
#Deg
Karena godaanku,membuat jantungnya Berdegup kencang. Dia yang tidak menginginkan wanita, tidak pernah tertarik dengan wanita. Saat dekat denganku,sungguh dia tidak bisa menahan dirinya. Ingin saat itu juga memakan diriku.
"kamu benar-benar wanita, yang tidak tahu malu. Menggodaku di depan sugar daddymu. Sungguh menjijikan" katanya berbisik padaku. lalu dia meninggalkan diriku. Aku tahu dia berkata seperti itu hanya ingin menutupi rasa malu, karena aku menggodanya.
saat ini adalah saat dimana ulang tahun Wilson akan di mulai,semua tamu undangan bersiap, untuk menyanyikan lagu ulang tahun. di depan sudah ada wilson,Arka dan seorang wanita paruh baya.
Lagu ulang tahun pun,mulai dinyanyikan. tubuhku, terasa bergetar,merinding. Aku tidak pernah lagi mendengar atau merayakan ulang tahun. sebab di hari ulang tahunku,adalah hari kematian mamiku. Aku mulai tidak bisa lagi menompang tubuhku,lalu papi memelukku dengan erat.
"sayang,tidak apa-apa,semua sudah berlalu. ada papi disini" bisik papi padaku.
Aku terisak menangis dalam pelukan papi,sontak mengagetkan para tamu undangan. Aku mendadak menjadi totonan. Arka melihatku dengan tatapan yang tidak bisa aku artikan. dan aku juga tidak peduli.
__ADS_1
ingatan 15 tahun lalu,kembali muncul. darah berceceran di aspal. wajah mami sudah tak berbentuk,tubuhnya penuh dengan darah. rasanya aku ingin menjerit sekuat-kuatnya. aku menangis terisak, dalam pelukan papi. Aku merasa ruangan mulai kehilangan oksigen, terasa berat. pandanganku mulai kabur. lalu aku tidak sadarkan diri.
Dengan secepat kilat,papi menggendong tubuhku,yang sudah tidak sadarkan diri. Semua orang terlihat bingung. Ada apa denganku. Bahkan dengan Devan,dia terlihat cemas. Akan berlari mengejarku,namun Saila menarik tangannya.
"mommy? daddy,ada apa dengan mommy?" teriak Wilson cemas, Arka pun sangat cemas. Namun dia tidak ingin memperlihatkan rasa kawatirnya pada semua orang yang hadir.
Papi melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi,dia sangat kawatir.sampai di rumah sakit dia menggendongku,dan berteriak minta tolong pada perawat.
Aku terbaring dalam ranjang,tanganku di infus. Aku mengingau memanggil mami. Keringat dingin keluar dari dahiku. Aku bermimpi kembali,kejadian kecelakaan saat aku berusia delapan tahun.
Arka,meninggalkan pesta. Setelah kue terpotong. Dia menyerahkan semua pada mamanya dan feng teng. Asistennya.
Arka melajukan mobilnya ke rumah sakit. Tempat aku dirawat. tidak lama kemudian,dia bertanya pada resepsionis. Di ruang mana aku di rawat.
__ADS_1
Setelah dia mendapatkan informasinya. Dia bergegas ke ruanganku. Dia mengetuk pintu,lalu papi mengatakan untuk masuk.
Arka melihat diriku,yang mengingau memanggil mami. Mengeluarkan air mataku,dan keringat dingin. Pandangan Arka,tertuju pada tangan papi,yang terus menggegam erat tanganku.
"sayang,bangun. Tidak apa-apa,itu sudah lama berlalu. Ada papi disini,oke?" kata papi pelan,berbisik padaku. Namun tidak di dengar oleh Arka.
Melihat papi yang seperti berbisik,pandangan matanya, semakin tajam. Seakan menangkap pasanganya tengah berselingkuh.
Papi melihat Arka,yang dingin. Seperti ingin melahap utuh dirinya. Lalu papi,malah membuat Arka semakin marah.
"untuk apa, Tuan Arka datang kemari? Apa anda akan merebut denada dariku?" tanya sinis papi.
"dia pingsan di tempatku,tentu saja aku akan datang. Ngmong-ngomong,bukankah kalian belum menikah? Jadi, itu artinya aku masih bisa bersaing dengan anda" jawab Arka menantang.
__ADS_1
"jangan hanya pandai bicara di mulut saja" Jawab papi dingin,tatapan kedua pria beda usia itu. Seperti aliran listrik tegangan tingggi.
Terima kasih untuk,para pembaca... Eps selanjutnya,perang Tuan Almart dan Arka. Calon mertua di kira Saingannya wkwkwk selamat menantikan eps selanjutnya... Sayang kalian... 🤗