《 WAJAH DI BALIK CADAR 》

《 WAJAH DI BALIK CADAR 》
MENANTI DALAM PILIHAN Part1


__ADS_3

Setelah beberapa hari Alinka mengerjakan pekerjaan nya di luar kota, dan yang sempat hancur gara gara masalah cinta, akhir nya kerjaan itu selesai juga, meski sempat molor menjadi satu minggu yang jadwal nya cuma 5 hari...


Tapi Alinka tetap bersyukur, bisa pulang dan melepas rindu bersama kluarga besar nya, dan belum lagi Alinka harus mempersiapkan diri nya berangkat ke kairo untuk melanjut kan pendidikan nya di sana...


Selama 3 bulan Alinka habiskan waktu dengan sebaik mungkin, belum lagi pikiran, sebelum berangkat ke kairo Alinka harus mengorbankan salah satu popularitas nya, antara dunia tarik suara atau tetap melanjutkan pendidikan untuk kebaikan masa depan nya kelak...


Itu semua sudah Alinka pertimbangkan, kini saat nya menikmati sisa sisa waktu bersama keluarga, sebelum detik detik kepergian Alinka ke luar negri...


Setelah seminggu di luar kota, akhir nya Alinka pun bisa pulang dengan hati yang lega, dan sebisa mungkin semua nya merahasiakan kejadian yang sudah mereka alami di sana, jangan sampai orang tua mereka sampai tau, bahwa sempat ada masalah besar yang telah menimpa mereka...


Setelah packing semua barang barang, mereka masukan kedalam mobil untuk selanjut nya siap meluncur pulang...


" Sudah masuk semua itu Bim...?? Awas jangan sampe ada yang ketinggalan... " sahut Dimas kepada Abim yang sedang menata semua barang barang ke dalam mobil


" Tenang bos,, sudah semua rapih, awas jangan lupa oleh oleh buat kluarga di rumah... " jawab Abim


" Soal oleh oleh, nanti kita beli di toko oleh oleh saja biar gak ribet... " sahut Zainab


" Iya sambil cari tempat bagus sejenak lah buat hunting " sahut Rafli


Rafli memang seorang penggila kamera makanya, apa pun yang bisa berhubungan dengan kamera dia menyukai nya termasuk foto foto...


" Iya... nanti kita cari tempat hunting terbagus ya... " jawab Dimas


Setelah semua beres mereka pun mulai meninggalkan tempat itu...


Di sepanjang jalan, mereka sangat riang gembira, terasa lepas sudah beban di dada...


Meski launching album sempat hancur berantakan, tapi bapak atasan menjanjikan akan mengganti semua kerugian itu untuk kerja keras Alinka, betapa bijak nya bapak atasan Alinka tidak seperti Rama sosok orang yang selalu mementingkan kepentingan nya sendiri...


" Nanti di depan ada toko oleh oleh, kita berhenti dulu di sana sambil istirahat dan cari makan... " sahut Zainab kepada Abim yang mengemudikan mobil mereka


" Oke siap bos...!!! " jawab Abim bersemangat


" Bim,, lu laper ya... ?? " tanya Dimas


" Emang nya napa Dim...?? " tanya Abim penasaran


" Perut lu dari tadi bunyi mulu,, " jawab Dimas sambil tertawa


" Kuping ku peka juga ya Dim... iya gua laper Dim maka nya Zainab ajak berhenti buat beli oleh oleh, gua girang banget bisa sambil cari makan " sahut Abim konyol


Seisi mobil pun tertawa melihat kekonyolan Abim


Lalu berhentilah mereka di sebuah toko oleh oleh, dan Zainab juga Alinka pun bergegas segera belanja apa yang mereka cari, sedangkan group cowo mencari tempat buat mereka makan sambil nunggu cewe cewe selesai shoping...


" Kak,, emang nya masih ada tabungan di ATM kakak, sedangkan kemarin kakak kan abis rugi banyak,, ?? " tanya Zainab


" Tenang dek, kakak masih ada pegangan kok... " jawab Alinka sambil tersenyum


Mereka pun melanjutkan berbelanja nya...


Setelah beberapa jam berbelanja apa yang mereka cari, barulah Zainab dan Alinka pun menyusul para cowo ke tempat makan yang sudah mereka pilih...


" Lama ya Dim...?? " tanya Zainab


" Banget... lu kebiasaan dah kalo udah belanja... " jawab Dimas ngedumel


" Nama nya juga cewe Dim... " sahut Zainab


" Maaf ya dek, jadi nunggu lama... " ucap Alinka


" Aduh,, kalo sama kak Alin aku gak bisa marah dah sumpah... " jawab Dimas sambil tersipu malu...


