Wanita Kesayangan CEO

Wanita Kesayangan CEO
Katarina dan Mikael


__ADS_3

" Tidak ada honey, aku mohon biarkan seperti ini," mohon Katarina untuk pertama kalinya sambil masih memeluk suaminya dengan erat.


Mikael hanya diam dan membiarkan istrinya memeluknya sambil membelai punggung istrinya secara berulang kali membuat Katarina memejamkan matanya menikmati sentuhan lembutnya dan tidak berapa lama terdengar suara dengkuran halus dari mulut istrinya.


" Kenapa kamu memendam semuanya sendiri? Aku ingin kamu berbagi denganku karena aku adalah suamimu yang selalu melindungi dirimu," gumam Mikael sambil bersandar di kepala sofa.


Melihat Katarina tidur membuat Mikael ikut memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama Mikael ikut tertidur dengan pulas dengan posisi duduk dan saling berpelukan.


Ceklek


Marcelino membuka pintu ruangan Mikael untuk memberikan dokumen tapi ketika melihat Mikael dan Katarina saling berpelukan membuat Marcelino menutup pintu ruangannya dengan perlahan.


Satu jam kemudian Katarina perlahan membuka matanya sambil menggeliatkan tubuhnya membuat Mikael ikut membuka matanya.


" Maaf honey, aku ketiduran pasti tubuh honey pegal karena aku tidur di tubuh honey," ucap Katarina sambil bangun dari tubuh Mikael


" Pegal tidak hanya ke dua kakiku agak kram," jawab Mikael


" Maaf," jawab Katarina sambil memijat salah satu kaki Mikael.


" Tidak apa - apa, ada apa?" tanya Mikael


" Tidak ada apa - apa honey, jam berapa sekarang?" tanya Katarina mengalihkan pembicaraan


" Sebentar... ( sambil mengambil ponselnya untuk melihat jam ) ... jam 1 siang, memangnya kenapa sayang?"tanya Mikael


" Ya ampun, gara - gara ketiduran makan siang honey jadi terlambat dan makanannya sudah menjadi dingin, aku beli yang b1aru saja honey," ucap Katarina tidak enak hati sambil membuka tasnya untuk mengambil ponselnya.


Grep


" Tidak apa - apa sayang, aku makan yang kamu belikan untukku," ucap Mikael sambil menahan tangan Katarina.


" Tapi honey makanannya sudah dingin," ucap Katarina


" Tidak apa - apa sayang," jawab Mikael sambil tersenyum


Mikael bangun dari kursinya kemudian berjalan ke arah wastafel untuk mencuci tangan kemudian kembali lagi ke tempat semula dan duduk di samping istrinya.


Cup

__ADS_1


" Terima kasih sayang," ucap Mikael sambil mengecup kening istrinya singkat dan mengambil kotak makanan yang sudah disiapkan oleh istrinya.


" Aku hangat tin dulu ya," ucap Katarina


" Tidak usah sayang," jawab Mikael


Mikael dengan lahap memakan makanan yang di bawa oleh istrinya membuat Katarina berkaca - kaca sedangkan Mikael yang sedang makan dengan lahap menghentikan makanannya dan menatap istrinya.


" Ada apa sayang?" tanya Mikael yang melihat mata istrinya berkaca - kaca.


" Makanlah dulu ada yang ingin aku katakan," ucap Katarina.


Tanpa banyak bertanya Mikael dengan lahap memakan makannya hingga sepuluh menit kemudian Mikael sudah selesai makan dan minum, Katarina langsung membuang kotak makanan tersebut ke dalam tong sampah.


" Ada apa sayang?" tanya Mikael mengulangi perkataannya kembali.


" Nanti pulang kerja, suamiku tinggal di mansion milik suamiku dan aku tinggal di mansion milik ayahku," ucap Katarina


" Bukan milikku tapi milikmu karena mansion itu sudah aku balik nama atas namamu," ucap Mikael


" Sejak kapan?" tanya Katarina dengan nada terkejut


" Sejak kamu menyembuhkan ke dua kakiku aku mengubah atas namamu," ucap Mikael


" Aku tahu tapi aku memberikannya karena aku sangat mencintaimu dengan menghadiahkan untuk istri yang aku cintai," ucap Mikael.


" Terima kasih sayang," jawab Katarina dengan wajah penuh haru


" Sama - sama sayang," jawab Mikael


" Oh ya kembali ke perkataan ku yang tadi, honey mau kan pulang sore tinggal di mansion?" tanya Katarina mengulangi perkataannya dengan penuh harap Mikael menyetujui permintaannya.


