Wanitaku

Wanitaku
part#3


__ADS_3

saat melihat tina tersenyum senyum fanya pun menghampirinya dan bertanya


"apaan sih kamu senyum senyum gitu "fanya


"tadi ada yg ke sini gk"tina


dalam hati.kamu merasa tina mengetahui sesuatu hinnga kmu menoleh kekanan dan kekiri ternyabbenar kamu melihat bercakan darah di kasurmmu ekspresi kamu yg semula biasa saja berubah seketika menjadi memerah perlahan kamu menjawab pertanyaan tina


"tidak ada siapa siapa"


"jika begitu baiklah aku hanya mampir ke sini sebentar saja kalau begitu aku keluar dulu ya .oh ya tadi saat makan ayah menyuhku untuk mengatakan kepadamu .ayah inhin bicara dwngan kamu "tina


baiklah nanti aku akan menemui ayah kamu jstirahat saja"


"baiklah aku masuk ke kamarku dulu setelah ini kamu langsung temuin ayah ya"tina


"baiklah"


tina pun keluar dari kamar fanya dan menuju kamarnya sementara fanya sendiri bersiap menemui ayah tina .


setelah siap fabya kemudian keluar kamar dan menemui ayah tina di ruang keluarga


"paman kata tina paman ingin bertemu dengan aku ada apa paman"fanaya


"nak fanya tidak udah sungkan tinngal di sini ya .sebenernya yg ingin paman omongin adalah paman ingin sekali kamu tinngal saja disini paman sanagt suka dengan kamu saat pertama melihatmu paman rasa paman ingin menjodohkan salaah satu anak paman sama kamu"


saat menguncap itu kebetulan tina keluar kamar tuk mengambil minum dan kebetulan mendengar uncapan ayahnya


"wah dengan kak kenzo aja ayah"

__ADS_1


terkejutlah fanya melihat tina menyebut itu


begitu juga ayahnya


"tina apaan sih kamu tu "


namun ayah tina pun ter senyum dan meringisdan mengatakan sesuatu yg makin membuat fanya terkejut


"sepertinya paman setuju dengan apa yg kamu katakan itu tina kenzo lebih dewasa dan cocok menikah dengan fanya"


"asik deh aku bakal ada kakak ipar"tina


"paman aku ingin ke kamar sebentar"


tanpa bicara fanya pun meningalkan tina dannayahnya masuk ke dalam kamar saat di kamar ia hanya melamun di tempat tidur


malam pun semakin latut manun fanya tak kunjung dapat tidur saat ia mengintip keluar keadaan di luar sangat sepi mungkin semua irang sudah tidur


fanya pun mengetuk mengetuk dan mencoba memangil kenzo


"kenzo kenzo "


namun tak ada sahutan dari dalam saat ia membuka pintu ternyat tidak di kunci ia pun mencoba masuk dan menutup pintu kembali agar tidak adanyg melihat


saat sampai di dalam ia tidak dapat melihat apa apa karna semuanya gelap


ia pun berusahha mencari petikan lamou setelah menemukan petikan lapu dan lampu menyala ia melihat kenzo tertidur di kursi kerjanya ia pun meletakkan sabuknya di kasur saat ia hdak kembali ke kamarnya ia melihat kembali kenzo yg sepertinya kedinginan ia tak tega .


lalau kmudian ia memberi selimut kepada kenzo saat ia memakaikan selimut ia tak sengaja tersamdung meja dan terjatuh teoat di pangkuan kenzo

__ADS_1


saatbitu juga kenzo terbangun


"ho gadis kecil ada apa sepertinya kamu ingin memberikan kepuasan plus plus"


"apa maksudmu aku kesini hanya ingin menngembalikan sabukmu yg tertinngalndi kamarku"


"ho sepertinya aku tahu"


fanya turun dari pangkuanya kenzo saat turun dan membuka pintu kamar ia melihat ayah tina sedang menuju kamar kenzo fanya pun langsung menutuobpintunkembali dan bersembunyi di balik kenzo


"ada apa gadis keci kno kau bersembunyi"


"ayah kamu kesini aku sembunyi dulu"


saat itu ternyata hanya terdengar ketujan pintu yg memangil mana kenzo namun karna kenzo tak menjawab ketukan itu bethenti


karna ketukanya sudah berhenti fanya pun tak lagi bersembunyi di belakang kenzo


saat ia ingin berlalri keluar ia teringat kata kata yg di sampaikan ayahnya ia kepikiran mengatakan ke pada kenzo


"kenzo kamu bisa tolong aku tidak"


"apa"kenzo


"ayahmu ingin aku dan kamu menikah bisa tidaj kamu menolaknya nanti"


"ho ide bagus akan ku carri taunanti"kenzo


"gila"

__ADS_1


uncapnya lalu pergi kembali kekamarnya


__ADS_2