Alinka pun hanya tersenyum manis...


" Kenapa dah elu mah kaya gitu, ke gua aja lu sinis banget... " sahut Zainab merajuk


" Lah... elu kan udah jadi sohib gua dari orok Zain... " jawab Dimas sambil tertawa

__ADS_1


" Kalo kakak?? " tanya Alinka


" Kak Alin mah jelas panutan banget... " jawab Dimas tersipu malu


" Jadi gini dek, Dimas hanya segan sama kakak, sedangkan sama kamu, dia udah merasa akrab banget... makanya dia begitu... " jelas Alinka kepada Zainab


" Nah itu yang gua maksud Zain, gimana sih lu gitu aja kaga ngerti... " sahut Dimas


" Lah... elu nya juga kaga ngomong... " jawab Zainab


" Udah udah, kok malah pada ribut, ayo cepet makan, nanti kita bisa kemaleman sampe rumah... " sahut Alinka


" Padahal biarin aja sih kak mereka brantem,, seru kali... " ucap Raka


" Hus... gak baik ah, kaya gitu... " jawab Alinka


Lalu mereka pun menikmati makanan nya yang sudah mereka pesan


Setelah selesai makan, mereka pun melanjutkan perjalan pulang nya...


" Sudah selesai semua, kalo sudah ayo lebih baik kita cepat lanjutkan perjalanan kembali sebelum malam tiba... " sahut Zainab


Semua pun berkemas dan masuk kedalam mobil kembali dan melanjutkan perjalanan..


Selanjut nya mencari objek untuk hunting seperti yang Rafli minta,,


" Dimana tempat hunting yang bagus ya, soal nya kan kita gak tau apa apa,, " tanya Abim bingung


" Please deh Bim,, jangan sok kudet gitu, buat apa sekarang ada google, kita cari tau aja di google, di kota ini ada tempat hunting keren gak, lalu kita tinggal susul kesana... " jawab Raka


" Oiya,, maaf bro gua galfok... " sahut Abim sambil tertawa


Lalu mereka pun searching ke google untuk mencari tempat itu,,


Dan akhir nya mereka menemukan satu tempat, yang tidak jauh dari lokasi mereka berada...


" Ada nih,, kalo gitu, tunggu apalagi ayo kita kesana... " sahut Rafli bersemangat


Setelah beberapa saat perjalanan, barulah mereka sampai di tempat tujuan, mereka pun menikmati keindahan ciptaan tuhan yang maha kuasa,, sembari mensyukuri atas karunia nikmat dan rahmat nya...


Rafli dan Zainab pun sebagai seorang youtobers langsung sibuk dengan kamera nya masing masing...


Semua nya sibuk, kecuali Alinka hanya ingin menikmati suasana keindahan alam, dengan mensyukuri nya kepada sang maha pencipta...


Ketika Alinka termenung, Rafli pun mengambil foto Alinka yang sangat natural, meski tidak bergaya namun sangat pas di frame kamera nya,, lagi dan lagi... untuk selanjut nya hasil dari pemotretan itu pasti akan di berikan pada Alinka juga...


Lalu Rafli pun memberi tahukan Dimas, Abim dan Raka, bahwa Alinka sangat cocok jadi foto model akhwat bercadar, tapi yak itu, qodrat nya wanita adalah aurat, jadi Alinka tidak sembarangan mengambil foto kecuali untuk koleksi pribadi nya...


" Kak... ayo lah berfoto untuk beberapa saja, buat kenang kenangan... " sahut Zainab sangat senang


" Gak usah dek, kakak cukup menikmati suasana saja... " jawab Alinka sambil duduk duduk dan memandangi keindahan alam


" Ayo lah kak, aku minta izin minta foto kakak, buat di upload di media sosial ku satu saja... " bujuk Zainab


" Gak usah dek, kakak malu " jawab Alinka menolak


" Gak papa kak, gak malu kok kan bareng aku... " bujuk Zainab kembali


Melihat sikap Zainab yang memohon Alinka pun tidak tega melihat nya dan akhir nya dia mau berfoto beberapa kali bersama Alinka dan yang lain nya...


Setelah itu zainab iseng iseng menyimpan nya di media sosial, yang menyebabkan orang yang mengagumi Alinka semakin bertambah...


" Aku save di IG ya,, buat kenang kenangan nanti kalo udah pada nikah... " gumam Zainab sambil senyum senyum


Zainab tidak menyangka betapa banyak yang memberikan love di akun media sosial nya itu sampe menjadi rame...


Belum lagi vlog vlog yang Zainab dan Rafli ke yuotobe langsung melejit menggapai viral, ketika mereka tidak sengaja merekam Alinka sedang bersenandung melantunkan sholawat sambil memandangi alam...


