
pagi hari pun tiba fanya terbangun dari tidurnya dan menuju dapur dengan perut kroncongan ia memasak makanan untuk dia sendiri berapa saat ke mudian makannannya pun siap .namun saat makanan siap baru saja ia ingin menyantap makanan itu direbut oleh aster yg baru kluar dri kamar dengan muka kucel berantakan.
"aster kamu apa apaan sih aku ini lapar tapi kenapa malah kamu makan makanan ku menyebalkan"
"hei maafkanlah aku akupun sangat lapar"aster
tanpa sadar pembicaraaan mereka di lihat oleh ayahnya .tanpa aba aba ayahnya pun lansung menjewer telinga aster
"anak bodoh mulai hari ini kamu harus bersikap lebih sopan kepada fanya"
"ih ayah apaan sih kan kita berteman jadi tidak bermasalah hanya bercanda"aster
"tidak mulai besok fanya akan menjadi kaka ipar kamu ayah akan menikahkan fanya dengan kakak mu kenzo toh tina juga sudah setuju malah tina yg ingin kenzo dan fanya bersama"
betapa terkejutnya aster hinga ia menghentikan makanya lalu berjalan menuju kamarnya .saat sampai di tangga ia bertabrakan dengan tina
"pagi kak"tina
apalah daya tak ada sahutan kluar dari mulut aster.tina oun kebingungan lalu menghampiri fanya dan ayahnya
"hei kenapa dengan kak aster"
"entahlah mana aku tahu sudah lah aku tidak jadi makan aku akan kekamar saja
"paman aku kekamar dulu ya"
"iya nak hati hati ya"
"tunggu aku ingin ke kamar kak aster jadi kita bersamaan ke atas"tina
__ADS_1
fanyandan tina pun menuju lantai atas sementara ayahnya kembali ke kamarnyaa
sambil tertawa tawa mereka menaiki tangga samoailah di depan pintu kamar fanya.tina melanjutkan perjalanan sementara fanya masuk ke dalam kamar.
sesampai di depan kamar aster tina berysaha mengetuk namun tak ada jawaban terpaksalah ia mengunakan kunci cadangan untuk masuk.setelah masuk tina melihat kakanya yg terdiam tak bicara
"kakak ada apa mengapa kau terlihat sedih"
"kak jikalau kakak butuh bantuan aku mau kok kak bantu kakak sebisa mungkin ayolah ka cerita ada apa hinnga kakak seperti ini"
apalah daya rayuan tina tak membuatnya berbicara .tina memutuskan untuk meninngalkannya sendiri namun saat ia hendak beranjak dari r
tempat tidur aster mulai bicara
"tina aoakah kamu tau jika kak kenzo dan fanya akan menikah".
"tentu memang mengapa mereka pasangan yg serasi"
"iya memang kenapa ka"
"tina bukanya kamu sendiri tahu jikalau aku menyukai fanya sejak awal aku bertemu dengan dia"
"hei apakah yg ku katakan kemarin itu kenyataan kakak memang mencintai fanya"
"ya apa kah kau mengangapnya hanya lelucon apa pun yang terjadi tak akan ku biarkan fanya menikah dengan kenzo"
"sudah lah kak semuanya gk bisa di pungkiri kak kenzo akan menikah dengan fanya jadi kakak sebaiknya mengalah saja"tina
"semudah itu kamu bicara minngir kaka akan bicara dengan ayah"
__ADS_1
aster pun mendorong tina jatuh ke kasur dan meningalkannya menuju kamar aayahnya .tina yg tak kuasa pun berteriak
"fanya kak kenzo tolong aku"
fanya yg sedari tadi tiduran di kasur sontak langsung menghampiri tina begitu pun dengan aster yabg se dari tadi nerkerja di ruangannya
"ada apa tina" kenzo
"kak ayo kita susul aster ke kamar ayah"
"ada apa knp"fanya
"kau akan tau nanti ayo cepet kita susul kekamar ayah"
kenzo fanya dan tina berlarian menuju kamar ayahnya saat dalam perjalanan terdengar suara pecahan gelas .kenzo yg dingin itu berlari mendahului fanya dan tina
saat sudah di kamar ayahnya ia melihat pecahan gelas dan aster dengan keadaan menagis.
"ada apa ini"kenzo
"iya ada apa"sambung fanya yg baru sampai bersama tina
"cih kau tabyakan saja pada aster apa yg ia katakan"
"hei anak baik kamu kenapa"fanya
"ikutlah dengan ku"aster
saat mengandeng fanya mengajak pergi tangan fanya yg satunya di pegang oleh kenzo
__ADS_1
"mengapa tidak di bicarakan disini saja apakah. hatus pergi"
"kak aku tidak ingin bertengkar .jadi singkirkan tangan mu dari orang yg aku suka"aster seraya menghempas tangan kenzo"