"MENGEJAR CITA DAN CINTA"

"MENGEJAR CITA DAN CINTA"
"END GUYS!"


__ADS_3

Seorang perempuan cantik sedang duduk di bangku taman bersamanya. di temani putra putrinya yang cantik dan tampan, sedang asyik bermain.


Mereka nampak sangat berbahagia berlarian di rerumputan yang hijau dan luas.


"Masih ingatkah readers tentang khayalan Tio ketika dia masih jomblo?


Apa yang ada dalam khayalannya, hari ini menjadi kenyataan. Tio tertidur lelap dalam pangkuan bidadarinya, dan anak-anak mereka yang lucu, kadangkala mengusik kemesraan ibu bapaknya.


Namun sesaat kemudian mereka lari menghindar. "Takut di cubit!" katanya.


Tio membuka seluruh rahasia aset dan tabungannya hasil usaha selama di kota B.


Apartemen yang memang masih cicilan dan tabungan di beberapa bank. Dengan saldo yang lumayan banyak.


Rencana selanjutnya Tio berhenti dari pekerjaanya, dan membuka usaha yang sama dengan mertuanya di desa dari uang hasil tabungannya sendiri.


Sedangkan Lina akhirnya luluh oleh kasih sayang bambang! hingga akhirnya mereka pun memutuskan untuk menikah dan memilih tinggal di tempat kelahiran Lina.


Kabar terakhir Lina terdengar sedang mengandung anak yang pertama.


Dan Rio baru memulai kisah cintanya setelah kedua keponakannya ini besar dan pintar-pintar.


Namun Rio tetap menetap di rumah lamanya. Bersama ibu bapaknya.

__ADS_1


Sesekali Tio dan Rani pun menginap di rumah mamanya sesuai keinginan mereka.


malahan mama seringkali meminta agar cucu-cucunya bisa tinggal lebih lama lagi bersama mereka. selama Rio belum menikah dan memiliki keturunan, mungkin mama masih akan sering merasa kesepian. satu-satu saingan kecantikannya di rumah sudah tidak lagi dalam pelukannya.


Rani sudah mandiri, bersama keluarga kecilnya.


Doa mama selalu mengalir di setiap waktu. memohon agar anak cucu mereka selalu di berikan kebahagiaan dan kecukupan meskipun mereka sudah tinggal berjauhan,


rasa khawatir mama selalu muncul.


maklum anak kesayangan, apalagi selama ini hidup Rani tak pernah kekurangan.


Rio sering membujuk anak-anak Rani agar mau tinggal bersama mereka di kota. namun Rani selalu memarahi kakaknya agar jangan lagi merayu anak-anaknya supaya mau tinggal di kota. apalagi kalau Rio sudah memberikan iming-iming manis, Rani marahnya sampai parah.


"emang kakak bisa kasih asi? nyuruh mereka tinggal di sini!" selalu itu alasan Rani.


Kalau sudah menyangkut asi, Rio merasa sudah kalah bicara. karna dia tidak bisa menghasilkan asi!.


Untuk masalah isi chat dari Lina yang sempat Rani hapus, Rani sudah mengatakannya kepada Tio suaminya, ketika itu Lina resmi di peristri bambang.


Hmmm... untuk berterus terangpun Rani menunggu saat yang tepat!.


Tio mencubit pipi Rani dengan penuh rasa sayang, sebagai hukuman akibat ulahnya.

__ADS_1


Kadangkala Tio memang sengaja memancing emosi Rani untuk sedikit membangunkan rasa cemburunya, meski Tio tahu ketika istrinya marah bisa meledak-ledak seperti anak kecil yang gak dapat permen.


Demikianlah all,,,


Ending cerita ini.


Semoga kalian suka sebagai karya pertama ku.


Ku harap kalian memiliki kisah perjalanan hidup yang manis!.


Jikapun masih penuh perjuangan, kuatlah, dan berusahalah. Agar kisah manis hadir di akhir episode hidup kalian.


Karna jalan hidup kita berbeda-beda.


Tapi yakinlah, pasti akan ada bagian cerita indah di dalam perjalanan hidup kalian. Jadi bersabarlah...


Sampai jumpa di judul berikutnya.


Mohon maaf atas banyaknya kekurangan, baik dalam penyusunan kalimat atau pun tanda baca.


jika ada bagian yang harus di perbaiki tolong kasih tahu yaaakkk!


Semoga selalu bahagiaa...

__ADS_1


"I love you!"


__ADS_2