupanmu


__ADS_3

" Aku akan pergi dari kehidupanmu, semoga kak Reno bahagia dan menemukan seorang wanita yang lebih baik dariku," ucap dokter Dona sambil turun dari ranjang.


bruk


" Akhhhh... sakit," pekik dokter Dona ketika merasakan bagian privasinya terasa sangat perih hingga dirinya jatuh dari lantai.


Tanpa banyak bicara Reno turun dari ranjang kemudian mengendong dokter Dona ala bridal style kemudian dengan perlahan Reno menurunkan tubuh dokter Dona ke ranjang.


Reno merasakan kecanduan dengan tubuh dokter Dona membuat Reno menaiki kembali tubuh dokter Dona. Reno mencium bibir dokter Dona namun dokter Dona memalingkan wajahnya sedangkan Reno tidak memperdulikan dari bibir pindah ke leher dokter Dona hingga akhirnya Reno ingin memasukkan tombak saktinya ke privasi dokter Dona.


" Lakukan sepuas mu kak, karena setelah ini kita tidak melakukan lagi," ucap dokter Dona sambil memejamkan matanya agar dirinya tidak mengeluarkan air matanya.


" Apa maksudmu?" tanya Reno sambil menatap wajah cantik dokter Dona.


" Kak Reno akan tahu nanti," jawab dokter Dona tanpa membuka matanya.


Reno yang sangat kesal dengan perkataan dokter Dona memasukkan tombak saktinya membuat dokter Dona menggenggam seprai dengan erat menahan rasa sakit baik pada bagian privasinya maupun rasa sakit pada hatinya secara bersamaan atas perkataan Reno hingga setengah jam kemudian Reno menarik tombak saktinya bersamaan dokter Dona menggigit lidahnya hingga darah keluar dari mulutnya tanpa di ketahui oleh Reno.


Reno memeluk tubuh polos dokter Dona bersamaan dokter Dona tidak sadarkan diri kemudian Reno mengecup pucuk kepala dokter Dona.

__ADS_1


Cup


" Aku sangat puas," ucap Reno tanpa memperdulikan dokter Dona tidak membalas pelukannya.


Hening


Hening


" Sayang," panggil Reno


Hening


Hening


Setelah selesai Reno meletakkan kembali ponselnya kemudian membersihkan tubuh dokter Dona setelah selesai Reno memakaikan pakaian kemeja miliknya untuk dipakaikan dokter Dona.


Setelah semuanya beres Reno berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sangat lengket hingga lima belas menit kemudian Reno sudah  selesai mandi dan memakai pakaian santai bersamaan pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang.


" Masuk," panggil Reno.

__ADS_1


Ceklek


Seorang dokter cantik membuka pintu kamarnya sambil tersenyum manis tapi senyumannya langsung memudar seketika melihat ada seorang wanita sedang tertidur dengan pulas di ranjang Reno.


Matanya membulat sempurna karena bru kali ini Reno melakukannya di kamarnya sebab biasanya Reno melakukannya bersama wanita lain di kamar tamu dan tidak pernah di ranjangnya karena dirinya tahu kalau Reno tidak suka jika ada gadis atau wanita tidur di ranjangnya.


" Wajah kak Reno sangat tampan," puji dokter cantik tersebut tanpa memperdulikan dokter Dona.


" Periksa kondisi calon istriku," ucap Reno dengan nada tegas sambil menatap tajam ke arah dokter yang sudah lama menjadi sahabatnya.


Duar                            Duar


Bagai petir di siang hari ketika mengetahui kalau pria yang selama ini dicintainya dalam diam ternyata sudah ada calon istrinya, dengan wajah cemberut dokter tersebut memeriksa kondisi dokter Dona dan matanya membulat sempurna dengan apa yang dilakukan oleh dokter Dona.


" Apa yang terjadi dengan calon istriku?" tanya Reno dengan nada kuatir karena dirinya menyangka pasti ada hubungan dengan perkataannya membuat dirinya merasa bersalah.


" Calon istrimu mencoba melakukan tindakan bunuh diri dengan cara menggigit lidahnya sendiri," ucap dokter cantik tersebut.


" Apa!!!" pekik Reno seakan tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh dokter Dona yang di bilang nekat.

__ADS_1


__ADS_2