(BABY SITTER) Jodoh Untuk Om Arkha

(BABY SITTER) Jodoh Untuk Om Arkha
BS 25 : Nggak Habis Pikir


__ADS_3

"Hanya karena celetukan anak kecil sampai berpisah seperti ini??'' respon pak Yanto.


Pak Yanto benar-benar tidak bisa berkata-kata. Pria itu sebenarnya sudah tau sedikit mengenai sifat asli majikannya yang benar-benar tidak ingin putranya memiliki pasangan dari kalangan bawah. Makanya, kembalinya Arkha ke tanah air sudah ada sebuah rencana untuk dijodohkan dengan putri dari rekan kerjanya yang sangat kaya raya.


Tapi, pak Yanto juga tidak menutupi kalau majikannya itu memiliki banyak kebaikan.


"Yang sabar ya, Vin.'' ucap pak Yanto lagi. Bagaimana pun ia tak ingin kondisi Vina semakin runyam.


"Terima kasih, Pak.'' jawab Vina.


''Mau gimana lagi, saya juga kaget tiba-tiba Mikha berbicara seperti itu. Demi Allah saya nggak ngajari Mikha bicara kayak gitu, Pak.''


''Lebih kagetnya lagi saat mendengar keputusan tuan Leon dan nyonya Lidya yang sepertinya tidak mempertimbangkan untuk perasaan Mikha kedepannya, Pak.''


"Kalau tuan Arkha sih, saya sudah biasa diketusin sama dia."


''Waktu sudah malam seperti ini, tidak ada kalimat yang mengatakan saya diberikan waktu setidaknya bermalam dulu di rumah itu. Saya benar-benar nggak habis pikir disitu, Pak.''


"Apa mereka tidak memikirkan kemana saya harus pergi di waktu yang malam ini."


Vina ingin perasaannya lega, saat ini yang bisa mendengarkan ceritanya ini hanyalah pak Yanto. Pak Yanto hanya bisa meminta Vina untuk terus bersabar dan jangan terus-terusan sedih.

__ADS_1


Waktu sudah lewat jam dini hari. Pak Yanto membelokkan arah mobil ke parkiran rumah makan milih ponakannya. Sebelum sampai di tempat ini, pak Yanto sudah menghubungi ponakannya terlebih dahulu. Untung saja keponakannya itu langsung mengiyakan, kebetulan juga membutuhkan tambahan orang kerja.


''Rumah makannya besar ya, Pak?'' tanya Vina yang langsung memperhatikan bangunan itu.


''Alhamdulillah Vin, ini dulunya usaha merintis mas saya. Dari anak-anaknya ya cuma satu yang bisa meneruskan.'' jawab pak Yanto sembari melepaskan sabuk pengamannya.


Vina mengangguk. ''Oalah, iya Pak''


Pak Yanto dan Vina langsung keluar dari mobil. Terlihat sudah ada seorang pria yang menyambut kedatangan mereka dengan senyum.


"Assalamu'alaikum.'' ucap pak Yanto.


''Wa'alaikumussalam, Paklik.'' jawab ponakannya itu.


''Ini yang Paklik bilang tadi, Le. Gimana beneran bisa 'kan?'' tanya pak Yanto.


''Ohh, bisa Paklik, bisa.'' jawab pria muda itu.


''Namanya Vina, Le.''


''Ohh, iya, namaku Argian, panggil aja Gian.'' jawabnya.

__ADS_1


Vina mengangguk.


''Mari masuk dulu.'' ajak Gian.


Pak Yanto dan Vina mengangguk, lalu mengikuti langkah Gian. Rumah makan itu kebetulan sudah tutup, karena memang sudah lewat jam 12 malam. Sedangkan itu bukan rumah makan yang buka 24 jam.


Gian meminta pak Yanto dan Vina untuk duduk terlebih dahulu. Ia lalu ke belakang sebentar.


Setelah tidak lama, Gian kembali membawa teh hangat dengan nampan berwarna hitam.


"Silahkan di minum Paklik, Vina." ujar Gian ramah.


"Terima kasih.'' jawab Vina.


"Manggilnya langsung nama saja ya, sepertinya kamu lebih muda." ujar Gian.


Vina yang malu-malu hanya nyengir tipis pada Gian.


"Ya, beginilah kondisi rumah makanku, Paklik. Alhamdulillah masih bisa terus mempertahankan apa yang dulu di rintis sama bapak ibu." tutur Gian.


Pak Yanto pun ikut mengitari pandangannya. Kedua orangtua Gian sekarang sudah kembali ke salah satu daerah yang ada di Jawa Tengah dan membuka rumah makan disana. Bapaknya juga tidak lagi bekerja di tempat lain. Usaha ini sudah cukup membuat keluarga mereka tercukupi.

__ADS_1


Dulu merantau dengan merintis usaha di kota ini, saat bapaknya bekerja di sebuah pabrik dan ibunya yang fokus berjualan. Karena Gian yang sering ikut bersama kedua orangtuanya, jiwanya pun langsung mudah untuk mengikuti apa yang dikerjakan oleh bapak ibunya.


Waktu terus berjalan, Gian yang sudah semakin dewasa mampu untuk melanjutkan usaha ini sendiri, bahkan semakin berkembang ditangannya. Ia juga sudah memiliki 4 orang pekerja untuk membantu kesibukannya di rumah makan ini.


__ADS_2