
Mereka masuk ke dalam restoran tersebut dan langsung di sambut oleh manager restoran, mereka masuk ke dalam ruang VVIP membuat mata Ana berbinar - binar sedangkan yang lainnya bersikap biasa, Dennis mendorong kursi roda Mikael kemudian Mikael meminta Katarina untuk duduk di sebelahnya namun lagi - lagi tanpa punya rasa malu duduk di kursi yang seharusnya diduduki oleh Katarina.
" Pindah!!" perintah MIkael sambil menatap tajam ke arah Ana.
" Maaf kak, kakiku masih sakit. Apakah tadi kakak tidak melihat kalau aku berjalan pincang?" tanya Ana.
" Mikael, kamu dan Katarina duduk di kursi itu biar mami dan papi duduk di kursi ini," ucap Elisabeth yang melihat putranya akan mengeluarkan suara untuk memaki Ana.
" Benar kata mami, kita duduk di kursi itu," ucap Katarina dengan nada lembut sambil mendorong kursi roda.
" Ok." jawab Mikael singkat sambil mendongak ke atas kemudian tersenyum menatap wajah cantik Katarina.
Katarina menundukkan kepalanya kemudian membalas senyuman Mikael sedangkan Dennis dan Elisabeth tersenyum bahagia karena putranya menyukai wanita yang tepat terlebih Katarina sangat sabar terhadap putranya yang sangat dingin dan galak. Ana yang melihat hal itu hanya bisa mengepalkan ke dua tangannya dengan erat menahan amarahnya dan dirinya semakin membenci Katarina.
" Sayang, mau pesan apa?" tanya Mikael.
" Apa saja aku suka kecuali...." ucap Katarina menggantungkan kalimatnya.
" Kecuali apa?" tanya Mikael penasaran.
" Rumput karena aku bukan sapi atau kambing," ucap Katarina sambil mencolek hidung Mikael.
" Pfffttttttt hahahaha...." Tawa lepas Mikael untuk pertama kalinya sambil mengacak rambut Katarina.
" Aish, rambutku berantakan tahu," ucap Katarina sambil memajukan bibir bawahnya.
" Bibir jangan dimajukan nanti aku cium," bisik Mikael.
Bugh
" Aduh sakit," ucap Mikael pura - pura ketika Katarina memukul bahunya.
" Biarin," jawab Katarina singkat.
" Aish.... Aish.. kalau aku jadi suamimu tiap hari aku dipukuli kamu terus," ucap Mikael sambil tersenyum.
" Tergantung," jawab Katarina sa.mbil tersenyum
" Tergantung apa?" tanya Mikael.
" Kalau kak Mikael nakal baru aku pukul," ucap Katarina.
" Pffftttt hahahaha...." Tawa lepas Mikael lagi sambil mengacak rambut Katarina.
" Aish, rambutku berantakan tahu," ucap Katarina sambil memajukan bibir bawahnya.
" Ingat bibir," ucap Mikael.
Bruk
__ADS_1
Grep
Katarina ingin memukul kembali bahu Mikael tapi tangannya langsung di tahan oleh Mikael kemudian mengecup punggung tangan Katarina membuat wajah Katarina memerah menahan malu. Dennis dan Elisabeth hanya bisa saling menatap karena sudah kalinya putra sulungnya bisa tertawa lepas karena biasanya hanya sekedar tertawa itupun juga jarang sedangkan Ana semakin bertambah kesal melihat keromantisan mereka berdua.
" Apanya yang lucu?" tanya Ana dengan nada ketus.
" Lebih baik kamu keluar dari restoran ini," usir Dennis yang sangat membenci wanita yang tidak punya rasa malu
" Maafkan adik sepupuku pi," ucap Katarina tidak enak hati.
" Kamu tidak salah tapi wanita ini yang bikin papi kesal," ucap Dennis sambil menatap tajam ke arah Ana.
" Benar kata papi, lebih baik kamu pergilah," usir Mikael.
" Kakak," panggil Ana meminta pertolongan agar dirinya tidak di usir.
" Sayang, sudah lebih baik kita pesan makanan," ucap Katarina sambil membelai punggung Mikael dengan lembut agar rasa marahnya menghilang.
" Sayang, benar kata Katarina lebih baik kita pesan makanan," ucap Elisabet sambil membelai punggung Dennis dengan lembut agar rasa marahnya menghilang.
Usapan lembut Elisabeth dan Katarina sangat manjur dua pria tampan tersebut amarahnya langsung menghilang entah kemana sedangkan Elisabeth dan Katarina menatap tajam ke arah Ana seakan mengatakan jangan membuat masalah lagi kalau tidak mereka berdua tidak akan membantunya. Ana yang mendapatkan tatapan tajam hanya bisa menggengam ke dua tangannya dengan erat menahan amarahnya.
Mikael melambaikan tangannya kemudian manager restoran langsung datang kemudian mencatat pesanan mereka, setelah selesai manager restoran pergi meninggalkan mereka. Entah kenapa kepala Elisabeth terasa pusing membuat Elisabeth memijat kepalanya, Dennis, Apa yang dilakukan Elisabeth di lihat oleh mereka dan Dennis langsung membantu memijat kepala istrinya.
" Pusing lagi?" tanya Dennis dengan nada lembut.
" Iya sayang, kepalaku pusing lagi," ucap Elisabeth.
" Tidak apa - apa nanti hilang lagi kok," ucap Elisabet sambil memaksakan dirinya tersenyum.
" Kak Mikael, memang mami sakit apa?' tanya Katarina.
" Seminggu ini mami sering pusing, kami pikir mami hamil lagi tapi ketika kami periksa ke rumah sakit kata dokter mami tidak hamil," ucap Mikael menjelaskan.
" Coba aku cek." ucap Katarina sambil berdiri dan berjalan ke arah Elisabeth.
Dennis yang melihat Katarina yang ingin mengecek kondisi istrinya langsung berdiri dan mempersilahkan Katarina untuk duduk, Katarina mengucapkan terima kasih kemudian mulai mengecek nadi Elisabeth setelah lima menit kemudian Katarina sudah selesai mengecek nadi Elisabeth sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
" Maaf mami ada yang ingin aku tanyakan." ucap Katarina sambil memijat tangan Elisabeth.
" Silahkan, apa yang ingin kamu tanyakan?" tanya Elisabeth tiba - tiba merasakan sakit kepalanya mulai berkurang.
" Kalau boleh tahu di rumah mami memelihara tanaman apa ?" tanya Katarina
" Mami menanam tanaman Wisteria, Lidah Mertua dan Foxglove," jawab Elisabeth.
" Pantas saja, tolong mam semuanya dihancurkan." pinta Katarina.
" Kenapa? bunga Wisteria dan bunga Foxglove adalah bunga yang sangat cantik mami sangat suka begitu pula dengan tanaman Lidah Mertua mami juga suka," ucap Elisabeth yang merasa keberatan jika dihancurkan.
__ADS_1
" Benar kata istriku, kenapa dihancurkan? apalagi ke tiga tanaman tersebut pemberian sahabatnya," ucap Dennis.
" Katarina, itu bunga kesayangan mami kenapa mesti dihancurkan?" tanya Mikael dengan nada kecewa.
' *Mamp*s kamu Katarina, semua orang kecewa padamu dan sebentar lagi pernikahan kalian akan dibatalkan.' ucap Ana sambil tersenyum devil*.
" Baiklah akan aku ceritakan kenapa aku meminta untuk menghancurkan tanaman tersebut, pertama tanaman Wisteria. Meski memiliki warna ungu yang cantik, wisteria adalah salah satu jenis bunga yang berbahaya. Biji yang diproduksi oleh tanaman ini cukup beracun. Seluruh bagian tanaman ini mengandung saponin yang disebut wisteria. Jika tertelan, dapat menyebabkan pusing, mual, muntah, sakit perut, diare bahkan hingga pingsan." ucap Katarina menjelaskan.
" Ke dua tanaman Lidah Mertua, Tanaman lidah mertua jika tidak sengaja dimakan dalam jumlah yang banyak dapat berakibat serius. Efek samping yang ditimbulkan tanaman hias beracun ini adalah muntah-muntah dan diare." Ucap Katarina menjelaskan kembali.
" Ke tiga adalah tanaman Foxglove, Bunga menyerupai lonceng ini memang terlihat cantik tapi hati-hati ya, pasalnya seluruh bagian tubuhnya mengandung glikosida yang bisa menyebabkan keracunan. Reaksi yang kerap muncul akibat tanaman ini meliputi muntah, mual, diare, sakit perut, halusinasi, sakit kepala, dan delirium. Bahkan dalam kondisi yang parah, dapat mengakibatkan denyut nadi rendah, tremor, kejang-kejang, dan serta gangguan irama jantung yang dapat membahayakan nyawa." Ucap Katarina menjelaskan.
" Apa??" Teriak ke tiganya serempak dengan wajah tidak percaya.
" Tapi tunggu, aku kan hanya memeliharanya bukan memakannya." ucap Elisabeth
" Betul kata istriku jadi untuk apa menghancurkannya?" tanya Dennis.
" Katarina sayang, mana mungkin mami memakannya," sambung Mikael.
' *Mamp*s kamu Katarina, sebentar lagi mereka akan membencimu,' ucap Ana dalam hati*.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Apa jawaban Katarina? di tunggu bab selanjutnya ya,
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Author mengucapkan terima kasih banyak atas vote, like, komentar dan hadiahnya, maafkan author kalau ada komentar yang tidak di balas yang pasti author membaca semua komentar kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua dalam memberikan author vote, like, komentar dan hadiahnya. Terima kasih banyak.
Dari Author
Yayuk Triatmaja
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
__ADS_1
Terima kasih banyak buat para pembaca setiaku. 🌹🌹🌹🌹😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