
" Silahkan," jawab Katarina singkat.
" Pakaian ganti ada di sebelah sana," ucap Reno.
" Ok," jawab Katarina dan dokter Dona serempak.
Reno, Katarina dan dokter Dona turun dari sofa kemudian berjalan ke arah brangkar kemudian Reno berbaring di brangkar tersebut.
Katarina dengan di bantu dokter Dona mencuci tangan terlebih dahulu kemudian mengganti pakaiannya di ruang ganti setelah selesai mereka berdua memeriksa kondisi wajah Reno sedangkan Reno menatap wajah cantik dokter Dona yang serius memandangi wajah Reno tanpa ada rasa jijik sedikitpun.
Reno yang sudah mengetahui kalau Katarina sudah memiliki calon suami berusaha menghilangkan perasaan sukanya terlebih Katarina wanita baik dan dirinya tidak ingin menyakitinya ataupun merusaknya.
Walau Reno terkenal dengan kekejamannya tapi hanya ditunjukkan ke orang - orang yang menghina dirinya dan yang berani mengusik kehidupannya.
Katarina, dokter Dona dan beberapa dokter kepercayaan Reno mulai melakukan operasi hingga tiga jam lebih akhirnya mereka sudah selesai melakukan operasi.
Wajah Reno kini di balut perban hanya menyisakan mata, hidung dan mulut yang masih terbuka, para dokter kepercayaan Reno pergi meninggalkan mereka bertiga atas perintah Reno sebelumnya.
" Perbannya akan di buka seminggu kemudian dan selama seminggu jangan terkena air," ucap Katarina.
" Apakah ada pantangan lainnya?" tanya Reno.
__ADS_1
" Ada selama seminggu ada beberapa pantangan makanan yang tidak boleh kakak makan," jawab Katarina.
" Apakah kamu ada orang yang bisa kakak percaya untuk mengurusku?" tanya Reno
" Maksud kakak?" tanya Katarina dengan nada bingung.
" Seminggu yang lalu ada orang yang meracuniku lewat makanan karena itulah kakak tidak percaya dengan koki, jadi beberapa hari kakak memasak sendiri hanya saja kakak mulai bosan dengan masakan kakak," ucap Reno.
" Apa??? jahat sekali coba aku cek nadi kakak," ucap Katarina dengan nada terkejut.
Katarina memegang nadi Reno setelah dua menit lebih Katarina mengambil botol obat penawar racun.
" Di tubuh kakak masih ada racun jadi ini aku berikan obat penawarnya," ucap Katarina kemudian memberikan botol yang berisi penawar racun.
" Maaf tuan, biar aku bantu meminum obatnya," ucap dokter Dona.
" Panggil lah namaku Reno, terima kasih," jawab Reno sambil tersenyum bahagia karena baru kali ini dirinya diperhatikan selain Katarina.
" Bagaimana kalau kakak?" tanya dokter Dona sambil memasukkan obat ke dalam mulut Reno kemudian memberikan gelas yang sudah ada sedotannya.
" Silahkan," jawab Reno singkat.
__ADS_1
" Obat yang aku berikan bisa mengurangi racun tapi belum sepenuhnya benar - benar hilang jadi harus minum beberapa kali," ucap Katarina.
" Sampai beberapa kali kakak minum?" tanya Reno
" Sekitar tujuh hari racun itu benar - benar hilang dari tubuh kakak dan ini obatnya silahkan kakak simpan," jawab Katarina sambil memberikan obat penawar racun.
" Berapa harga semua yang kakak bayar?" tanya Reno.
" Maksudnya?" tanya Katarina dengan nada bingung.
" Melakukan operasi wajahku dan obat penawar racun, berapa harga yang aku bayar?" tanya Reno.
' Semua wanita pasti mata duitan tapi khusus untukmu kakak tidak masalah karena kamu sangat baik sama kakak terlebih tidak menghinaku.' ucap Reno dalam hati.
" Terserah kakak membayar aku berapa tapi berikan uang itu untuk orang yang tidak mampu," jawab Katarina.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
__ADS_1
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :