Wanitaku

Wanitaku
Ulang tahun wilson


__ADS_3

Tanggal 15 telah tiba....


Aku berpenampilan anggun,dengan gaun hitam. Yang aduhai... Seperti bidadari. Lengkap dengan sepatu high heels,yang menyusahkan diriku. Rasanya mau nyungsep.saat melangkahkan kakiku.



Tak kasih,foto ilustrasinya... Biar kalian bayangin,secantik apa aku di pesta anak bule itu :-D


Aku masuk ke mobil papi,aku datang sebagai pasangan papi. Tidak lama kemudian kami sampai di sebuah hotel bintang 5. Aku turun dari mobil dengan keseok-seok. Alias ribut,gak bisa jalan akibat sepatu high heels sialan ini.


"pi,denada gak bisa jalan lo" gerutuku,kesal sekali.


"anggunlah,makanya. Belajar jadi perempuan anggun. Sini,pegang lengan papi. Biar seperti pasangan kekasih hehe" goda papi.


"heh,masih juga bercanda" dengusku kesal. Aku memegang lengan papi.


Aku berjalan,dengan 1000 kekuatan. Supaya aku terlihat anggun seperti seorang wanita.


Aku mulai memasuki gedung,semua mata pandangannya tertuju pada kami,ada yang saling berbisik. Ada yang terkejut,ada yang sedang cemburu hehe.


Arka memandangku dengan Aura membunuh. Dia sangat kesal. Wilson menatapku dengan tatapan senang. Dia berlari memelukku.

__ADS_1


"mommy" Teriak wilson,berlari ke arahku. Lalu memelukku.


"mommy?" tanya papi heran. Kenapa anak Arka,memanggil putrinya mommy. Apa yang sedang denada sembunyikan dariku,batin papi.


"hai,kakek? Wilson senang. Kakek membawa mommy. Ke pesta ulang tahun wilson" kata wilson bersalaman dan mencium tangan papi.


Dengan ketampanan, dan ke imutan wilson. Membuat papi terpesona. Seketika dia menjadi berfikir,andaikan dia memiliki cucu. Sungguh sangat menyenangkan.


Aku memberikan sebuah hadiah.



Ini hanya gambaran aja ya... Bingung mau cari gambar boneka beruang. Akhirnya ini ajalah,dari pada gak up... Kasiankan. Kalian dah nunggu kelanjutannya hehe


"mommy,terima kasih. Ini sangat indah sekali. Wilson sangat suka. Sayang mommy" kata wilson memelukku.


Para tamu,saling berbisik. sudah punya Tuan Almart,masih menggoda Tuan Arka. Sungguh hebat sekali j4l4ng jaman sekarang.


Aku hanya tersenyum mendengarnya,wilson kembali ke samping Arka. Pandangan Arka tertuju padaku.


"sungguh sangat cantik,penampilan dia. Sangat anggun,berbeda dari sebelumnya. Ternyata dia sangat cantik" batinnya.

__ADS_1


Aku mengambil wine,aku sesep pelan-pelan. Aku nikmati acara ini. Setiap acara telah di lewati. Kue disini rasanya sangat manis. Aku sangat menyukainya.


"kue ini,semanis yang memakannya" suara serak,tapi menggoda kembali aku dengar. Tepat di belakangku. Sungguh membuatku sangat terkejut.


"kamu bisa tidak,pura-pura tidak kenal. Kamu tidak lihat. Mata Tuan Almart hampir melotot jatuh melihat kita" kataku membuat alasan.


"sungguh? Aku malah semakin penasaran,jika aku mengatakan. Kamu calon ibu dari anakku" godanya.


"kau" umpatku kesal.


"berlian,yang kamu berikan pada wilson. Apakah uang haram. Hasil tidur dengan sugar daddymu? Sungguh menjijikan" ejek Arka.


Darah di tubuhku,sungguh mendidih. Aku melempar semua kue,menghancurkan gelas-gelas yang berisi wine. Memaki-maki dirinya. Dan mengungkapkan jika aku adalah putri Kandung Tuan Almart. Sungguh semua orang yang hadir sangat terkejut. Dengan pengakuanku.


Bahkan papi,dia berkata dalam batinnya. Secepat ini,putriku menyerah dan kalah. sekali lagi kalah di tangan lelaki,sampai membungkar identitas aslinya. Sungguh aku kecewa,batin papi.


Haihhh,semua itu hanyalah imajinasiku semata. Walau darah semakin mendidih,di ubun-ubun. Aku mencoba tenang. Aku bisa apa, selain tenang dan memprovokasi dirinya.


"menjadi wanita simpanan,juga bekerja. Bukan tidak bekerja. Sungguh sangat sulit,memuaskan seorang sugar daddy" balasku. Sambil menggodanya, aku memainkan ujung jariku,di dadanya. Aku seakan membuat pola lingkaran di dadanya.


Sangat menyenangkan,menggoda dia. Dan membuat kehebohan para tamu undangan, sebentar lagi aku masuk surat kabar "Menaklukkan Dua Duda". aku tersenyum, dengan gigi gingsul kebanggaanku, di tambah lesung pipit di pipiku.

__ADS_1


Membuat jantungnya mau copot. Ck,aku tak mau kalah,dia memegang pinggangku,aku merapatkan tubuhku,dan semakin tak karuan aku menggodanya.


Terima kasih,telah mengikuti novelku. sampai di eps ini. jangan lupa, kritik dan sarannya. setelah membaca jangan lupa, tinggalkan jejak kalian 🤗


__ADS_2