ZIDAN Dan LISA

ZIDAN Dan LISA
Suprise


__ADS_3

Di kampus.


Rose sedang sibuk dengan berbagai tugas yang diberikan oleh dosennya tadi.


"Rose, kantin yuk"ajak bella teman Rose


"Duluan aja bell, gw masih ngerjain ini" tolak Rose


"Udah, tugasnya dikerjain di rumah aja kan bisa" seru bella


"Gak bisa, gw nanti harus bantuin ayah diperusahaan" ujar Rose


"Yaudah kalau gitu gw tinggal ya"ucap bella


Rose tidak menanggapinya dia masih fokus mengerjakan tugasnya. Setelah sekitar 1 jam dia fokus ngerjakan tugasnya, Rose baru ingat kalau dia ada janji dengan ayahnya. Rose bergegas membereskan semua bukunya kemudia berlari ke pakiran.


"Semoga aja gw gak telat" ucapnya, Rose mengemudikan mobilnya lebih cepat dari biasanya.


Setalah sampai di depan perusahaan ayahnya Rose langsung berlari dan dia melemparkan kunci mobilnya ke satpam.


"Pak tolong pakirkan ya" teriak Rose


"Tenang aja non" jawab satpam itu.


Rose masuk ke ruangan ayahnya dengan nafas ngos - ngosan.


"Maaf ayah aku telat" ucapnya.


"Kebiasaan, minum dulu ini" seru ayah Andre menyodorkan sebotol air mineral.


"Terima kasih " Rose meraih air tersebut.


"Gak jadi masuk?"tanya ayah Andre


"Gak yah, dosennya gak datang. Meetingnya jadi?" tanya Rose.


"Meetingnya sudah selesai" seru ayah Andre


"Ya aku telat dong, padahal uda buru - buru kesini" ujar Rose


"Ayah kira kamu gak jadi datang" jawab ayah Andre


"Maaf ya yah, aku lupa ngasih kabarnya" ucap Rose.


"Iya gak papa, ayah ngerti kok kamu pasti lagi banyak tugas" jawab ayah Andre.


"Iya tadi aku lagi ngerjain tugas. Yah nanti malam aku izin pergi ke party ulang tahun teman ya" Rose minta izin kepada ayah Andre.


"Asal pulangnya jangan kemalaman" ucap ayah Andre.


" Siap boss" jawab Rose


"Kalau gitu aku mau ke butik kakak dulu. Rose pamit ya yah" ucap Rose


"Iya hati - hati, jangan ngebut" seru ayah Andre.


"Iya" jawab Rose kemudian berlalu dari ruangan ayahnya. Dia mengeluarkan ponselnya dan mengabari Bella kalau dia akan ikut party nanti malam.


"Kakak lagi dibutik gak ya" ujarnya.


"Tanyain dulu deh"ujarnya lagi.


Tuutt...Tuuutt....


Halo ~ Lisa


Halo kakak dimana? ~ Rose


Dibutik, kenapa emangnya? ~ Lisa


Aku kesana ya, kakak jangan kemana - mana ya ~ Rose


Iya ~ Lisa


Rose mematikan sambungan telponya, kemudian dia mencari security yg memakirkan mobilnya tadi.


"Kunci mana pak?" ujar Rose


"Ini non" security tersebut menyerahkan kunci mobil Rose.

__ADS_1


"Makasih ya pak" ucap Rose.


Rose berlalu pergi ke pakiran. Dalam perjalanan ke butik Rose melewati pejual cendol,dia berhenti dan membeli 2 bungkus cendol. Rose menjutkan kembali perjalanannya.


"Kakak pasti seneng aku beliin ini" ucap Rose tersenyum dia tau kalau kakaknya itu sangat suka cendol.


Sesampainya di butik pegawai Lisa menyambut Rose dengan ramah.


"Apa kakakku ada?" tanya Rose.


"Ada silahkan masuk" ujar Sindi


Ceklek


"Kakak" panggil Rose


"Eh kamu uda nyampe. ayo duduk sini" seru Lisa


"Ini aku beli cendol" ujar Rose


"Wah makasih adekku tersayang. Eh tunggu tunggu ini pasti ada maunya" ujar Lisa curiga.


"Hehehe...nanti malam aku ada party. Jadi aku mau ambil baju buat nanti malam" seru Rose


"Yaudah kamu pilih aja mau yang mana" ujar Lisa. Dia sudah menduga sebelumnya. Adeknya akan datang kesini ketika dia membutuhkan baju baru saja.


"Makasih kakak cantikku" ucap Rose memeluk Lisa. Dia pun keluar dari ruangan Lisa untuk memilih baju yang diinginkannya.


~


Hari ini Lisa pulang agak telat dari biasanya. Dia banyak mendapatkan pesanan baju hari ini.


'Ceklek' Lisa membuka pintu rumah.


"Tumben pulang telat nak" tegur ayah Andre.


"Iya yah, hari ini banyak pesanan"jawab Lisa


"Yaudah kamu mandi dulu sana setelah itu kita makam malam" seru ayah Andre.


"Baiklah yah" ujar Lisa pergi kekamarnya.


