
"Oke," jawab Mikael singkat sambil menerima ponselnya.
Empat jam kemudian Katarina sudah mulai terasa lelah sedangkan para tamu undangan datang dan pulang silih berganti tidak ada habis - habisnya.
"Aku sangat lelah sayang," ucap Katarina.
"Kita istirahat di kamar saja," ucap Mikael
"Tapi tamu undangan banyak yang belum pulang," ucap Katarina.
"Memang benar mereka belum pulang tapi aku tidak tega melihat wajah lelah mu," ucap Mikael sambil mengusap ke dua pipi Katarina dengan lembut.
Katarina ingin menjawab namun papi Dennis orang tua Mikael datang menemui mereka berdua membuat Katarina tidak jadi bicara dan ke dua tangannya yang sedang membelai pipi lembut milik Katarina.
"Mikael sepertinya istrimu sangat lelah kalian berdua istirahatlah," ucap papi Dennis.
"Baik pi," jawab Mikael patuh.
"Tapi pi, para tamu undangan bagaimana?"tanya Katarina tidak enak hati.
__ADS_1
" Tenang saja itu jadi urusan kami sebagai orang tua," jawab papi Dennis.
"Benar yang dikatakan kakek mu kalian istirahatlah," ucap tuan Albert.
"Baik Pi, Ayah," jawab Katarina
Katarina dan Mikael mengecup punggung tangan papi Dennis kemudian tuan Albert secara bergantian setelah selesai mereka berjalan ke arah tangga mansion menuju ke lantai dua di mana kamar mereka berada.
Ceklek
Mikael membuka pintu dengan lebar kemudian Katarina masuk ke dalam kamarnya dan di susul oleh Mikael.
"Aku mandi dulu sedangkan istriku yang cantik melepaskan aksesoris," ucap Mikael sambil melepaskan dasinya yang terasa tercekik.
Katarina yang sudah selesai melepaskan segala atributnya atau aksesorisnya kemudian memunguti satu persatu pakaian milik Mikael lalu dimasukkan ke dalam keranjang khusus pakaian kotor.
Katarina berusaha untuk menarik resleting gaun pengantin ke arah bawah namun tidak bisa tapi Katarina tidak menyerah hingga tidak berapa lama tangan kekar menyentuh punggung Katarina kemudian menarik resleting dan Katarina tahu siapa pelakunya jika bukan suaminya.
Grep
__ADS_1
"Sekarang ya," bisik Mikael dengan suara berat sambil memeluk Katarina dari arah belakang.
"Aku mandi dulu karena badanku sangat lengket," jawab Katarina sambil melepaskan ke dua tangan Mikael.
Katarina berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sangat lengket sedangkan Mikael menarik handuknya hingga tampak tombak sakti miliknya tegak dengan sempurna.
Mikael membuang secara asal handuknya hingga menampilkan tubuh polos nya tanpa sehelai benang pun kemudian Mikael berjalan ke arah ranjang. Mikael berbaring sambil menyelimuti tubuh polos nya kemudian memejamkan matanya.
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka, Katarina berjalan ke arah ranjang sambil tersenyum bahagia karena mengira suaminya sudah tidur dengan pulas. Katarina pun ikut berbaring di samping suaminya dan menggunakan selimut yang sama dengan Mikael untuk menyelimuti tubuhnya. Katarina tidur dengan menggunakan jubah handuk karena tubuhnya sangat lelah dan ingin secepatnya bermimpi indah.
Grep
Mikael yang awalnya tidur terlentang berpindah posisi memeluk tubuh Katarina sambil salah satu tangannya dimasukkan ke dalam jubah mandi milik Katarina sedangkan Katarina yang awalnya mulai tidur jadi terusik terlebih dirinya merasakan salah satu pahanya ada yang bergerak - gerak membuat Katarina membuka mata.
"Sayang," panggil Katarina.
" Iya sayang," jawab Mikael sambil membuka matanya dan tersenyum mesum.
__ADS_1
"Apa yang sayang lakukan?"tanya Katarina.
" Melakukan ma lam per ta ma seperti yang biasa dilakukan oleh sepasang pengantin baru," bisik Mikael sambil sengaja mengeja kalimat malam pertama.