ZIDAN Dan LISA

ZIDAN Dan LISA
Gak nyangka perkembanganya akan secepat itu


__ADS_3

Sore itu Rose pergi kerumah Bella sambil menjinjing sebuah paper bag yang sedikit besar di tangannya.


Tok... Tok...


Rose mengetuk pintu rumah Bella


Ceklek


Terlihat seorang wanita paruh baya yang membukakan pintu rumah Bella.


"Selamat sore bibi..." sapa Rose riang.


"Eh non Rose, nyari non Bella ya?" tanya bibi kepada Rose.


"Bibi tau aja, dia nya adakan bi?" tanya Rose


"Ada non, langsung lihat ke kamarnya aja non!" seru bibi.


"Oke bi." jawab Rose, ia pun masuk kedalam rumah Bella dan langsung berjalan menuju kamar Bella.


Saat hendak menaiki tangga, Rose bertemu dengan mamanya Bella.


"Rose, mau ketemu Bella ya? " Sapa mama Bell


"Iya, tan."jawab Rose.


"Itu dia lagi di taman belakang, mending kamu susulin ke sana" Kata mama Bella.


"oh makasih tan, kalau gitu aku langsung kesana ya." jawab Rose, hendak melangkah pergi


"O iya Rose, gimana itu sama calon mantu?" tanya mama Bella.


"Aman tan, pokoknya siap - siap party aja kita lagi" seru Rose tersenyum


"Bagus, bagus, tante tunggu kabar bagusnya."ucap mama Bella tersenyum senang.


"Rose kebelakang dulu ya" pamit Rose.


"Yaudah ok" Rose pun berlalu pergi menyusul Bella yang sedang duduk santai di taman belakang rumahnya.


Dari kejauhan Rose melihat Bella yang sedang duduk di ayunan sambil mendengarkan musik melalui ear phone di telinga nya.


"Santai banget ni anak." seru Rose, ia berjala dengan pelan menghampiri Bella.


"Apa?" kata Bella menoleh kearah Rose.


"Ah gak asik lo.." seru Rose kesal, karna ia gagal untuk mengagetkan Bella.


"Siapa suruh usil" ujar Bella.


"Nah...." Rose menyerahkan paper bag yang di bawanya tadi.


"Apa ini?" tanya Bella.


"Itu baju titipan dari kak Lisa." jawab Rose.


"Kak Lisa ngasih gue baju?" tanya Bella sambil mengeluarkan baju dari paper bag.


"Wah bagus banget.." ucap Bella.


"Harus bagus dong, kan di design khusus sama kak Lisa buat elu" ujar Rose.


"Seriusan?" tanya Bella tak percaya.


"Ke kamar gue yuk, gue mau nyoba dress nya." ajak Bella.


Dengan tak sabaran Bella pun berlari menuju kamarnya. Rose hanya menggelengkan kepalanya melihat sahabatnya itu.


"Dasar, iyalah khusus buat elu." gumam Rose, beranjak menyusul Bella.


Ceklek.


Rose masuk ke dalam kamar Bella, ia tidak menemukan keberadaan sahabatnya itu di dalam kamar.

__ADS_1


"Bell, elu di mana" teriak Rose.


"Bertaaarrr...." saut Bella dari dalam kamar mandi.


"O di kamar mandi" ucap Rose, ia pun memilih berjalan menuju sofa yang ada di dalam kamar itu.


"Gue kabari Dani dulu" Rose mengeluarkan ponselnya dari dalam tas selempang yang tersampirkan di tubuhnya.


Selesai ~ Rose.


Rose mengirim pesan kepada Dani.


Thank you ~ Dani


Tak lama kemudian Rose pun mendapatkan balasan dari Dani.


"Huft sedikit lagi." pikirnya.


Drrrrtt.... Drrrrtttt


Rose melihat siapa yang menelponnya, dia tersenyum melihat siapa yang sedang menghubunginya.


"Hallo kak" sapa Rose.


"Kamu di mana?" tanya orang itu.


"Ini lagi di rumah Bella. Kenapa?" tanya Rose.


"Nanti aku jemput ya.." seru orang itu.


"Iya, nanti aku tunggu di rumah kak Lisa ya." balas Rose.


"Oke, bye"


"Bye" Rose pun mengakhiri panggilannya dengan orang itu. Kemudian ia menyimpan ponselnya kembali ke dalam tasnya.


Ceklek


"Bagaimana, cocok gak sama gue?" tanya Bella.



"Wah, cocok banget sumpah. Elu keliatan tambah burik" seru Rose tertawa.