Setelah puas mengabadikan moment nya itu, baru lah mereka bermaksud melanjutkan perjalanan pulang nya...

__ADS_1


Setelah beberapa jam perjalanan, dan hari pun mulai gelap, pas adzan magrib berkumandang Alinka dan kawan kawan pun sampai di rumah nya...


" Assalamu'alaikum... !!! " ucap Alinka dari depan pintu


Umi pun segera menyambut hangat kedatangan anak anak tercinta nya itu...


" Wa'alaikumussalam... " jawab umi dari balik pintu


Lalu Alinka dan Zainab pun segera merangkul umi terkasih...


" Umi kita kangen.... " sahut Alinka dan Zainab sambil memeluk umi


" Sama nak, umi juga sangat rindu kalian... gimana kabar kalian hem... baik kan...?? " jawab dan ucap umi


" Kita semua baik baik aja kok mi... umi dan abi gimana kabar nya?? " tanya Alinka


" Alhamdulillah umi dan abi juga sehat baik baik saja di sini,, kenapa kok pulang nya jadi molor nak udah seminggu loh ini, kata nya kalian di sana cuma 5 hari... " tanya umi


" Maaf umi, di sana mendadak ada kerjaan tambahan ya " jawab Zainab


" Iya... maafin kita ya Ammi, tapi Dimas udah selesai jalanin amanah Ammu untuk selalu jagain kak Alin... " sahut Dimas


" Oiyah,, makasih ya Dimas,, ponakan Ammi yang sholeh nan ganteng, kak Alin di sana sempat sakit gak?? " tanya umi kembali


" Kak Alin baik baim saja kok Ammi sehat... " jawab Dimas meski sedikit berbohong bermaksud menutupi masalah yang menimpa mereka kemarin


" Yaudah alhamdulillah Ammi jadi lega dengar nya,, kalo gitu, ayo masuk masuk nak, kalian pasti cape... " sahut umi


" Setelah istirahat sejenak, kalian bersih bersih lalu makan, dan kalian istirahat kembali ya " ucap umi


" Baik umi makasih... " jawab mereka


" Umi udah nyiapin makan malam untuk kalian semua, nanti sambil nunggu abi pulang, kita makan bareng ya... " sahut umi


" Iya baik umi... " jawab mereka kembali


Lalu mereka pun masuk ke kamar masing masing untuk segera bersih bersih dan istirahat...


Abi pun datang dari perjalanan dakwah nya, setelah mereka sempat beristirahat sejenak setelah bersih bersih badan,,


" Assalamu'alaikum... "


Ucap salam Abi terdengar dari depan,,


Langkah umi segera menghampiri nya dan membuka kan pintu untuk sang suami tercinta...


" Wa'alaikumussalam... abi anak anak juga udah pada pulang... " jawab umi sambil mencium tangan abi


" Oyah,, mana mereka sekarang...?? Abi udah sangat rindu sama anak anak hebat abi... " jawab abi


" Mereka lagi beristirahat di kamar bi, nanti mereka ngumpul jika jam makan malam sudah tiba, kasian cape kerja dan cape perjalanan pula.... " sahut umi


" Oh... yaudah kalo gitu, abi juga mau mandi dulu abis itu kita makan malam bersama ya... " jawab abi sambil melangkah menuju kamar nya


Jam telah menunjukan pukul 19.00 malam,, waktu nya makan malam, semua telah berkumpul di meja makan, Alinka, Zainab, Fitria dan Salma, juga Dimas, Abim, Raka dan Rafli pun tidak ketinggalan, karna mereka telah di anggap sebagai anggota keluarga juga...


Abi datang belakangan, karna beberapa hal yang harus abi selesaikan dulu...


Saat abi datang Alinka dan Zainab pun bersalaman dan mencium tangan abi sambil memeluk nya,,


" Assalamu'alaikum anak anak abi... ?? " sahut nya dari sejak dari kejauhan


" Wa'alaikumussalam abi,, Alin dan Zainab kangen... " sahut mereka berdua


" Sama abi juga sanagat rindu nak, gimana kerjaan nya selesaikah...?? " tanya abi kepada kedua putri kesayangan nya itu


" Alhamdulillah abi, berjalan dengan lancar... " jawab Alinka dan Zainab


" Syukur alhamdulillah kalo seperti itu, abi lega mendengar nya... " ucap abi sambil tersenyum

__ADS_1


Abi pun duduk di kursi yang biasa abi tempati, dan sejenak berbincang kepada Dimas dan kawan kawan,, lalu setelah itu abi baru memulai dan mempersilahkan makan malam nya...


__ADS_2