"Baik tuan" jawab bi Anah.


~


Setelah siap membersihkan diri Lisa turun kebawah untuk makan malam dengan ayahnya.


"Rose mana yah?"tanya Lisa.


"Katanya ke party ulang tahun temannya" jawab ayah Andre. Lisa hanya menanggapinya dengan anggukan dan kembali melanjutkan makannya.


"Kata tante Lilis , kamu mau make baju rancangan sendiri ya untuk pernikahannya?" ujar ayah Andre.


"Iya yah, bukan rancangan aku sih yah. Tapi itu rancangan ibu" ucap Lisa.


"Oya emang masih ada?" tanya ayah Andre


"Masihlah yah. Aku cuma rombak sedikit rancangannya biar lebih terlihat modern" ujar Lisa. Ayah Andre menanggapi cerita Lisa dengan anggukan. dia sangat bangga dengan putrinya ini. Mereka melanjutkan makan malamnya dengan hening.


" Aku duluan kekamar ya yah" seru Lisa.


"Iya nak" jawab ayah Andre.


Lisa kembali kekamarnya dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda tadi.


~


Tok...tok...tok...


"Kak Lisa"teriak Rose dari luar kamar


"Kakak" teriaknya lagi


Tok...tok...tok...


"Kakak bangun ini sudah siang" Rose kembali berteriak.


"Hmmm....iya iya tunggu" seru Lisa mengucek matanya, dia meraih ikat rambutnya yang ada diatas nakas.Kemudian dengan langkah gontai Lisa membuka pintu kamarnya.

__ADS_1


"Ada apa?"ujar Lisa


"Ada apa? ada apa gimana? kakak gak kerja? ini uda siang loh kak"seru Rose.


"Ha serius kamu"kaget Lisa. Dengan tergesah - gesah dia berlari kekamar mandi dan bersiap.


"Dasar tua" ujar Rose. Berlalu turun menghampiri ayahnya dimeja makan.


"Mana kakakmu?" tanya ayah Andre


"Lagi siap - siap" jawab Rose.


"Tumben dia telat bangun?"tanya ayah Andre.


"Banyak kerjaan mungkin yah" balas Rose.


"Yah aku berangkat dulu ya"pamit Lisa yang tiba - tiba datang.


"Kok buru - buru banget kak?" tanya Rose.


"Iya, kakak ada janji dengan pelanggan pagi ini" jawab Lisa menyambar selembar roti.


"Yaudah bye ayah , Rose" pamit Lisa sambil berlari menuju garase mobilnya.


~


Sesampainya di butik Lisa langsung disambut oleh Sindi sang sekretaris.


"Gimana Sin, cliennya udah datang?" tanya Lisa


"Uda Lis, dari tadi malahan" ujar Sindi.


"Serius kamu" seru Lisa kaget , karena baru kali ini pelanggannya datang sepagi ini.


"Mending kamu buruan masuk" seru Sindi.


Ceklek


"Maaf saya terlambat.." ujar Lisa kaget melihat siapa orang yang akan menjadi cliennya itu.


"Rey lu?" ujar Lisa


"Hehe iya Lis" ucap Rey.


"Jadi elu yang mau mesan gaun sama gw?" tanya Lisa yang masih tidak menyangka yang akan menjadi cliennya adalah temannya sendiri.


"Iya tapi gaunnya bukan buat gw" ujar Rey


"Buat pacarnya ya?" seru Lisa tersenyum.


"Bukan juga, ini tu buat adek gw yang bentar lagi ulang tahun" seru Rey.


"Kenapa gak kabari gw langsung aja sih? kenapa harus pake nama samaran segala?"tanya Lisa yang kesal. pasalnya kalau dia tau kalau cliennya adalah Reyhan sahabatnya sendiri dia tidak akan melewatkan sarapan paginya.


"Sengaja biar suprise"ujar Rey terkekeh.


"Gak lucu tau" ucap Lisa.


"Ya maaf, lagian ni ya gw kan gak ada no kontak lu. Jadi gw susah ngehubungin lu"seru Rey.


"Yauda siniin ponsel elu" ucap Lisa meraih ponsel Rey yang kebetulan sedang di genggam oleh Reyhan.


"Nah itu udah ada kan, jadi sekarang lu bisa ngehubungin gw" ucap Lisa.


"Sekarang Lu mau model yang gimana buat gaun adek lu itu?" tanya Lisa memperlihatkan katalog - katalog baju rancangannya.


"Gw juga gak paham, coba deh lu rekomendasiin yang mana bagusnya" pinta Reyhan.


"Hmm.. yang ini aja gimana? dia lihat dari warnanya sangat girly banget dan warna ini tu sangat cocok dengan kulit adek lu yang putih"saran Lisa


"Boleh juga, yaudah gw pilih yang ini. Dua hari lagi siap gak tu?" tanya Reyhan


"Lu tenang aja" jawab Lisa.


Tok...tok...tok...


~•••~


Hai readers semoga suka ya sama karya aku😁

__ADS_1


jangan lupa like dan komennya ya biar aku tetap semangat buatnya🤗


__ADS_2