" Kenapa kita tidur terpisah? dan kenapa aku tidak boleh tidur di mansion milik daddy?" tanya Mikael pura - pura tidak tahu sambil menatap mata Katarina


" Aku tidak tahu tapi saat ini aku ingin nanti malam kita tidur terpisah," jawab Katarina berusaha untuk tidak mengatakan sejujurnya.


" Apakah istriku tidak mencintaiku?" tanya Mikael


" Tentu saja aku sangat mencintai suamiku karena itulah aku tidak ingin suamiku terluka," ucap Katarina keceplosan.

__ADS_1


Katarina langsung tersadar dan langsung menutup mulutnya dengan menggunakan ke dua mulutnya membuat Mikael menatap ke arah istrinya dengan tatapan seakan meminta penjelasan.


Katarina menghembuskan nafasnya dengan perlahan. Terpaksa Katarina menceritakan tentang masa lalunya hingga mansion milik orang tuanya akan di serang oleh orang yang sama waktu Katarina masih kecil kecuali tentang reinkarnasi.


" Itulah yang terjadi jadi suamiku sekarang tahu kenapa aku meminta suamiku untuk tidur terpisah." ucap Katarina mengakhiri ceritanya.


" Kenapa kamu menyembunyikan hal sebesar ini? Apakah artinya aku bagimu jika istriku sendiri tidak percaya sama suami sendiri?" tanya Mikael dengan wajah kecewa.


Grep


" Maaf.... Hiks... Hiks... Hiks...  aku terpaksa melakukan itu karena aku tidak ingin suamiku terluka, sudah cukup bagiku mendengar suara teriakan kesakitan mereka karena suara teriakan kesakitan mereka membuatku menutup telingaku dengan menggunakan ke dua tanganku selain itu aku melihat sendiri bagaimana mommy melawan mereka dan akhirnya mommy meninggal karena di bunuh oleh mereka di tambah mereka mem per ko sa mommy ku bersama - sama dan juga ketika daddy menemukanku kami turun ke bawah dan aku melihat dengan jelas bagaimana semua pelayan, semua bodyguard yang tinggal di mansion meninggal di depan mataku," ucap Katarina dengan tubuh bergetar sambil terisak dan memeluk suaminya.


" Jika terjadi sesuatu denganmu lalu bagaimana denganku?" tanya Mikael sambil mendorong tubuh istrinya dengan perlahan.


" Suamiku bisa menikah lagi dan aku merestuinya karena aku tidak sanggup jika suamiku terluka," jawab Katarina.


Peletak


" Aduh," ucap Katarina ketika keningnya di sentil oleh suaminya sambil mengusapnya.


" Maaf, habis aku kesal kalau ngomong tanpa ada beban, memangnya istriku tidak kasihan denganku jika ingin pergi dari hidupku?" tanya Mikael sambil mengusap kening istrinya dan meniupnya.


" Kamu tahu hidupku akan hancur jika terjadi sesuatu dengan istriku terlebih hidupku tidak ada artinya karena aku sebagai suami tidak bisa melindungi istri yang aku cintai," sambung Mikael sambil menyelipkan anak rambut istrinya ke telinganya.


" Maaf," jawab Katarina merasa bersalah.


" Aku maafkan tapi tidak untuk ke dua kalinya, jadi mulai sekarang jangan pernah menyembunyikan sesuatu dariku," jawab Mikael dengan tegas.


" Baik," jawab Katarina


" Jadi nanti malam kita tidur di mansion." ucap Mikael.


" Tapi aku tidak ingin suamiku terluka," ucap Katarina


" Begitu pula dengan diriku jadi nanti malam kita tidur di mansion milik keluargamu dan aku tidak terima penolakan," ucap Mikael dengan tegas.


" Baiklah," jawab Katarina singkat dengan nada pasrah.


" Sekarang aku ingin melanjutkan perkerjaanku dan istriku silahkan istirahat di kamar," ucap Mikael.

__ADS_1


" Ok," jawab Katarina singkat sambil turun dari kursi dan berjalan ke ruang pribadi milik suaminya namun baru tiga langkah Mikael bertanya membuat Katarina menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya menatap wajah tampan suaminya.


" Oh ya, daddy dan asisten daddy saat ini masih di luar negeri, ya?" tanya Mikael pada Katarina


__ADS_2