Bella seketika cemberut saat mendengar ucapan sahabatnya itu.


"Ah rese elu" ujarnya.


Rose menghentikan tawanya saat melihat Bella yang sudah bete


"Sorry, sorry. elu cantik kok, sumpah gue jujur ini" ucapnya. Ia beranjak dari duduknya dan menghampiri sahabatnya itu.


"Bener - benar gak salah ni kak Lisa ngerancangnya, pas banget sama elu" puji Rose sembari berputar - putar mengelilingi Bella.


"Iya kan, cocok banget dan gue suka banget dengan modelnya."seru Bella.


"Tapi gue masih penasaran atas dasar apa kak Lisa bikinin gue dress?" tanya Bella.


"Kalau elu mau tau jawabannya, elu datang aja ke cafe ini" ujar Rose. Ia memberikan secarik kertas yang berisikan alamat cafe.


"Emang ada apa di sana?"


"Udah jangan banyak tanya, elu harus dandan yabg cantik, ok"


"Karena ini malam yang sangat special" bisik Rose di telingan Bella. Bella menatap sahabatnya itu dengan tatapan aneh.


"Rose jangan bilang..."


"Iya" jawab Rose sebelum Bella menyelesaikan ucapannya. Bella pin tersenyum bahagia.


"Kalau gitu gue pulng dulu, gue juga mau siap - siap. Bye" pamit Rose berlalu pergi meninggalkan Bella sendiri di kamarnya.


"Gak nyangka kalau hubungan mereka akan secepat itu perkembangannya." ucap Bella.

__ADS_1


"Gue harus dandan yang cantik di hari special Rose" ujarnya lagi, kemudian ia pin bersiap - siap.


~


Rose meninggalkan rumah Bella dan ia langsung pergi menujuh rumah kakaknya Lisa.


Sesampainya di depan rumah, Rose memakirkan mobilnya di samping mobil Zidan.


"Tumben kak Zidan udah pulang?" tanya nya heran.


Rose berjalan masuk kedalam rumah, saat di ruang keluarga dia mencium aromah yang sangat harum dab menggugah selera.


"Wangi banget" gumamnya, lalu ia bergerak menuju dapur.


"Kakak lagi masak apa? Wangi banget" tanya Rose


"Ini kakak lagi bikin Cake buat kak Zidan." jawab Lisa.


"Tumben, biasanya kak Zidan gak pernah mau makanan yang manis - manis." kata Rose heran.


"Enatalah kakak juga heran, tadi tiba - tiba saja di minta dibikin kue." balas Lisa.


"Kak nanti aku mau ya, sekarang aku maunke kamar dulu, mau siap - siap" seru Rose.


"Iya, nanti kakak sisain"


"O iya gimana dress nya apa Bella suka?" tanya Lisa.


"Suka banget, tadi dia sampai loncat - loncat saking suka nya" seru Rose.


"Desaign kakak emang ter the best" puji Rose mengacungkan jempolnya.


"sebenarnya itu bukan desaign kakak."


"Lah terus siapa?" tanya Rose penasaran


"Dani"


"Buset romatis juga tu anak" ucap Rose kaget saat tau kalau sepupunya itu mendesaign dress sendiri untuk Bella.


"Kakak gak bohong kan?" tanya Rose ragu.


"Untuk apa coba kakak bohong" jawab Lisa.


"Iya juga sih" gumam nya pelan


"Yaudah aku kekamar dulu mau siap - siap" seru Rose.


"Iya." balas Lisa.


~


Malam hari nya, Bella datang ke alamat cafe yang fi berikan oleh Rose tadi. Ia datang seorang diri dan ia juga menggunakan dress yang di berikan oleh sahabatnya itu kepada nya.



"Wah tempatnya bagus banget, Rose pasti bahagia banget deh di lamar di sini"ucapnya pelan.


Bella masuk ke dalam cafe dan mencari sekiranya orang yang di kenalnya untuk menemaninya sambil menunggu Rose datang.


"Ini kenapa gak ada orang yang gue kenal satu pun, apa gue salah alamat ya." ucapnya.


"Tapi bener kok alamatnya." ucapnya lagi sembari melihat kertas alamat yang di berikan oleh Rose kepadanya.


"Yaudah deh mungkin yang lain belum pada datang, mending gue cari tempat duduk aja dulu" ia pun mulai mencari tempat yang kosong.


"Nah di sana aja " ujarnya saat melihat meja yang kosong di tengah - tengan ruangan dan tidak jauh dari panggung musik.



~•••~


Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.

__ADS_1


__ADS_2